Reja: Jatahnya Lazio Menangkan Derbi

Kompas.com - 13/03/2011, 01:27 WIB
EditorHery Prasetyo

ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Lazio, Edy Reja, menegaskan, sekarang giliran timnya untuk memenangkan "Derby della Capitale" lawan AS Roma. Sebab, katanya, timnya memiliki kualitas lebih baik.

Roma selalu menang dalam empat derbi terakhir. Sebagai pelatih, Reja sendiri belum pernah mengalahkan Roma, termasuk saat menangani Napoli. Lazio juga sudah lama tak memenangkan derbi. Terakhir kali "I Biancocelesti" menang pada 1997.

"Selalu ada pertama kalinya untuk segalanya. Saya punya perasaan, sekarang giliran kami yang akan menang," kata Reja.

"Kami bisa memenangkan pertandingan ini. Jika ada sedikit keadilan, maka ini akan menjadi kemenangan Lazio. Saya tak mau melihat kembali sejarah untuk menunjuk kesalahan-kesalahan dalam derbi sebelumnya. Hasilnya akan tergantung kepada permainan kami sendiri, bukan wasit," tegasnya.

"Saya benar-benar ingin memenangkan derbi ini. Sebab, Anda semua tahu apa artinya ini buat warga kota. Apalagi, kemenangan akan mendatangkan tiga poin. Kemenangan juga akan menjadi hadiah besar dari apa yang kami lakukan sejak awal musim," tambahnya.

Meski begitu, dia mengakui tak akan mudah memenangkan pertandingan. Sebab, Roma sedang memiliki motivasi lebih, setelah tersingkir dari Liga Champions.

"Roma akan memberikan segalanya demi kemenangan dan kembali membuka peluang ke zona Liga Champions. Tapi, ini tugas kami untuk menghentikan mereka. Kami punya kreativitas, langkah, dan para pemain yang mampu menyerang dengan baik," ujar Reja.

Derbi Roma biasanya akan panas. Perseteruan kedua tim sudah sangat mendalam. Emosi sering kali mewarnai pertandingan. Namun, Reja mengingatkan pemainnya untuk bisa mengontrol diri.

"Sudah pasti pertandingan ini akan diwarnai tensi tinggi. Kami harus melakukan pendekatan yang benar dan kepala tetap dingin, tanpa terpengaruh provokasi. Roma pasti akan bermain habis-habisan," tuntasnya. (FBI)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Komnas HAM Soal Pelanggaran HAM di Tragedi Kanjuruhan: Masyarakat Pasti Sepakat

Liga Indonesia
Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Ungkap Tujuan FIFA-AFC Datang ke Indonesia

Liga Indonesia
Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Istilah Heading dalam Sepak Bola dan Tujuannya

Sports
PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

PSG Ditahan Imbang Benfica, Galtier: Kami Ciptakan Banyak Peluang ...

Liga Champions
Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Madrid Vs Shakhtar, Los Blancos Mestinya Bisa Cetak Banyak Gol

Liga Champions
Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Jadwal Liga Europa: Omonia Vs Man United, 4 Pemain Setan Merah Absen

Liga Lain
BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

BERITA FOTO - Duka Arema Duka Persebaya, Duka Malang Duka Surabaya

Liga Indonesia
Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Gerakan Shoot Tambahan Saat Bola Muntah

Sports
45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

45 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Fenomenal Paolo Rossi yang Diawali Skandal

Internasional
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Ompong, Cuma Bikin Satu Tembakan ke Gawang

Liga Champions
Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Rekor-rekor Erling Haaland di Liga Champions, Ungguli Messi dan Ronaldo

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Tragedi Kanjuruhan: Klub dan Polisi-TNI Ditindak, Bagaimana dengan PSSI?

Liga Indonesia
Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Kualifikasi Piala Asia U17: Kualitas Rumput Pakansari Dikritik, AFC Diminta Turun Tangan

Liga Indonesia
Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Aremania Tak Serang Pemain, Komnas HAM Pertanyakan Penggunaan Gas Air Mata

Sports
PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

PSSI Bicara soal Sanksi FIFA Usai Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.