Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saleh: Kongres Lancar Jika Agum Diganti

Kompas.com - 10/06/2011, 15:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Perwakilan dari kelompok pemegang suara (Kelompok 78), Saleh Mukadar, menyatakan, kongres pemilihan pengurus PSSI di Solo tak akan berjalan sukses jika Komite Normalisasi tidak bersikap netral.

"KN itu ibarat wasit dalam pertandingan. Ya, wasit harus netral. Kalau wasit curang atau berpihak, kami yakin walau yang maju bukan GT (Goerge Toisutta) dan AP (Arifin Panigoro), kongres juga tak akan berjalan mulus," kata Saleh kepada wartawan seusai bertemu Wakil Ketua KONI I, Hendardji Supandji.

"Bagaimana mungkin kongres bisa berjalan sukses jika wasit tidak bisa dipercaya. Konges sudah pasti berjalan curang. Kalau mau lancar ya, Ketua KN Agum (Gumelar) harus diganti," sambungnya.

Saleh kemudian menyatakan bahwa pihaknya masih akan menunggu putusan CAS (badan arbitrasi olahraga) sebelum menentukan langkah apakah tetap mendukung GT-AP atau mencari alternatif lain. Yang pasti, jelasnya, jika harus mencari pengganti GT-AP, sosok yang mereka pilih harus sejalan dengan visi dan misi mereka.

"Belum ada keputusan dari CAS. Harapannya ada putusan sela agar kami bisa mengambil keputusan, apakah memberi kesempatan kepada mereka berdua, ngambang, atau tertutup sama sekali," ujar Saleh.

"Kalau masih ngambang, diusulkan untuk mengambil jalan tengah, yaitu kongres berjalan tapi hanya memilih 9 exco (komite eksekutif). Kalau putusannya peluang kedua calon ini tertutup, maka mau tidak mau cari orang lain. Orangnya harus punya visi dan misi yang sama, tidak sekadar cuma pengganti Nurdin Halid. Buat apa kalau kongres cuma mencari Nurdin-Nurdin yang lain," sambungnya.

Ia menambahkan, "Bagi kami yang terpenting adalah sistem diganti. Kami tidak yakin 19 calon yang ada mampu mengubah sistem. Kami berharap PSSI tidak dicampuri kepentingan politik partai lokal. Kami berharap bisa menemukan orang seperti itu."

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Terkini Lainnya

    Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

    Persib Vs Persebaya, Bek Maung Waspada meski Bajul Ijo Tanpa Top Skor

    Liga Indonesia
    Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

    Pesan STY yang Picu Hasil Bersejarah Timnas Indonesia di Piala Asia U23

    Timnas Indonesia
    Xabi Alonso Ucap 'Roma, Roma, Roma', De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

    Xabi Alonso Ucap "Roma, Roma, Roma", De Rossi Cium Aroma Balas Dendam

    Liga Lain
    Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

    Timnas Indonesia Bekuk Australia, Asa ke Olimpiade 2024 Terjaga

    Timnas Indonesia
    Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung 'Disidang' Ultras di Olimpico

    Milan Dilibas 10 Pemain Roma, Langsung "Disidang" Ultras di Olimpico

    Liga Lain
    Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

    Persib Vs Persebaya, Saat Bojan Hodak Rasakan Tekanan Berbeda...

    Liga Indonesia
    5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

    5 Fakta Menarik Indonesia Bekuk Australia, Mental dan Ernando Pembeda

    Timnas Indonesia
    Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

    Cara Bertahan Timnas U23 Indonesia yang Perpanjang Kebuntuan Australia

    Timnas Indonesia
    Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

    Indonesia Vs Australia: Komang Teguh Ubah Ketegangan Jadi Kelegaan

    Timnas Indonesia
    STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

    STY Sorot Aksi Ernando Ari, Indonesia Sukses Bikin Australia Frustrasi

    Timnas Indonesia
    Alasan Emi Martinez Tidak Diusir Setelah Kena Kartu Kuning 2 Kali

    Alasan Emi Martinez Tidak Diusir Setelah Kena Kartu Kuning 2 Kali

    Liga Lain
    Berkat Atalanta, Liga Italia Resmi Punya 5 Wakil di Liga Champions 2024-2025

    Berkat Atalanta, Liga Italia Resmi Punya 5 Wakil di Liga Champions 2024-2025

    Liga Champions
    12 Pemain Basket USA di Olimpiade Paris 2024, LeBron James dan Durant Kembali

    12 Pemain Basket USA di Olimpiade Paris 2024, LeBron James dan Durant Kembali

    Internasional
    Reaksi dan Target Pelatih Persib Setelah Pastikan Tiket Championship

    Reaksi dan Target Pelatih Persib Setelah Pastikan Tiket Championship

    Liga Indonesia
    Klopp: Liverpool Kalah dari Atalanta karena Perbedaan Kecepatan

    Klopp: Liverpool Kalah dari Atalanta karena Perbedaan Kecepatan

    Liga Lain
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com