Kompas.com - 14/01/2013, 23:20 WIB
EditorDaniel Sasongko

PARMA, KOMPAS.com — Presiden Parma Tommaso Ghirardi optimistis dirinya tak perlu memikirkan pengganti Roberto Donadoni, musim panas nanti.

"Saya tahu benar kapasitas Donadoni sebagai pelatih, dan ia tak berkewajiban memperpanjangnya karena memang sudah seharusnya (manajemen berpikir) demikian," cetus Ghirardi kepada Radio Anch'Io Lo Sport, Senin (14/1/2013) pagi waktu Italia.

"Saya berpikir, ia akan tetap bersama kami minimal untuk semusim lagi. Saya akan sangat terkejut jika hal itu tidak terjadi," sambungnya.

Donadoni diikat Il Gialloblu dengan kontrak hingga Juni 2015. Namun, rumor kepergiannya merebak, setelah AC Milan mengincarnya untuk menggantikan Massimiliano Allegri yang kemungkinan bakal hengkang pada musim panas mendatang.

"Saya bisa bilang seperti itu karena indikasinya darinya sendiri. Saya tenang-tenang saja karena saya tahu dirinya sebagai seorang lelaki," tutur Ghirardi lagi.

Donadoni sempat menukangi Livorno, Napoli, hingga timnas Italia sebelum didaulat sebagai allenatore Parma pada Januari 2012 lalu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia U20 2023, Shin Tae-yong Sudah Serahkan Daftar Calon Pemain Naturalisasi ke PSSI

Piala Dunia U20 2023, Shin Tae-yong Sudah Serahkan Daftar Calon Pemain Naturalisasi ke PSSI

Liga Indonesia
Perancis di UEFA Nations League: Nyaris Degradasi sebagai Juara Bertahan, Buat Rapor Terburuk

Perancis di UEFA Nations League: Nyaris Degradasi sebagai Juara Bertahan, Buat Rapor Terburuk

Internasional
Permintaan Maaf Bagnaia Usai Crash pada Lap Terakhir MotoGP Jepang 2022

Permintaan Maaf Bagnaia Usai Crash pada Lap Terakhir MotoGP Jepang 2022

Motogp
Persebaya Kena Sanksi akibat Kerusuhan Suporter, Bisa Rugi Lebih dari Rp 6 Miliar

Persebaya Kena Sanksi akibat Kerusuhan Suporter, Bisa Rugi Lebih dari Rp 6 Miliar

Liga Indonesia
Kalah Tipis dari Indonesia, Curacao Siap Balas pada Pertemuan Kedua

Kalah Tipis dari Indonesia, Curacao Siap Balas pada Pertemuan Kedua

Sports
MotoGP Jepang 2022, Apa Penyebab Aleix Espargaro Start dari Pit Lane?

MotoGP Jepang 2022, Apa Penyebab Aleix Espargaro Start dari Pit Lane?

Motogp
Ketua Umum FFI Sambut dan Apresiasi Camaro Futsal Competition IV 2022

Ketua Umum FFI Sambut dan Apresiasi Camaro Futsal Competition IV 2022

Sports
Jadwal UEFA Nations League: Inggris Vs Jerman, Cristiano Ronaldo dkk Lawan Spanyol

Jadwal UEFA Nations League: Inggris Vs Jerman, Cristiano Ronaldo dkk Lawan Spanyol

Internasional
King's Cup 2022: Malaysia Gagal Juara, Thailand Raih Tempat Ketiga

King's Cup 2022: Malaysia Gagal Juara, Thailand Raih Tempat Ketiga

Internasional
Jadwal Timnas Indonesia Vs Curacao, Tekad Lawan Balas Kekalahan

Jadwal Timnas Indonesia Vs Curacao, Tekad Lawan Balas Kekalahan

Liga Indonesia
Tiga Derita Persebaya akibat Kerusuhan pada Laga Pekan Ke-10 Liga 1

Tiga Derita Persebaya akibat Kerusuhan pada Laga Pekan Ke-10 Liga 1

Liga Indonesia
Klasemen UEFA Nations League: Kroasia dan Belanda ke Semifinal

Klasemen UEFA Nations League: Kroasia dan Belanda ke Semifinal

Internasional
Malaysia di King's Cup 2022: Pertajam Rekor Lawan Thailand, Kalah di Final

Malaysia di King's Cup 2022: Pertajam Rekor Lawan Thailand, Kalah di Final

Internasional
Hasil Lengkap UEFA Nations League: Perancis Kalah Lagi, Kroasia dan Belanda Lolos

Hasil Lengkap UEFA Nations League: Perancis Kalah Lagi, Kroasia dan Belanda Lolos

Internasional
Penyebab Bagnaia Merana di MotoGP Jepang: Terlalu Berambisi Kejar Quartararo

Penyebab Bagnaia Merana di MotoGP Jepang: Terlalu Berambisi Kejar Quartararo

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.