Ultras Juventus: Kami Tidak Rasis, Balotelli!

Kompas.com - 22/04/2009, 08:37 WIB
Editor

TURIN, KOMPAS.com — Kelompok pendukung ultras Juventus, Drughi, menjelaskan mengapa mereka memojokkan penyerang Inter Milan, Balotelli, dengan celaan. Dalam pernyataannya, mereka mengklaim bukan rasis dan tidak akan minta maaf.

Dalam laga derbi Italia, gelandang Juventus, Tiago Motta, mendapat kartu merah menyusul pelanggarannya kepada Balotelli. Atas hal itu, pendukung Inter menyerukan celaan berbau rasis kepada Balotelli.

Akibatnya, Juventus dihukum bermain tanpa penonton saat bertemu Lecce, 3 Mei mendatang. Selain itu, kecaman terus berdatangan dari berbagai pihak sebagai respons terhadap perilaku suporter itu.

Juventus sudah mengeluarkan pernyataan permohonan maaf atas kelakuan pendukungnya itu. Namun, pendukung ternyata punya pendapat sendiri.

"Kami tidak akan minta maaf kepada Balotelli karena nyanyian kepadanya merupakan respons terhadap provokasinya dan sikapnya secara umum di lapangan dan tidak menghargai asal-usulnya. Ini adalah bukti dari kenyataan bahwa rekan-rekan setimnya, Patrick Vieira dan Sulley Muntari, tidak disoraki sama sekali," kata Drughi-Juventus Club Curva Filadelfia.

Pendukung garis keras juga menuntut keadilan bahwa perlakuan rasis juga dialami oleh sejumlah mantan pemain Juventus pernah mendapat celaan rasis. Namun, media tak pernah mengangkatnya besar-besaran.

"Selama bertahun-tahun sekarang di hampir setiap stadion, Juve disambut dengan seruan 'Liverpool, Liverpool', sementara, nama Gaetano Scirea, Riccardo Neri, Alessio Ferramosca, dan Daniele Fortunato digunakan dan disalah-gunakan dalam cara yang tidak bisa dibayangkan. Namun, media tidak pernah marah mengenai itu," lanjut pernyataan ultras itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Rasisme tak ada hubungannya dengan ini dan ini adalah sebuah cara, yang sedikit bisa diperdebatkan, untuk membuat lawan kami kehilangan konsentrasi. Kami ingin menekankan, di skuad kami ada ikon ebony (kayu hitam) yaitu Momo Sissoko, yang kami simpan dalam hati kami dan bangga bahwa ia memakai kostum kami. Ini adalah alasan mengapa kami tidak merasa perlu minta maaf. Juve-Lecce akan dimainkan secara tertutup karena itu memang sudah diputuskan," ungkap pendukung garis keras itu. (CH4)

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koeman 'Sulap' Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Koeman "Sulap" Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Liga Spanyol
Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Liga Italia
Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Badminton
Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Liga Indonesia
Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Liga Indonesia
Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Sports
Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Internasional
Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Sports
Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Liga Italia
Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Liga Indonesia
Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Sports
Top Skor Liga Spanyol, Benzema dan Vinicius Tinggalkan Trio Barcelona

Top Skor Liga Spanyol, Benzema dan Vinicius Tinggalkan Trio Barcelona

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.