Tevez di Antara Kemewahan dan Ancaman

Kompas.com - 15/10/2011, 00:54 WIB
EditorHery Prasetyo

MANCHESTER, KOMPAS.com - Menjadi pemain bintang memang bergelimang kemewahan. Tapi, sedikit kasus saja bisa membuat hidupnya terancam.

Itulah yang kini dialami Carlos Tevez. Setelah dianggap menolak intruksi Manajer Manchester City, Roberto Mancini, untuk bermain saat melawan Bayern Muenchen di Liga Champions, dia terus tersudut. Bahkan, kini dia merasa menjadi musuh nomor satu di Manchester.

Pertama, karena dia meninggalkan Manchester United. Para pendukung MU pun kini membencinya. Namun, dia masih dicintai pendukung Manchester City, sebelum kasus penolakan bermain itu.

Maka, Tevez yang sudah mulai kembali ke klub pekan ini, merasa tak aman. Mansion seharga 4 juta pounds (sekitar 55,9 miliar) miliknya, seolah tak nyaman lagi.

Padahal, tempat tinggalnya itu sangat mewah. Dia hidup secara ideal di rumah megah itu.

Kini, ketenangannya seolah hilang. Menurut The Sun, Tevez pun terpaksa menyewa bodyguard yang menjaga rumahnya 24 jam per hari. Bahkan, ke mana pun pergi, ia selalu dijaga bodyguard tersebut.

Nasib Tevez pun kini makin tak jelas. Sangat mungkin dia akan dijual pada transfer window, Januari 2012 nanti.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X