Tekuk Hull 3-1, Liverpool Terus Menekan MU - Kompas.com

Tekuk Hull 3-1, Liverpool Terus Menekan MU

Kompas.com - 25/04/2009, 23:00 WIB

HULL, KOMPAS.com - Liverpool kembali memberikan tekanan kepada Manchester United setelah menaklukkan Hull City dengan skor 3-1. Hasil ini membuat "The Reds" kembali memimpin klasemen sementara dengan keunggulan selisih gol atas MU.

Berstatus sebagai tamu dan main tanpa kapten Steven Gerrard, Sabtu (25/4), "The Reds" harus menghadapi serangan cepat tuan rumah di menit-menit awal. Tim asuhan Phil Brown bahkan memaksa hampir semua pemain Liverpool bertahan di pinggir kotak penalti.

Dalam tekanan begitu rupa, "The Kop" justru bisa mencetak peluang lebih dulu. Pada menit keenam, Yossi Benayoun mengobrak-abrik barisan belakang "The Tigers". Sayangnya, tendangan Benayoun membentur lawan. Bola berbelok ke arah Fernando Torres, tapi bidikan Torres pun melayang di atas gawang.

Tujuh menit berselang, "The Tigers" kembali menunjukkan taringnya. Tendangan Dean Marney meluncur menyusur tanah, tapi si kulit bulat tak mau berbelok ke arah gawang. Marney lagi-lagi mengancam lawan pada sebuah kemelut di gawang Reina di menit ke-22. Kali ini sundulannya meleset.

Kedua tim kemudian saling bertukar serangan tapi tak satu pun membuahkan hasil. Pemain tuan rumah sama sekali tak memberikan ruang gerak di depan gawang Boaz Myhill. Sebaliknya, sarang Reina pun tertutup oleh kedisiplinan Jamie Carragher cs.

Namun, keadaan langsung berubah begitu Xabi Alonso memecah kebuntuan jelang babak pertama berakhir. Awalnya tendangan bebas Alonso membentur pagar betis tapi bola mental kembali ke arahnya. Sekali lagi Alonso menyikatnya dengan tendangan voli dan si kulit bulat meluncur deras ke kanan gawang.

Dalam kondisi tertinggal, Hull justru harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-58. Striker Caleb Folan langsung diganjar kartu merah menyusul tindakan kurang terpuji terhadap Martin Skrtel.

Ini semakin memudahkan Liverpool memperbesar kemenangan. Empat menit berselang, umpan silang Benayoun kepada Lucas Leiva dipotong oleh Michael Turner. Bola sempat menyentuh tangan Lucas tapi kemudian jatuh di depan Skrtel dan langsung ditendang ke depan gawang. Dirk Kuyt menanduknya hingga lahirlah gol kedua "Si Merah".

Hull rupanya tak menyerah. Dalam sebuah serangan balik di menit ke-72, Marcio Geovanni berhasil menjebol gawang Reina. Daniel Cousin mengawali serangan dari sayap kiri itu, lantas mengirim crossing terukur kepada Geovanni di sayap kanan. Tanpa kawalan, pemain asal Brasil ini mudah menjebol gawang lawan.

Enam menit kemudian, "The Kop" seharusnya bisa memperbesar keunggulan. Namun, kesialan kembali merundung Torres. Congkelan Lucas membuat bola mengarah tepat ke arahnya, tapi tandukan "El Nino" membentur mistar.

Liverpool benar-benar tak terkejar setelah Kuyt mencetak gol menjelang injury time. Myhill hanya bisa menepis tendangan Alvaro Arbeloa dan bola muntah disambar oleh Kuyt. Tim tamu pun pulang dengan tiga poin.

Kemenangan ini sekaligus menyamakan perolehan nilai Liverpool dengan MU. Kedua tim sama-sama mengemas 74 angka, tapi "The Anfield Gank" unggul selisih gol. "Setan Merah" masih berpeluang kembali ke puncak klasemen jika berhasil menaklukkan tamunya, Tottenham Hotspur.

Sebaliknya, Hull semakin terpojok di dekat zona degradasi. Tim promosi yang sempat tampil gemilang di asal musim itu masih berselisih tiga angka di atas zona buangan.

Susunan pemain:
Hull:
Myhill; Ricketts, Turner, Zayatte, Kilbane; Fagan (Mendy 61), Marney, Boateng (Manucho 79), Barmby (Cousin 61), Geovanni; Folan
Liverpool: Reina; Arbeloa, Skrtel, Carragher, Insua; Mascherano (El Zhar 85), Alonso, Lucas, Kuyt (Dossena 90), Benayoun (Agger 88); Torres


Editor

Terkini Lainnya

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Suporter PSS Sleman Meninggal Dunia karena Jadi Korban Pelemparan Batu

Liga Indonesia
Sudah 2 Klub 'Booking' Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Sudah 2 Klub "Booking" Stadion Patriot untuk Kandang pada Musim 2019

Liga Indonesia
#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

#TenYearsChallenge PSSI, Penurunan Prestasi hingga Ketum yang Sering Berganti

Liga Indonesia
Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Bermain Agresif Jadi Kunci Ratchanok Pertahankan Gelar Malaysia Masters

Olahraga
Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Raih Gelar Pertama di Malaysia, Son Wan-ho Merasa Dapat Kehormatan

Olahraga
Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Champions Asia, Komentar PSSI soal Persija Terancam Tanpa Ryuji dan 3 Pemain Asing

Liga Indonesia
Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Kiprah Edy Rahmayadi di PSSI, Polemik, Prestasi, hingga Undur Diri

Liga Indonesia
Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Jalan Terjal Anthony untuk Pertahankan Gelar Indonesia Masters

Liga Indonesia
PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

PSM Makassar Sampaikan 3 Rekomendasi kepada PSSI

Liga Indonesia
Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Peningkatan Performa Pogba Menarik Perhatian Ibrahimovic

Liga Inggris
5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

5 Fakta Turnamen Bulu Tangkis Indonesia Masters

Olahraga
Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Schuster Sebut Joachim Loew Kandidat Pelatih yang Ideal bagi Madrid

Liga Spanyol
Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Kartu Merah Pastikan Bek Lazio Ini Gagal Samai Rekor Zanetti

Liga Italia
Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Cedera Engkel, Dembele Absen Bela Barca Selama Dua Pekan

Liga Spanyol
Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Erick Thohir Bicara soal Keputusan Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI

Liga Indonesia

Close Ads X