Nigeria Sial, Korsel Jumpa Uruguay

Kompas.com - 23/06/2010, 03:18 WIB
EditorLaksono Hari W

DURBAN, KOMPAS.com — Sungguh sial nasib Nigeria ketika menghadapi Korea Selatan pada laga terakhir penyisihan Grup D Piala Dunia 2010. Sudah unggul lebih dulu, Nigeria harus tersingkir karena bermain imbang 2-2. Korsel akhirnya menjadi runner-up grup dan akan berhadapan dengan Uruguay di babak selanjutnya.

Sebelum pertandingan di Stadion Moses Mabhida, Selasa (22/6/2010), itu berlangsung, kedua tim sama-sama memiliki peluang lolos ke babak 16 besar. Korsel yang memiliki peluang lebih besar memberikan ancaman selama dua menit pertama. Itu ditunjukkan oleh aksi Lee Chung-yong yang tinggal berhadapan dengan kiper Vincent Enyeama. Apes bagi Chung-yong, tendangannya melebar.

Nigeria berbalik menguasai permainan pada menit-menit selanjutnya. "Elang Super" bahkan mencetak gol lebih dulu pada menit ke-12. Umpan silang Chidi Odiah di sayap kanan disambut oleh Kalu Uche, yang mendahului gerak Cha Du-ri. Uche hampir mendapatkan gol keduanya jika tendangannya pada menit ke-36 tak membentur tiang.

Dengan keunggulan 1-0, Nigeria hanya perlu satu gol lagi untuk menyingkirkan Yunani dan Korsel. Kalaupun tidak, kekalahan Yunani dari Argentina akan menguntungkan Nwankwo Kanu dan kawan-kawan.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Pada menit ke-38, Korsel menyamakan skor menjadi 1-1. Rabiu Afolabi gagal menyapu tendangan bebas Ki Sung-yeung. Bola bergulir kepada Lee Jung-soo dan disodok ke gawang Enyeama.

Skor imbang membuat Korsel semakin percaya diri menjalani laga babak kedua. Park Ji-sung cs bahkan berbalik unggul 2-1 pada menit ke-49. Kali ini Park Chung-young menjadi pahlawan tim berkat tendangan bebasnya ke pojok kiri gawang Enyeama.

Chung-young hampir menambah keunggulan Korsel pada menit ke-62. Bola dari Yeom Ki-hun dipotongnya di depan gawang, tetapi bola terlalu pelan dan gagal melewati Enyeama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, Korsel justru gagal menghadapi tekanan Nigeria. Yakubu Aiyegbeni seharusnya bisa menyamakan skor ketika berdiri di depan gawang kosong dan menerima umpan dari kiri. Dasar apes, ia gagal mengarahkan bola ke gawang yang jaraknya hanya tiga meter.

Kegagalan Yakubu itu dilunasinya ketika mendapat hadiah penalti pada menit ke-69. Penalti diberikan setelah pemain pengganti, Kim Nam-il, melanggar Chinedu Ogbuke. Nigeria tinggal mencari satu gol lagi untuk lolos.

Akan tetapi, Dewi Fortuna tak memberkati Nigeria. Pada menit ke-80, Obafemi Martins tak terkawal di sayap kiri dan tinggal berhadapan dengan kiper. Martins berhasil melewatkan bola dari Sung-ryong, tetapi bola tak mau bergulir ke sasaran.

Sampai peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-2 dan Korsel berhak menemani juara grup, Argentina, ke babak selanjutnya. Argentina meraih nilai sempurna setelah menekuk Yunani dengan skor 2-0. Di putaran selanjutnya, Argentina akan meladeni runner-up Grup A, Meksiko.

Susunan pemain: Nigeria: Enyeama; Odiah, Yobo (Echiejile 46), Shittu, Afolabi; Ogbuke, Etuhu, Ayila, Uche; Yakubu (Obinna 70), Kanu (Martins 57).

Korea Selatan: Sung-ryong; Du-ri, Jung-soo, Yong-hyung, Young-pyo; Chung-yong, Sung-yueng (Jae-sung 87), Jung-woo, Ji-sung; Ki-hun (Nam-il 64), Chu-young.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Merasa Korban Sabotase Olimpiade Tokyo, Petinju Perancis Duduk di Ring

    Merasa Korban Sabotase Olimpiade Tokyo, Petinju Perancis Duduk di Ring

    Sports
    Raih Emas Olimpiade Tokyo, Chen Yufei Bukti Kebangkitan Tunggal Putri China

    Raih Emas Olimpiade Tokyo, Chen Yufei Bukti Kebangkitan Tunggal Putri China

    Badminton
    Arthur Irawan dan Arti Piala Menpora 2021 bagi PS Sleman

    Arthur Irawan dan Arti Piala Menpora 2021 bagi PS Sleman

    Liga Indonesia
    Rekap Badminton Olimpiade Tokyo Hari Ini: China Raih Emas, Indonesia Bidik Perunggu

    Rekap Badminton Olimpiade Tokyo Hari Ini: China Raih Emas, Indonesia Bidik Perunggu

    Badminton
    Pencopotan Akreditasi Atlet, Kasus Pertama Olimpiade Tokyo 2020

    Pencopotan Akreditasi Atlet, Kasus Pertama Olimpiade Tokyo 2020

    Sports
    Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Konsisten di Puncak, Indonesia...

    Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Konsisten di Puncak, Indonesia...

    Sports
    Hasil F1 GP Hongaria: Esteban Ocon Juara, Hamilton Ukir Comeback Hebat

    Hasil F1 GP Hongaria: Esteban Ocon Juara, Hamilton Ukir Comeback Hebat

    Sports
    Insiden Sabtu Malam di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020

    Insiden Sabtu Malam di Perkampungan Atlet Olimpiade Tokyo 2020

    Sports
    Arema FC Rayakan Ulang Tahun ke-34 dengan 12 Kegiatan

    Arema FC Rayakan Ulang Tahun ke-34 dengan 12 Kegiatan

    Liga Indonesia
    Daftar 8 Besar dan Jadwal Perempat Final Basket Putra Olimpiade Tokyo, AS Vs Spanyol

    Daftar 8 Besar dan Jadwal Perempat Final Basket Putra Olimpiade Tokyo, AS Vs Spanyol

    Sports
    Hasil Olimpiade Tokyo: Bekuk Ratu Bulu Tangkis Dunia, Chen Yu Fei Rebut Medali Emas

    Hasil Olimpiade Tokyo: Bekuk Ratu Bulu Tangkis Dunia, Chen Yu Fei Rebut Medali Emas

    Badminton
    Messi Menghitung Hari Jelang LaLiga, Persiapan Kurang dari 2 Pekan

    Messi Menghitung Hari Jelang LaLiga, Persiapan Kurang dari 2 Pekan

    Liga Spanyol
    Juventus Segera Datangkan Pemain 19 Tahun Berjuluk 'New Ney'

    Juventus Segera Datangkan Pemain 19 Tahun Berjuluk "New Ney"

    Liga Italia
    Di Balik Gemilang Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo, Ada Peran Pemain J League

    Di Balik Gemilang Timnas Jepang di Olimpiade Tokyo, Ada Peran Pemain J League

    Internasional
    Memori Sepatu Bek Kanan PS Sleman Arthur Irawan

    Memori Sepatu Bek Kanan PS Sleman Arthur Irawan

    Liga Indonesia
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X