APPI Tagih Komitmen LPIS

Kompas.com - 14/02/2013, 16:26 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menagih janji Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) untuk menyelesaikan tunggakan gaji pemain sebelum Indonesia Premier League (IPL) bergulir pada 16 Februari mendatang.

"Kami belum menerima laporan terkait cicilan atau pelunasan dari pemain, klub, dan LPIS," jelas CEO APPI, Valentino Simanjuntak, Kamis (14/2/2013).

Dari catatan APPI, masih ada empat klub IPL yang belum menyelesaikan kewajiban terhadap pemain. Keempat klub tersebut adalah Bontang FC (6,5-8 bulan), Persebaya Surabaya (1-4 bulan), Persema Malang (5-8 bulan), dan Perseman Manokwari (4 bulan).

Valentino menyatakan pihaknya telah bertemu dengan CEO PT LPIS Widjajanto dan Ketua Komite Kompetisi PSSI Sihar Sitorus beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, Valentino menjelaskan, LPIS berjanji bahwa gaji pemain akan dilunasi sebelum kompetisi bergulir. Jika tidak, maka klub dilarang mengikuti IPL.

"APPI di sini akan terus menunggu realisasi komitmen LPIS dan PSSI. Kami terus memantau perkembangan penyelesaian pembayaran gaji kepada pemain yang bersangkutan," tegas Valenctino.

Laga perdana IPL akan mempertemukan Semen Padang melawan tuan rumah Pro Duta FC di Stadion Baharoedin Siregar, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sabtu (16/2/2013). Namun, kompetisi ini terancam batal bergulir, karena delapan klub belum siap mengikuti kompetisi karena masalah internal dan finansial.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X