Pelaku Diduga Lebih dari 10 Orang

Kompas.com - 07/09/2011, 01:07 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com — Saksi mata menuturkan, ada lebih dari 10 orang yang menyerang bus dan rombongan "Patriot PSSI", pendukung timnas Indonesia asal Bandung, Jawa Barat. Namun, identitas pelaku masih buram lantaran kondisi yang gelap di Lapangan Parkir Timur, Senayan.

"Ada lebih dari 10 orang waktu itu yang mengejar saya. Hanya yang memukul dan pakai apa saya enggak lihat, karena sudah tengkurap," tutur Bobby (20), salah seorang korban luka, Selasa (6/9/2011) malam, saat dijumpai di lokasi.

Loren, saksi lain, menuturkan bahwa kelompok tak dikenal itu tiba-tiba menyerbu ke arah dua bus yang dipakai rombongan ini. Ia mengaku tak tahu-menahu alasan penyerangan itu terjadi.

"Pada saat itu, masih banyak yang belum naik juga. Mereka mengejar teman kami lalu menyerang bus. Enggak tahu karena apa," ungkap Loren.

Beberapa orang yang ada di dalam bus langsung tiarap sehingga tidak mampu mengenali wajah pelaku. "Tapi postur tubuhnya kecil-kecil kayak ABG. Ada banyak sekali minimal 10 orang," ungkap Loren.

Ia mengungkapkan bahwa saat menyerang bus, para pelaku yang berlarian mendekati bus ini melempar krat minuman botol ke arah kaca dan memukul kaca dengan balok kayu. Dua bus rombongan yang menamakan diri "Patriot PSSI" ini pun rusak cukup parah. Kaca depan kedua bus ini retak, sedangkan kaca di samping bus-bus ini hancur akibat hantaman yang begitu keras.

Seperti diberitakan, dua bus pariwisata yang disewa rombongan "Patriot PSSI" asal Bandung ini diserang kelompok tak dikenal pada pukul 22.00 di Parkir Timur Senayan. Belum jelas asal-muasal penyerangan ini.

Sebanyak lima orang menderita luka akibat dipukul benda tumpul, yakni Obet, Putra, Robi, dan Ardi. Sementara seorang lainnya, yakni Wita, sempat tak sadarkan diri. Peristiwa penyerangan itu kini dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X