Defoe: Aku Ingin Jadi Petinju

Kompas.com - 23/10/2011, 00:30 WIB
EditorHery Prasetyo

STRIKER Tottenham Hotspur, Jermaine Defoe, ternyata tidak terlalu bermimpi menjadi pemain bola saat masih kecil. Dia justru ingin menjadi seorang petinju.

Defoe berkawan baik dengan peraih medali Olimpiade dan juara bertahan kelas super menengah Eropa, James DeGale. Dia juga mengidolakan Floyd Mayweather.

Defoe rutin mengunjungi tempat latihan DeGale di Chigwell, London. Bahkan, dia juga pernah bertemu idolanya, Mayweather di Las Vegas, Amerika Serikat.

Bagaimana dia bisa menyukai olahraga tinju? Berikut hasil wawancaranya dengan The Sun.

Apa cita-citamu saat masih kecil?

"Aku ingin menjadi petinju dan aku sangat menyukai Flyd (Mayweather). Dia sulit dipukul. Itu sebabnya dia mampu menjuarai lima sabuk dunia dari versi berbeda."

Pernah bertemu Mayweahter? "Aku bahkan pernah menyaksikannya berlatih. Dia sangat pintar dalam bertahan."

Kamu masih suka berlatih tinju?

"Aku sering mengenakan sarung tangan. AKu bunya sandsack di ruman dan juga tempat latihan tinju. Aku bertemu James (DeGale) di tempat latihannya. Dia memenangkan gelar Eropa pekan lalu. Tapi, aku tak bisa menyaksikannya bertanding di Liverpol, karena saat itu kami bermain di Newcastle. Tapi, aku mendoakannya dari sana." Bagaimana menurutmu tentang tinju?

"Ini olahraga keras. James bilang kepadaku, untuk mempersiapkan pertandingan terakhirnya, dia berlatih sampai 175 ronde."

Defoe merupakan salah satu striker terbaik Inggris. Namun, dia tak pernah tampil 90 menit bersama timnas Inggris dalam 46 penampilannya selama tujuh tahun terakhir ini. Dari semua penampilannya itu, ia hanya 17 kali menjadi starter.

Defoe sangat mungkin kembali menjadi bagian timnas Inggris di Piala Eropa 2012 nanti.

Apa pendapatmu tentang keberadaanmu di timnas Inggris? "Jika Inggris menang dan aku bermain bagus, itu sudah sangat memuaskan. Meskipun aku tak mencetak gol, kukira itu tak masalah (asal menang). Jika dari semua penampilanku aku tak pernah menjadi starter, itu baru masalah. Faktanya, aku sudah 17 kali menjadi starter."

Tapi, kamu seolah belum menjadi striker utama. "Aku selalu mencetak gol ketika menjadi starter. Aku sering mencetak gol jika dimainkan. Maka, apa masalahnya? Bahkan, aku mencetak hat-trick buat Inggris saat melawan Bulgaria tahun lalu."

"Lalu, pada pertandingan Inggris berikutnya melawan Swiss, aku mengalami cedera engkel dan hanya bermain sekali buat timnas dalam enam bulan terakhir. Aku selalu menikmati segalanya saat membela timnas. Segalanya menyenangkan sampai pertandingan lawan Swiss."

Sebenarnya apa yang terjadi hingga kamu cedera saat lawan Swiss?

"Aku tak terlalu tahu. Semua masalah ligament terjadi karena engkelku. Tak terlalu sakit, tapi aku harus keluar lapangan dengan ditandu. Sebab, aku nyaris tak bisa berdiri dengan engkel yang sakit itu. Sejam kemudian, aku bisa berjalan ke kamar mandi dan kemudian naik pesawat. Sehari kemudian, aku diperiksa dan mendapat kabar buruk. Ligamenku cedera dan ada tulang yang meleset. Butuh tiga bulan untuk penyembuhan."

Sekarang bagaimana keadaanmu? "Aku sudah sembuh. Aku berusaha sembuh secepatnya. Sebab, kami juga tampil di Liga Champions (musim lalu) dan Premier League semakin menggairahkan. Bayangkan jika aku harus menonton saja, tanpa ikut bermain."

Bagaimana di musim ini? "Musim ini aku sudah tak punya masalah lagi. AKu sudah mencetak lima gol dan sang manajer menginginkanku mencetak 20 gol dalam semusim. Aku menerimanya sebagai sanjungan. Sebab, aku sendiri juga berharap bisa mencetak 20 gol. Dan, tentu saja, akan lebih menyenangkan jika bisa membela Inggris dengan tampil 90 menit penuh."

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X