Safee Sali Bukan Isapan Jempol

Kompas.com - 27/12/2010, 02:59 WIB
Editor

Sebelum pertandingan Malaysia versus Indonesia digelar di Stadion Bukit Jalil, striker Malaysia, Safee Sali, dengan lantang mengatakan, tak perlu ada yang ditakuti dari tim Indonesia. Menurut dia, meski punya daya serang yang kuat, Indonesia sangat lemah dalam bertahan.

Ucapan Safee bukan isapan jempol. Striker kelahiran Selangor, 29 Januari 1984, ini membuktikan dengan dua kali membobol gawang Indonesia yang dikawal Markus Horison pada pertandingan pertama final Piala AFF di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Minggu (26/12).

Dua gol Safee melengkapi kemenangan 3-0 Malaysia atas Indonesia. Safee menjadi ujung tombak yang menghancurkan pertahanan Indonesia.

Safee bermain efektif. Insting dan penempatan posisinya cukup bagus, yang memudahkan dia untuk merobek gawang Indonesia. Apa yang dipertontonkan Safee saat melawan Indonesia hampir sama dengan pertandingan semifinal pertama saat melawan Vietnam.

Pada laga itu, Safee juga mencetak dua gol yang memastikan timnya lolos ke babak final setelah di pertandingan semifinal kedua Malaysia menahan imbang tuan rumah Vietnam, 0-0.

Pemain bertinggi badan 1,68 meter ini mengawali karier profesionalnya di klub Kuala Lumpur FA tahun 2003. Nama Safee mulai berkibar ketika dia membela klub Sarawak FA.

Penampilannya yang impresif di musim 2005 mengantarkan dia ke tim nasional Malaysia. Debut bersama tim nasional dijalani saat Malaysia bertanding melawan Selandia Baru pada tanggal 19 Februari 2006.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gol pertama untuk tim nasional Malaysia dia sumbangkan di laga keduanya saat Malaysia bertanding lagi melawan Selandia Baru. Sejak saat itu, Safee menjadi penghuni tetap tim nasional Malaysia. Tahun 2007, Safee juga membela Malaysia di ajang Piala Asia.

Penampilan menawan dia tunjukan saat tim nasional Malaysia beruji coba dengan klub Inggris, Chelsea, di Stadion Shah Alam tanggal 29 Juli 2009. Ketika itu, Malaysia kalah, 0-2. Namun, pelatih Chelsea saat itu, Luiz Felipe Scolari, terang-terangan memuji penampilan Safee.

Permainan Safee kian matang. Dia kembali menunjukkan ketajamannya sebagai striker pada turnamen Merdeka tahun 2008. Dia menjadi pencetak gol terbanyak pada turnamen itu dengan mengoleksi lima gol.

Keputusan Pelatih Malaysia Rajagobal untuk membawa Safee di Turnamen Piala AFF 2010 cukup tepat. Pemain, yang musim 2010 mencetak 17 gol untuk timnya di kompetisi lokal, kembali membuktikan diri bisa diandalkan. (OTW)

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.