Kompas.com - 10/04/2013, 19:58 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua operator liga yakni PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan PT Liga Indonesia (LI) telah menyusun skema untuk melunasi gaji pemain. Hal itu tertuang dalam pertemuan antara Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) dengan kedua operator tersebut di kantor Menpora, Rabu (10/4/2013 petang.

Ketua Eksekutif APPI Valentino Simanjuntak menjelaskan, PT LPIS menawarkan skema terminasi pelunasan gaji 2 bulan plus 20 persen dari nilai satu bulan gaji. Sementara PT Liga Indonesia menawarkan skema pelunasan gaji dengan sistem cicilan selama 6 sampai 24 bulan. Namun, menurut Valentino, skema pelunasan gaji tersebut belum menyelesaikan masalah.

"Skema dari LPIS kejam. Jadi kalau ada pemain yang gajinya tertunggal 7 bulan, hanya dibayar 2 bulan gaji saja. Kalau pemain menerima, berarti kontrak pemain dianggap selesai," jelas Valentino.

"Beberapa klub baik di IPL dan ISL pada musim ini, belum memberikan uang muka kepada pemain dan gaji masih banyak yang tertunggak. Penyelesaian gaji musim ini juga masih abu-abu," sambungnya.

Senada dengan itu, Wakil Presiden APPI Bambang Pamungkas  menilai skema pelunasan gaji dari PT Liga Indonesia itu tidak masuk akal. "Pelunasan gaji selama 24 bulan tidak rasional. Harus ada penyelesaian secara tertulis. Pemain sudah bosan dengan janji-janji," tegas Bepe.

Sementara itu, Presiden APPI, Ponaryo Astaman, menyatakan, pihaknya harus melakukan pertemuan dengan dua operator liga itu guna membahas skema pelunasan gaji pemain.

"Kami tidak bisa serta merta mengiyakan. Kami harus terlebih dulu menunggu respons dari pemain-pemain yang menjadi anggota kami. Kami berharap ada komunikasi dengan APPI dengan PT LPIS dan PT LI soal pembayaran gaji," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika ditanya soal kemungkinan pemain melakukan aksi mogok, Ponaryo mengatakan, "Pemogokan langkah terakhir. Itu mungkin menjadi hambatan negosiasi dengan PT LI dan PT LPIS."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.