Riedl Merasa Dipecat karena LPI

Kompas.com - 15/07/2011, 19:04 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan pelatih tim nasional, Alfred Riedl, menilai pemecatannya memiliki hubungan dengan keputusannya tidak memanggil pemain Liga Primer Indonesia (LPI).

Riedl memang memegang komitmennya untuk tidak memanggil pemain LPI. Ia beralasan, keberadaan LPI belum jelas dan tentu menimbulkan risiko sanksi dari FIFA jika memainkan pemain dari liga yang tidak diakui FIFA.

"Ya, itu (tidak dipanggilnya pemain LPI) mungkin jadi alasannya," kata Riedl, Jumat (15/7/2011).

Riedl lantas mempertanyakan pernyataan pendiri LPI, Arifin Panigoro, yang mengatakan tak mau bekerja sama sehingga layak dipecat dari pelatih timnas. Pasalnya, dia mengaku belum sekali pun bertemu dengan Arifin.

"Saya bahkan belum pernah bertemu dengan dia. Kenapa dia mengatakan saya tak mau bekerja sama. Lagi pula, apa posisi dia di PSSI?" ucap Riedl.

Pria asal Austria ini juga mempertanyakan alasan PSSI yang juga memecat asistennya, Wolfgang Pikal. "Kalau (pemecatan) saya tidak masalah, tetapi kenapa Pikal juga dipecat? Padahal, menurut saya, dia bekerja sangat baik," tuturnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X