Stefano Lilipaly Bisa Memperkuat Merah Putih

Kompas.com - 04/01/2013, 02:42 WIB

Jakarta, kompas - Gelandang serang Stefano Lilipaly bisa memperkuat tim nasional Indonesia dalam kualifikasi Piala Asia 2015. Pemain naturalisasi asal Belanda itu sudah diizinkan klubnya, Almere City, untuk membela tim ”Merah Putih” saat melawan Irak, 6 Februari.

Lilipaly menjalani proses naturalisasi bersama ujung tombak Jhonny van Beukering, pemain tengah Tonnie Cusell, Greg Nwokolo, dan pemain bertahan Victor Igbonefo. Lilipaly sudah menjalani sumpah sebagai warga negara Indonesia, tetapi belum mendapatkan paspor.

”Proses naturalisasi sudah selesai semua. Dia juga sudah disumpah. Kalau dia bisa ke sini, paspornya pasti segera keluar,” ujar Direktur Alih Status PSSI Marco Paulo, Kamis (3/1).

Lilipaly dalam komunikasi dengan anggota Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy, mengaku sudah mendapatkan izin dari klubnya untuk membela tim nasional Indonesia. Namun, pemain lincah dengan kecepatan tinggi itu baru bisa bergabung dalam pemusatan latihan seminggu sebelum laga melawan Irak.

”Jika seminggu sebelum laga sudah di Indonesia, dia bisa bermain untuk tim nasional karena paspornya bisa selesai dalam dua hari,” ujar Marco.

Lilipaly juga dipanggil saat Indonesia mengikuti Piala AFF 2012. Namun, pemain yang bisa beroperasi di posisi gelandang dan sayap itu belum mendapat izin dari klubnya. Kelihaian Lilipaly menembus pertahanan lawan, dan akurasi penyelesaian akhirnya, diharapkan menambah ketajaman skuad ”Garuda”.

”Kita berharap dia bisa datang ke sini dulu untuk mengurus paspor. Jika tidak bisa bermain pada laga pertama melawan Irak, dia bisa tampil pada laga-laga berikutnya. Tentu saja itu juga bergantung kepada pelatih,” ujar Bob Hippy.

Pemusatan latihan

Para pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan akan langsung berangkat ke Medan, Sumatera Utara. Pemeriksaan kesehatan dan tes fisik juga akan dilaksanakan di Medan, tidak jadi berlangsung di Jakarta. Pemusatan latihan akan dibuka pada 7 Januari.

”Para pemain sudah dikirimi tiket dan mereka akan berangkat tanggal 6 (Januari). Mereka akan dikumpulkan di Hotel Saka,” ujar Sekretaris Jenderal PSSI Halim Mahfudz.

PSSI belum bisa memastikan jumlah pemain yang akan memenuhi panggilan timnas. Sampai Kamis petang, belum ada pemain dari klub-klub Liga Super Indonesia (ISL) yang menyatakan kesanggupan bergabung membela tim Merah Putih.

Halim kembali menegaskan supaya para pemain dari klub-klub ISL bisa menemui pengurus PSSI jika ingin membela tim nasional tetapi takut dipecat oleh klubnya.

”Silakan datang ke kami. Kalau mereka dipecat oleh klubnya karena membela tim nasional, kami pasti akan menampungnya. Silakan saja datang ke kami, jaminan itu benar-benar kami sediakan,” ujar Halim.

Saat ini, ada 21 pemain dari klub-klub ISL yang masuk dalam daftar 43 pemain yang dipanggil membela tim nasional. Namun, belum ada yang menyatakan siapa bergabung. Penyerang senior Bambang Pamungkas kemungkinan besar akan kembali memenuhi panggilan membela tim nasional. (ANG)



Editor

Close Ads X