Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Laporta Geram dengan "Pengkhianatan" Messi

Kompas.com - 30/07/2008, 23:53 WIB

BARCELONA, RABU - Presiden Barcelona, Joan Laporta, sangat marah ketika mengetahui Lionel Messi telah meninggalkan klub dan segera bergabung dengan tim nasional Argentina yang akan tampil di Olimpiade Beijing bulan Agustus nanti. Messi akan terbang ke negaranya dengan penerbangan perdana hari Rabu (30/7) waktu setempat.

Striker mungil berusia 21 tahun tersebut berani melakukan hal tersebut karena dia punya dasar untuk berbuat. Organisasi tertinggi sepakbola dunia, FIFA, mewajibkan klub-klub melepas para pemain U-23 jika negaranya membutuhkan pemain tersebut. Itulah yang membuat Messi nekat "mengkhianati" Barca.

Tetapi Laporta geram. Karena itu, presiden Barca tersebut akan mengajukan perkara ini kepada Court of Arbitration for Sport (CAS/TAS) dengan harapan, Messi bisa kembali bergabung dengan klub yang akan tampil di kualifikasi Liga Champions pada bulan Agustus mendatang.

"Kami akan terus berupaya agar Messi bisa kembali memperkuat klub di Liga Champions. Ini tidak fair karena ini bukanlah turnamen yang harus menggunakan pemain-pemain utama. Olimpiade adalah turnamen dengan semangat amatir," ungkap Laporta, Rabu (30/7).

Memang, Olimpiade adalah pesta olahraga terbesar di dunia. Tetapi untuk cabang sepakbola, para pemain yang boleh tampil membela negaranya adalah yang berusia di bawah 23 tahun dan hanya tiga orang pemain senior yang boleh tampil.

Meskipun tak masuk di dalam kalendernya, FIFA sangat peduli dengan "teriakan" negara-negera yang ingin para pemainnya bisa ambil bagian. Karena itu, organisasi tertinggi sepakbola dunia tersebut memberikan perintah kepada semua klub agar wajib melepas pemain U-23 jika terpilih memperkuat negaranya.

Hal ini yang ditentang oleh Barca. Pasalnya, Messi yang merupakan motor serangan tim terpilih untuk memperkuat Argentina yang berambisi mempertahankan predikat juara--pada Olimpiade empat tahun silam, Argentina meraih medali emas.

Karena itu, sempat terjadi tarik-menarik kepentingan antara Barca dan Argentina yang sempat memunculkan wacana untuk mendiskusikan persoalan tersebut. Namun sebelum ada pembicaraan itu, Messi telah "kabur" dari kamp latihan Barca yang akan melakukan pertandingan persahabatan melawan Fiorentina. (GL/LOU)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pernyataan Resmi Kylian Mbappe, Umumkan Kepergian dari PSG

Pernyataan Resmi Kylian Mbappe, Umumkan Kepergian dari PSG

Liga Lain
Timnas Brasil Tetapkan 23 Nama untuk Skuad Copa America 2024

Timnas Brasil Tetapkan 23 Nama untuk Skuad Copa America 2024

Internasional
Faisal Halim Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Sukses Jalani Operasi Ketiga

Faisal Halim Penyerang Timnas Malaysia yang Disiram Air Keras Sukses Jalani Operasi Ketiga

Sports
Kurniawan DY Kutuk Keras Serangan Rasial kepada Guinea, Coreng Wajah Indonesia

Kurniawan DY Kutuk Keras Serangan Rasial kepada Guinea, Coreng Wajah Indonesia

Timnas Indonesia
Man United Vs Arsenal, Setan Merah Akan Dilibas di Old Trafford

Man United Vs Arsenal, Setan Merah Akan Dilibas di Old Trafford

Liga Inggris
Strategi demi Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Olimpiade

Strategi demi Wujudkan Mimpi Timnas Indonesia ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Jadwal Timnas Indonesia di Tournoi Maurice Revello 2024

Jadwal Timnas Indonesia di Tournoi Maurice Revello 2024

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Guinea, Respons PSSI soal Shin Tae-yong Kena Kartu Merah

Indonesia Vs Guinea, Respons PSSI soal Shin Tae-yong Kena Kartu Merah

Timnas Indonesia
Gia Cedera, Jakarta Pertamina Enduro Akhiri Kontrak

Gia Cedera, Jakarta Pertamina Enduro Akhiri Kontrak

Sports
VAR Mobile Meluncur Ke Arena Championship Series, Teknologi Baru Liga 1

VAR Mobile Meluncur Ke Arena Championship Series, Teknologi Baru Liga 1

Liga Indonesia
Noda Rasialisme Indonesia Vs Guinea: PSSI Wajib Edukasi Fan, Beri Pemahaman

Noda Rasialisme Indonesia Vs Guinea: PSSI Wajib Edukasi Fan, Beri Pemahaman

Timnas Indonesia
Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Saat Philippe Troussier Tonton Langsung Indonesia Vs Guinea...

Timnas Indonesia
Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Indonesia Ikut Turnamen Toulon 2024, Gantikan Mesir, Segrup dengan Italia

Timnas Indonesia
Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Bali United Vs Persib Pindah Arena: Maung Tak Masalah, Ada Keuntungan

Liga Indonesia
Noda Rasialisme Usai Indonesia Vs Guinea: Tak Sehat, Citra Buruk di Mata Dunia

Noda Rasialisme Usai Indonesia Vs Guinea: Tak Sehat, Citra Buruk di Mata Dunia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com