Kompas.com - 06/12/2012, 15:39 WIB
EditorA. Wisnubrata

Isak tangis kadang mewarnai doa suporter, sampai jenazah Mendieta dibawa ke Bandara Adi Soemarmo dengan iringan sepeda motor, kemarin. Di tengah hujan deras, jenazah Mendieta sore itu dibawa ke Jakarta sebelum diterbangkan ke Paraguay.

Mantan Manajer Persis Solo Totok Supriyanto mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan pembayaran gaji Mendieta selama empat bulan sebesar Rp 131 juta. Uang itu ditransfer langsung ke rekening istri Mendieta. ”Selama Diego sakit itu bukan tanggung jawab kami karena dia kan sudah tidak di klub. Kewajiban kami hanya membayar gaji yang selama ini tertahan karena kami kesulitan dana,” tutur Totok.

Pihak agen, Theodora Wulansari dari PT Javindo, menyesalkan kematian Mendieta. ”Mengapa perhatian dan hak Diego baru diberikan setelah yang bersangkutan meninggal?” ujarnya.

Wali Kota Solo, yang juga Ketua Persis Solo 2006-2011, FX Hadi Rudyatmo mengatakan peristiwa ini merupakan tamparan bagi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). ”Ini pengalaman yang pahit, pemain asing meninggal dengan menyisakan permasalahan profesionalitas, masalah gaji yang belum dibayar,” kata Rudy yang merogoh kantong pribadinya untuk biaya rumah sakit Mendieta.

Tiga bulan lalu, kasus yang hampir sama menimpa pemain asal Brasil, Bruno Zandonadi. Dia meninggal di Indonesia karena infeksi otak dan dalam kondisi ekonomi yang minim. Dalam kondisi tak lagi dikontrak klub, dia kesulitan membiayai pengobatannya. Zandonadi meninggal pada 13 Oktober lalu.

Kepergian Zandonadi dan Mendieta sudah cukup menggambarkan masih banyak klub yang dikelola serampangan. Beberapa klub sering nekat berkompetisi meski tak memiliki dana yang kuat. Tak pelak, pemain sering jadi korban. Dari data Asosiasi Pemain Profesional Indonesia, ada 13 klub di Indonesia Super League atau Indonesia Premier League yang menunggak gaji pemain pada musim lalu.

Untuk ikut kompetisi, klub bisa menghabiskan dana lebih dari Rp 20 miliar, sedangkan pemasukan jauh dari harapan. Satu-satunya sumber dana di luar donasi patron atau pemerintah adalah tiket penonton yang kerap tak menutup pengeluaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Konflik internal kepengurusan sepak bola Indonesia memang berdampak pada dualisme kompetisi yang melahirkan banyak klub. Setiap klub berlomba mengontrak pemain asing, entah punya uang atau tidak.

Kasus Persis Solo terjadi karena klub ini hanya punya modal sekitar Rp 3 miliar. Seperti diakui Totok, pihaknya menunggak gaji pemain karena pengelolaan anggaran yang minim itu tak sesuai dengan pengeluaran.

Kematian Mendieta membuat Federasi Pesepak Bola Profesional Dunia (FIFPro) terkejut. Dalam situs resminya, FIFPro meminta PSSI segera membenahi finansial klub. ”Jika benar karena adanya kelalaian klub, ini sangat memalukan,” ujar Sekjen FIFPro Representatif Asia Frederique Winia.

Kasus Mendieta adalah pelajaran teramat pahit bagi sejumlah pihak yang berseteru untuk memperbaiki sepak bola yang karut-marut. Sepak bola Indonesia butuh penanganan profesional, rapi, kompak, dan menyeluruh. Ini tak bisa diatasi dengan berkonflik dan mempertahankan dualisme kompetisi dan kepengurusan.

Halaman:
Baca tentang


    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Teknik Dasar Underhand Lob dalam Bulu Tangkis

    Teknik Dasar Underhand Lob dalam Bulu Tangkis

    Sports
    Soal Penunggakan Gaji oleh Kalteng Putra, LIB Sudah Beri Peringatan

    Soal Penunggakan Gaji oleh Kalteng Putra, LIB Sudah Beri Peringatan

    Liga Indonesia
    Sebagai Tuan Rumah Olimpiade, Beijing Unik

    Sebagai Tuan Rumah Olimpiade, Beijing Unik

    Sports
    Top Skor Liga Inggris: Ronaldo Pernah Bangkit Usai 'Mandul', Kalah Start Bukan Kendala

    Top Skor Liga Inggris: Ronaldo Pernah Bangkit Usai "Mandul", Kalah Start Bukan Kendala

    Liga Inggris
    AC Milan Lebih Kuat Dibanding Juventus, Legenda Bianconeri Akui Itu

    AC Milan Lebih Kuat Dibanding Juventus, Legenda Bianconeri Akui Itu

    Liga Italia
    Kalteng Putra Harus Lunasi Tunggakan Gaji Paling Lambat 10 Oktober, jika Tidak...

    Kalteng Putra Harus Lunasi Tunggakan Gaji Paling Lambat 10 Oktober, jika Tidak...

    Liga Indonesia
    Bali United Vs Persib - Optimisme Victor Igbonefo untuk Raih Kemenangan Ketiga

    Bali United Vs Persib - Optimisme Victor Igbonefo untuk Raih Kemenangan Ketiga

    Liga Indonesia
    Daftar Pemenang MotoGP San Marino sejak 2010, Dominasi Honda dan Yamaha

    Daftar Pemenang MotoGP San Marino sejak 2010, Dominasi Honda dan Yamaha

    Sports
    West Ham Vs Man United, Berapa Jumlah Gol Ronaldo ke Gawang The Hammers?

    West Ham Vs Man United, Berapa Jumlah Gol Ronaldo ke Gawang The Hammers?

    Liga Inggris
    Bali United Vs Persib, Teco Beri Perhatian Khusus pada Duet Klok-Rashid

    Bali United Vs Persib, Teco Beri Perhatian Khusus pada Duet Klok-Rashid

    Liga Indonesia
    Pembaruan PUBG Mobile Menghadirkan Mode Permainan Baru, Flower Menace

    Pembaruan PUBG Mobile Menghadirkan Mode Permainan Baru, Flower Menace

    Liga Indonesia
    Jadwal Liga Perancis: PSG Vs Lyon, Saatnya Messi Buka Keran Gol

    Jadwal Liga Perancis: PSG Vs Lyon, Saatnya Messi Buka Keran Gol

    Liga Lain
    Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSM Vs Persebaya, Bali United Vs Persib

    Jadwal Liga 1 Hari Ini: PSM Vs Persebaya, Bali United Vs Persib

    Liga Indonesia
    Pesona Allan Saint-Maximin, dari Skill Ciamik hingga Aksesori Branded

    Pesona Allan Saint-Maximin, dari Skill Ciamik hingga Aksesori Branded

    Sports
    Hasil FP1-FP2 MotoGP San Marino: Dovizioso Terbawah, Ukuran Motor Jadi Kendala

    Hasil FP1-FP2 MotoGP San Marino: Dovizioso Terbawah, Ukuran Motor Jadi Kendala

    Motogp
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.