K78: Kongres PSSI Dimanipulasi

Kompas.com - 24/04/2011, 17:47 WIB
EditorTjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 78 pemilik suara PSSI menilai ada pihak tertentu berusaha memanipulasi pelaksanaan kongres. Mereka pun meminta Komite Normalisasi (KN) yang bertindak selaku Komite Eksekutif untuk mengedepankan statuta FIFA dan PSSI sebagai norma dasar dalam mengatur kehidupan berorganisasi.

"Kami mensinyalir dugaan manipulasi ini dilakukan secara sistematis dengan mengatasnamakan pemilik suara di kongres PSSI. Jika hal ini terus dilakukan maka kami menilai mereka tengah mengusung kongres tandingan, dan kami menentangnya," ujar Wakil Ketua Komite Pemilihan Wisnu Wardhana, Minggu (24/4/2011).

Lebih lanjut, Wisnu mengatakan, dugaan manipulasi ini muncul karena pihaknya menemukan ketidaksesuaian  informasi yang diterima FIFA dalam pertemuan ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, di Zurich 19 April lalu. Di antaranya, menurut Wisnu, selaku KN Agum justru tidak menjelaskan bahwa pertemuan pemilik suara dan KN pada 14 April lalu adalah forum kongres.

"Padahal sebagaimana kita ketahui kongres adalah forum legislasi tertinggi dalam federasi, dan diputuskan melalui suara mayoritas," jelasnya.

Wisnu mengatakan, Agum beserta para anggota KN turut hadir dan menerima hasil kongres PSSI pada 14 April lalu. Hasil kongres menghasilkan sejumlah keputusan seperi pembentukan Komite Pemilihan dan Komite Banding dan ini ditandatangani oleh seluruh anggota KN.

"Nyatanya secara sepihak kami menerima informasi bahwa Agum dan salah seorang anggota KN, Joko Driyono, mengirimkan peraturan pemilihan kepada FIFA di Zurich, tapi bukan keputusan yang diambil dalam kongres 14 April tersebut. Jadi, mereka telah melanggar amanat kongres PSSI 14 April," tuntas Wisnu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X