Djohar: Mogok Tak Akan Selesaikan Masalah

Kompas.com - 31/05/2012, 18:13 WIB
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin menilai rencana mogok sejumlah pemain dari klub yang berlaga di Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super Lague (ISL) yang tergabung dalam Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) takkan menyelesaikan masalah. Menurutnya, rencana tersebut harus dipikirkan secara matang terlebih dahulu.

Presiden APPI, Ponaryo Astaman. sebelumnya mengungkapkan langkah mogok main akan dilakukan jika sejumlah solusi untuk klub-klub yang bermasalah gagal direalisasikan. Solusi itu khususnya menyangkut pemenuhan gaji dan izin pemain asing. Dari catatan APPI, terdapat 13 klub dari IPL dan ISL yang hingga kini masih bermasalah memenuhi hak-hak para pemainnya.

Adapun klub yang dituntut APPI untuk segera membayarkan gaji pemain di antaranya, Persija Jakarta (ISL), Deltras Sidoarjo, Sriwijaya FC, Persija (IPL), Persema, Pelita Jaya, Persibo Bojonegoro, PPSM Magelang, Bontang FC, Persiraja, Persela, Arema Indonesia (ISL), PSM Makasar, dan PSMS (ISL). Ke-13 klub itu diultimatum untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan pemainnya paling lambat 7 Juni mendatang.

"Rencana itu jelas dapat mempersulit pemain dan klubnya sendiri, karena income dari pertandingan, yang seharusnya bisa menambah pemasukan klub pasti tidak ada, jika rencana mogok mereka direalisasikan. Padahal uang-uang itu bisa membantu keuangan klub," ujar Djohar kepada wartawan di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (31/5/2012) petang.

Djohar mengungkapkan, beberapa klub IPL saat ini kondisi keuangannya memang sedikit sulit, karena baru menjalani musim pertama tanpa APBD dari pemerintah. Apalagi, ditambah dengan kekisruhan di sepak bola nasional yang pada akhirnya membuat para sponsor enggan bekerja sama dengan klub.

"Sebaiknya kita sama-sama memikirkan bagaimana bisa keluar dari persoalan ini. Saya harap ini perlu dipikirkan matang-matang. Semua pihak, baik pemain dan klub pasti rugi dengan adanya keributan di sepak bola nasional kita. Maka dari itu, pemain dan klub harus bisa bekerja sama dengan baik," kata Djohar.

Ditambahkan, PSSI juga akan terus mencoba mencari peluang-peluang untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Ia menuturkan, salah satu peluang tersebut yakni dengan membantu mendorong beberapa sponsor agar memberikan bantuan bagi sejumlah klub yang masih memiliki kendala keuangan.

"Paling lambat Juli ini bisa diselesaikan, berbarengan dengan akhir musim. Kita akan upayakan untuk dorong sponsor-sponsor untuk segera memberikan dukungan dan untuk juga mencari peluang-peluang lainnya. Jadi, ini merupakan ujian bagi klub, bagaimana mereka bisa survive karena tidak ada bantuan dari pemerintah lagi," tegasnya kemudian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia, Berjuang demi Perunggu!

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia, Berjuang demi Perunggu!

Liga Indonesia
Ice Skating Tak Masuk SEA Games 2021, FISI Gelar Kejurnas

Ice Skating Tak Masuk SEA Games 2021, FISI Gelar Kejurnas

Sports
Harapan Timnas Basket Indonesia di Final SEA Games

Harapan Timnas Basket Indonesia di Final SEA Games

Sports
Timnas U23 Indonesia Vs Malaysia, Mantan Pelatih Kiper Timnas Ingatkan Tradisi Medali

Timnas U23 Indonesia Vs Malaysia, Mantan Pelatih Kiper Timnas Ingatkan Tradisi Medali

Liga Indonesia
Jadwal SEA Games 2021: Aksi Nurul Akmal hingga Jaminan Emas di Cabor Badminton

Jadwal SEA Games 2021: Aksi Nurul Akmal hingga Jaminan Emas di Cabor Badminton

Sports
Isi Pesan WhatsApp Mbappe Saat Menolak Perez dan Real Madrid

Isi Pesan WhatsApp Mbappe Saat Menolak Perez dan Real Madrid

Liga Spanyol
Statistik Berkata AC Milan 80,6 Persen Juara Serie A, tetapi Inter…

Statistik Berkata AC Milan 80,6 Persen Juara Serie A, tetapi Inter…

Liga Italia
Kata Shin Tae-yong Jelang Indonesia Vs Malaysia: Mereka seperti Tim Hantu...

Kata Shin Tae-yong Jelang Indonesia Vs Malaysia: Mereka seperti Tim Hantu...

Liga Indonesia
Hari Terakhir SEA Games 2021: Potensi Emas Cabor Bulu Tangkis, Basket, dan Voli

Hari Terakhir SEA Games 2021: Potensi Emas Cabor Bulu Tangkis, Basket, dan Voli

Sports
Hasil dan Klasemen Liga Italia: Chiellini Berdarah, Juventus Kalah, Fiorentina Dapat Berkah

Hasil dan Klasemen Liga Italia: Chiellini Berdarah, Juventus Kalah, Fiorentina Dapat Berkah

Liga Italia
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Malaysia dan Vietnam Vs Thailand

Jadwal Sepak Bola SEA Games 2021: Indonesia Vs Malaysia dan Vietnam Vs Thailand

Liga Indonesia
Timnas Basket Indonesia Potensi Raih Emas SEA Games 2021

Timnas Basket Indonesia Potensi Raih Emas SEA Games 2021

Sports
Mbappe Bertahan di PSG, LaLiga Serang PSG dan Presiden Al-Khelaifi

Mbappe Bertahan di PSG, LaLiga Serang PSG dan Presiden Al-Khelaifi

Liga Spanyol
Profil Brandon Jawato, Pemain Naturalisasi Berdarah Bali

Profil Brandon Jawato, Pemain Naturalisasi Berdarah Bali

Sports
Klasemen Medali SEA Games 2021: Raihan 9 Medali Emas Bikin Indonesia Kokoh di Posisi 3

Klasemen Medali SEA Games 2021: Raihan 9 Medali Emas Bikin Indonesia Kokoh di Posisi 3

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.