Dua Tahun Lagi Mou Kembali ke Inggris

Kompas.com - 27/12/2011, 01:22 WIB

MADRID, KOMPAS.com - Meski menangani klub besar Real Madrid, namun Jose Mourinho tak mau berlama-lama di Spanyol. Mantan Pelatih Chelsea ini menyatakan tetap ingin kembali ke Inggris, melatih klub Premier League. Sebab, katanya, gairah sepak bolanya ada di Inggris.

"Saya sangat-sangat bahagia berada di Real Madrid. Ini pengalaman yang hebat bagi saya. Saya yakin, ini mungkin klub terbesar dalam sejarah sepak bola. Saya tak mau kehilangan kesempatan bekerja di sini. Tapi, gairah saya di Inggris. Rencana saya berikutnya kembali ke sana. Jika mungkin, saya akan melatih di Inggris dalam waktu lama," kata Mourinho kepada BBC Radio 4.

"Carikan saya klub (di Inggris) dalam dua tahun lagi. Carikan saya klub yang baik," tambahnya, mengisyaratkan dia siap kembali ke Inggris dalam dua tahun lagi.

Mourinho juga mengatakan, kegeniusan akan membuat perbedaan dalam sepak bola. "Saya kira memang kegeniusan selalu membuat perbedaan. Kegeniusan dalam bidang olahraga adalah tentang beberapa pemain yang sulit dipercaya yang mampu membongkar setiap organisasi dan kerja. Kegeniusan dalam melatih juga begitu," jelasnya.

"Bagi saya, dalam sepak bola, yang terpenting adalah mengelola manusia. Sepak bola bagi saya adalah ilmu tentang manusia. Ini tentang manusia," tegasnya.

Pengelolaan manusia, lanjutnya, akan sukses jika pemain mampu menghadapi tekanan dalam pertandingan besar. Inteligensi emosi sangat krusial dalam level tinggi di setiap olahraga. Adalah satu hal saat melakukan tendangan penalti saat timnya unggul 5-0 di pertandingan persahabatan. Akan sangat berbeda jika melakukan tendangan penalti di menit terakhir pada final Liga Champions atau final Piala Dunia," tuturnya.

Mourinho juga membeberkan, "Saya mempersiapkan para pemain hal terbaik yang saya bisa. Tapi, pada akhirnya merekalah yang menentukan segalanya pada saat yang teat. Mereka yang membuat perbedaan. Saya menganalisis mereka dalam konteks grup. Tapi, saya tahu mereka semua unik. Ini pengalaman mengagumkan. Banyak dari kita tak mau berhenti, tak pernah. Kita ingin pergi sampai hari terakhir sebisa mungkin, karena kepemimpinan ini menjadi bagian dari hidup."

 



EditorHery Prasetyo
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X