Kompas.com - 23/01/2013, 01:10 WIB
EditorDaniel Sasongko

BANDUNG, KOMPAS.com — Kapten Persib Bandung, Atep, mempertanyakan sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI (Komdis PSSI) kepadanya akibat tidak memenuhi panggilan timnas Indonesia. Atep dan 22 pemain lain dikenai sanksi enam bulan tak boleh beraktivitas dalam lingkungan sepak bola nasional plus denda Rp 100 juta.

"Sanksi itu tidak tepat. Kami kan berkompetisi di bawah KPSI, bukan PSSI. Kalau di bawah naungan PSSI okelah. Yang bikin bingung, kami enggak boleh main di mana?" kata Atep kepada wartawan di Mes Persib, Selasa (22/1/2013) siang.

Menurutnya, sebagai pemain, ia tak menampik panggilan timnas. Namun, Atep mengaku juga harus mematuhi kebijakan manajemen klub. "Manajemen pasti ada alasan kenapa belum memutuskan. Manajemen mau yang terbaik dan timnas cuma ada satu. Sekarang seharusnya mereka yang di atas mengevaluasi diri," tutur pemain bernomor kostum tujuh itu.

Atep berharap, manajemen klub segera menyelesaikan masalah itu. "Soalnya kalau kayak sekarang, pemain sendiri yang jadi beban. Kami semua ingin yang terbaik. Manajemen yang menentukan kami berangkat atau tidak," tegas Atep.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.