Batal Lawan Persipro, Arema Kecewa kepada LPIS

Kompas.com - 18/04/2012, 23:23 WIB
EditorHery Prasetyo

MALANG,KOMPAS.com - Laga Arema Indonesia melawan Persipro Bondowosso United dalam Piala Indonesia 2012, yang sedianya digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, Rabu (18/4/2012) sore, batal digelar. Tim tamu Persipro tak datang ke Malang. Pihak manajemen Arema pun kecewa terhadap kinerja LPIS.

Pihak manajemen Arema menilai, pembatalan ini tidak hanya diakibatkan karena tim lawan tak datang karena terkendala dana. "Namun, karena pihak LPIS juga tak tegas dan tak bersikap profesional dalam menjalankan kompetisi. Persipro Bondowoso United juga belum mendapatkan omzet venue sebesar Rp 2 miliar dari LPIS untuk operasional tim," jelas Media Officer Arema, Noor Ramadhan alias Nunun, kepada wartawan di Stadion Gajayana.

Di Stadion Gajayana, skuad Arema sudah tiba di lapangan sesuai jadwal. Semua perangkat pertandingan sudah lengkap, mulai dari wasit hingga hakim garis juga tiba di stadion. Namun, hingga waktunya, tim tamu tak juga muncul. Menurut Nunun, dengan tak datangnya pihak Persipro, manajemen Arema IPL mengharapkan ada perbaikan yang harus dilakukan oleh PSSI terutama dalam hal kompetisi.

"Kalau seperti ini, kita memang layak menang WO. Tapi, kita juga tak ingin kalau menang tanpa berkeringat. Lebih ksatria kalau kita menang berkeringat," katanya.

Kompetisi yang ditangani PSSI versi Djohar Arifin ini dinilai kurang ditangani secara profesional. Hal itu bisa dilihat adanya beberapa pertandingan resmi PSSI yang tak sehat.

"Kita harus ada tindakan nyata untuk melakukan perbaikan, terutama kaitannya dengan manajemen kompetisi. Kita juga tak ingin seperti ini terus menerus. Hal ini jelas merugikan Arema secara moral," katanya.

Tak hanya itu, kata Nunun, "Secara materi jelas (Arema) dirugikan. Misalnya, kita sudah sewa stadion."

Tragisnya lagi, tambah Nunun, pihak LPIS hanya bilang bahwa Persipro tak datang ke Malang tanpa diberikan alasan yang jelas. "Seharusnya, pemberitahuan oleh LPIS itu dengan alasan jelas mengapa Persipro tak bisa datang. Jelas kita kecewa LPIS," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.