Komite Pemilihan Tidak Jegal Nurdin

Kompas.com - 04/04/2011, 18:13 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Komite Pemilihan PSSI yang terbentuk di Riau, Pekanbaru, Hadiyandra, menyatakan tidak akan melakukan diskriminasi dalam proses pencalonan ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015. Menurutnya, Nurdin Halid pun boleh dicalonkan kembali sebagai ketua umum PSSI bila ada pemilik suara yang memang mencalonkannya.

"Kalau ada pengprov dan klub mau mencalonkan Nurdin, itu hak mereka," kata Hadiyandra saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/4/2011).

Meski begitu, Nurdin sulit lolos dalam proses verifikasi calon ketua umum (calon ketum) karena statusnya mantan narapidana yang notabene melanggar Statuta FIFA. "Setelah surat masuk, kami akan memverifikasi sesuai Statuta FIFA. Nanti, tim verifikasi yang akan menentukan bakal calon ketum yang lolos," ungkap Sekretaris Umum Pengprov Jambi itu.

Proses verifikasi sendiri bersamaan dengan masa pendaftaran yang dibuka mulai 2 April hingga 15 April mendatang. Hadiyandra menyatakan sudah ada 10 suara yang masuk ke Komite Pemilihan. Namun, Hadiyandra mengaku belum bisa menjabarkan secara detail nama-nama bakal calon ketua umum, wakil ketua umum, dan Komite Eksekutif.

"Nama-nama yang berkembang ada beberapa dari pencalonan sebelumnya. Yang lebih bervariasi untuk pencalonan Exco," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, nama-nama yang berkembang dalam bursa pencalonan sebelumnya adalah George Toisutta, Arifin Panigoro, dan Nirwan Bakrie.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X