Kompas.com - 10/03/2013, 13:59 WIB
EditorDaniel Sasongko

JAKARTA, KOMPAS - Pelatih tim nasional Indonesia, Luis Manuel Blanco dan asistennya, Marcos Conenna, geram karena tidak ada tim medis saat sesi latihan pagi di Lapangan C Senayan, Jakarta, Sabtu (9/3/2013). Blanco kecewa dengan kondisi itu saat Diego Michiels mengeluh nyeri di bagian pinggul, tetapi tidak ada dokter, fisioterapis, ataupun peralatan medis standar.

Cedera pemain bertahan itu hanya diolesi minyak gosok dan dipijit oleh seorang ofisial. Kondisi yang tidak ideal ini merupakan tanggung jawab Badan Tim Nasional.

Blanco tampak muram dan kesal ketika ditemui setelah latihan. Keningnya berkerut akibat panas sekaligus kesal. Pelatih asal Argentina itu menegaskan, latihan harus selalu didampingi oleh dokter dan tim medis.

”Dokter, tim medis, dan pemijat harus ada. Apalagi Senin pekan depan semua pemain sudah datang,” tegas Blanco.

Diego mengalami nyeri di pinggul saat joging mengelilingi lapangan bersama lima pemain lain, yakni Anggi Yusuf, Mario Aibekop, Husin J Rahaningmas, Raphael Maitimo, dan Musafri.

Dokter tim nasional Syarif Alwi menjelaskan, dia belum bisa mendampingi pemain berlatih karena belum dikontrak resmi oleh Badan Tim Nasional. Dia masih dalam persiapan bergabung. Dokter senior itu juga belum mendapatkan kepastian kamar di hotel tim hingga Sabtu siang.

Okto dicoret

Sabtu kelabu berlanjut dengan keputusan Blanco mencoret sayap serang Oktovianus Maniani dari daftar seleksi pemain untuk melawan Arab Saudi di Pra-Piala Asia Australia 2015 pada 23 Maret. Blanco menilai Okto tidak disiplin dalam mengikuti jadwal latihan.

Pada sesi latihan Sabtu, Okto tidak mengikuti latihan tanpa keterangan kepada tim pelatih hingga sore hari. ”Masalah disiplin merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar,” tegas Blanco.

Okto beralasan, dia sakit perut akibat menyantap daging sapi dan kambing yang belum matang. Dia mengakui tidak memberi tahu tim pelatih.

Pada Sabtu pukul 17.20 WIB, saat latihan fisik di pusat kebugaran Hotel Sultan, Okto yang hendak mengikuti latihan diusir oleh asisten pelatih timnas Marcos Conenna, untuk segera meninggalkan hotel. Okto pun langsung bergegas berganti pakaian latihan timnas dengan pakaian biasa.

”Saya merasa tidak dihargai,” ujar Okto. (K09/K14/K15/ANG)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.