Nama Anfield Akan Dijual

Kompas.com - 09/08/2012, 23:57 WIB
EditorDaniel Sasongko

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pemilik utama Liverpool, John W Henry, tengah menyiapkan proposal untuk mengganti nama stadion kebanggaan "The Reds", Anfield. Untuk apa?

Liverpool butuh dana segar dan menurut Henry cara paling cepat adalah menjual nama Anfield kepada sponsor yang meminatinya.

Henry bersiap mengimplementasikan Financial Fair Play hasil kerja UEFA. Pria asal Amerika Serikat itu juga mengeluhkan beberapa raksasa Premier League yang tak memedulikan aturan baru yang ditujukan untuk menyeimbangkan keuangan internal.

"Klub ini (Liverpool) seharusnya dapat meningkatkan pendapatannya secara signifikan, tetapi itu tak mudah," kata Henry, dikutip Tomkins Times.

"Aku tak melihat implementasi aturan itu di tingkatan klub lokal, dan semestinya itu jadi agenda global kami," lanjut pimpinan Fenway Sports Group itu.

Itu sebabnya FSG mencoba melakukan ekspansi pasar di mancanegara untuk memperbesar pendapatan Liverpool, dan ide menjual nama markas historis "The Reds" itu muncul ke permukaan.

"Kesepakatan menjual hak penamaan Anfield dapat saja dilakukan jika partnernya tepat. Kami belum menentukannya," tandas Henry.

Menurut Henry, Liverpool dikritik sebagai klub yang menggelontorkan banyak uang, tetapi kekurangan dana di internal klub. Di lain pihak, Manchester City bersiap merugi 197 juta pounds (hampir Rp 3 triliun) selama masa keuangan 2010/2011, sementara Chelsea sudah melepas 60 juta pounds (sekitar Rp 900 miliar), pada musim panas ini saja.

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X