Dianggap Gagal, McClaren Dipecat

Kompas.com - 08/02/2011, 01:59 WIB
EditorHery Prasetyo

WOLFSBURG, KOMPAS.com — Dieter Hoeness, Direktur Vfl Wolfsburg, mengonfirmasi bahwa mereka sudah memecat Steve McClaren dari jabatan pelatih. McClaren dianggap gagal setelah Wolfsburg hanya meraih enam kemenangan dari 21 pertandingan. Saat ini, "Die Wolfie" berada di posisi ke-12 dengan torehan 23 poin.

Untuk menggantikan posisi McClaren, sementara waktu Wolfsburg menunjuk asisten pelatih, Pierre Littbarski. Tugas pertamanya adalah memadu para pemain untuk melakukan sesi latihan pada Selasa ini.

"Kami tidak berpikir bisa melanjutkan kolaborasi dengan Steve McClaren hingga akhir musim. Setelah beberapa hasil negatif dan masih kurang berhasil pada paruh pertama musim ini, kami tak bisa lagi meremehkan posisi kami di klasemen. Hanya berbeda beberapa poin dari zona degradasi membuat kami khawatir. Kami harus menjauhkan diri dari zona degradasi secepat mungkin," kata Hoeness di situs resmi klub, vfl-wolfsburg.de.

McClaren ditarik Wolfsburg pada 11 Mei 2010 dari FC Twente. Keberhasilannya merengkuh gelar Liga Belanda bersama Twente membuat Wolfsburg berharap bahwa sang pelatih bisa menularkan prestasi yang sama kepada tim yang bermarkas di Volkswagen Arena tersebut. Namun apa daya, harapan kadang tak sejalan dengan kenyataan.

"Kami tak melihat ada alternatif lain. Tentu kami semua ingin melihat sebuah keberlanjutan, khususnya untuk posisi pelatih. Bagaimanapun, seperti yang dikatakan Dieter Hoenees, kami butuh waktu lama untuk mengambil keputusan," ujar salah satu petinggi Wolfsburg, Francisco Javier Garcia Sanz.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X