Kompas.com - 19/04/2013, 19:08 WIB
EditorHery Prasetyo

JAKARTA, KOMPAS.com Badan Tim Nasional (BTN) diminta membuat mekanisme yang jelas dalam hal penunjukan pelatih tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia. Mekanisme yang jelas itu penting supaya penunjukan pelatih jelas dan tidak mendapatkan komentar yang macam-macam.

Demikian disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pelatih Seluruh Indonesia Gatot Haryo Sutejo, saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (19/4/2013). Hal itu dikatakan Gatot menanggapi penunjukan Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Thiago, menjadi pelatih timnas Pra-Piala Asia 2015 oleh BTN.

Seperti diketahui, Kamis (18/4/2013), Ketua BTN La Nyalla Mattalitti telah mengumumkan Jacksen sebagai pelatih timnas Pra-Piala Asia 2015. Penunjukan Jacksen untuk menengahi perbedaan pendapat di tubuh PSSI mengenai pelatih timnas.

Menurut La Nyalla, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin ingin pelatih asal Argentina, Luis Manuel Blanco, tetap menangani timnas, sementara anggota Komite Eksekutif lainnya ingin Alfred Riedl yang menjadi pelatih. "Saya lihat ada sesuatu yang tidak bisa diselesaikan sehingga kita putuskan untuk serahkan posisi pelatih timnas ke Jacksen F Thiago," ungkapnya.

Terkait keputusan BTN itu, Gatot mengatakan, BTN terlihat belum memiliki mekanisme yang jelas dalam penentuan pelatih timnas. Padahal, seharusnya penetapan seorang pelatih harus didasari alasan yang jelas.

"BTN harus memiliki kriteria pelatih seperti apa yang bisa menangani timnas. Misalnya, pelatih itu pernah membawa klubnya juara di liga Indonesia beberapa kali," kata dia.

Gatot menegaskan, penunjukan pelatih timnas harus murni karena alasan kapabilitas, bukan motif yang sifatnya politis. "Penunjukan pelatih itu harus didasarkan pada rekam jejak, bukan karena alasan lainnya," ujarnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X