Riedl: Timnas Terbaik Gabungan KPSI dan PSSI

Kompas.com - 29/09/2012, 15:38 WIB
EditorDaniel Sasongko

BATU, KOMPAS.com - Angin segar keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), digabungnya timnas versi KPSI dan PSSI dinilai merupakan langkah bagus bagi kemajuan sepakbola Indonesia. Hal tersebut disampaikan pelatih timnas versi KPSI, Alfred Riedl, saat menggelar jumpa pers, di Batu, Malang, Sabtu (29/9/2012).

"Kalau timnas KPSI dan PSSI digabung bakal jadi langkah cukup bagus untuk persepakbolaan Indonesia ke depan. Yang penting, diambil dari pemain yang berkualitas," beber Riedl.

Kalau dipercaya menjadi pelatih timnas gabungan, Riedl menyatakan sudah siap.

"Soal kesiapan itu pasti sudah ada. Kalau digabung, itu yang terbaik bagi Indonesia," katanya.

Yang terpenting, pemain yang terbaik yang harus turun gelanggang main. "Jangan kemudian tidak dimainkan," lanjutnya.

Sementara soal pemusatan latihan (TC) kedua yang berlangsung di Lapangan Kusuma Agrowisata, Kota Batu, Jawa Timur, hal itu dilakukan untuk memantapkan kesiapan para pemain jelang laga Piala AFF 2012.

"Dari evaluasi TC pertama, dua pemain dicoret, Khairul Huda asal Lamongan di posisi kiper dan Saddam Husien," katanya.

Menurut Riedl, keduanya merupakan pemain bagus. Gara-gara cederalah yang membuat Khairul dan Saddam terpaksa dipulangkan.

Saat ini, pemain yang ikut TC kedua berjumlah 24 pemain dan pemusatan latihan fase itu akan berlangsung 12 hari.

"Soal akan penambahan atau pengurangan pemain masih belum diketahui. Kami akan melihat perkembangan," katanya.

Riedl mengaku masih punya masalah. "Saya sulit menentukan perkembangan pemain hanya dari TC pertama. Bisa saya jelaskan kalau TC kedua selesai," tegasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X