Gara-gara Jabulani, Inggris Gagal Menang

Kompas.com - 13/06/2010, 04:33 WIB
EditorTjatur Wiharyo

RUSTENBURG. KOMPAS.com — Kapten tim nasional Inggris, Steven Gerrard, menolak menyalahkan kiper Robert Green atas hasil imbang 1-1 yang diraih timnya saat menghadapi Amerika Serikat (AS) pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurut Gerrard, semua orang tahu bahwa bola resmi Piala Dunia, Jabulani, memang merepotkan para kiper.

Pada pertandingan itu, Inggris sempat unggul berkat gol Gerrard pada menit keempat. Namun, pada menit ke-40, AS mampu menyamakan kedudukan melalui Clint Dempsey.

Green sebetulnya berhasil menangkap bola. Namun, entah kenapa, bola lepas dari dekapannya dan bergulir masuk ke gawang.

"Itu adalah salah satu hal aneh. Aku tak berpikir, Anda bisa mengkritik kiper karena orang sudah mengkritik bola itu dan bola itu sangat sulit. Jadi, kami harus berada di belakang Robert dan mendukungnya. Aku yakin ia akan membuat penyelamatan penting bagi kami," ungkap Gerrard.

"Robert adalah manusia. Aku yakin ia akan belajar dari ini dan menjadi semakin kuat. Ia mungkin akan melakukan penyelamatan penting yang akan membuat kami memenangi pertandingan. Jadi, kami sungguh-sungguh mendukungnya," tandasnya.

Dengan hasil tersebut, Inggris dan AS menduduki posisi dua besar klasemen Grup C dengan satu poin. Inggris masih memiliki dua pertandingan lagi, yaitu melawan Slovenia dan Aljazair. (AP)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X