Gol Torres Tidak Ubah Kebijakan Ancelotti

Kompas.com - 25/04/2011, 04:38 WIB
Editor

LONDON, MINGGU - Striker Fernando Torres mengakhiri masa paceklik gol yang berlangsung selama 732 menit dalam 13 laga—atau 903 menit jika penampilannya di timnas Spanyol juga dihitung—dengan mencetak satu gol kemenangan Chelsea 3-0 (1-0) atas West Ham United dalam Liga Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (23/4) atau Minggu dini hari WIB.

Meski demikian, Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti menyatakan tidak berani menjamin Torres bakal mendapat posisi starter pada empat partai tersisa musim ini. Seperti pada dua laga sebelumnya, Torres diparkir di bangku cadangan sebelum dimainkan pada menit ke-76 sebagai pengganti Didier Drogba dan mencetak gol pada menit ke-83.

Ia berlari menguasai umpan Nicolas Anelka. Setelah terlihat kehilangan kontrol bola yang terhenti akibat lapangan tergenang air, ia melepaskan tendangan kaki kiri ke pojok kanan gawang kiper Robert Green.

Dua gol lainnya dicetak Frank Lampard, menit ke-43, dan Florent Malouda, menit ke-90. ”Melihat performa Didier dan mengingat Fernando telah mencetak gol, kami harus coba memadukan keduanya,” kata Ancelotti.

 

”Didier kini bergerak sangat baik, tidak hanya di kotak penalti, tetapi juga di luar area itu untuk membantu rekan-rekannya. Berdasarkan alasan itu, saya kira keduanya (Drogba-Torres) bisa tampil bareng. Saya tidak ingin menjamin (Torres akan bermain starter), tetapi saya ingin mencoba,” paparnya.

Euforia Chelsea

Gol Torres disambut euforia kegembiraan rekan-rekannya dan suporter Chelsea di stadion itu. Saat merayakan gol di pojok lapangan, Torres dikerubuti rekan-rekannya.

 

”Saya menunggu hingga 14 laga (termasuk laga Sabtu lalu) untuk munculnya gol itu, yang saya harapkan saat meneken kontrak dengan tim sebesar ini,” kata Torres kepada BBC. ”Tidak mudah jika Anda meneken kontrak dengan sebuah klub pada Januari, tetapi saya ingin berterima kasih kepada semua rekan saya.”

Gelandang Frank Lampard salah satu yang selalu mendukung Torres. ”Striker kelas dunia tiba dengan harga luar biasa. Anda tak bisa mengubah kualitas dan Anda tidak bisa mengubah pemain kelas dunia. Dia (Torres) pendiam, tidak banyak bicara. Jika duduk di bangku cadangan, dia rela dan tidak mengeluh,” kata Lampard.

Tetap realistis

 

Dengan kemenangan itu, Chelsea tak tergoyahkan di peringkat kedua klasemen dengan nilai 67, enam poin di bawah pemuncak Manchester United. Arsenal berada di peringkat ketiga sebelum menjalani laga tandang di Bolton Wanderers, yang hingga berita ini diturunkan masih berlangsung.

Meski Torres mulai menemukan kembali ketajamannya, kubu Chelsea tetap realistis mengenai persaingannya dengan MU dalam merebut juara liga. ”Kami hanya bisa juara jika kami memenangi semua laga tersisa dan Manchester United kehilangan poin,” kata Lampard.

Chelsea bertandang ke markas MU, 8 Mei. ”Pekan depan kami melawan Tottenham. Jika kami menang dan Manchester United tergelincir lawan Arsenal, saat itulah peluang kami terbuka,” lanjutnya. (AFP/REUTERS/SAM)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X