Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Persebaya Datangkan Ferdinand Sinaga, Harapkan Pengalaman dan Karakter

Ia direkrut untuk melengkapi lini serang Persebaya musim depan bersama Paulo Victor (Brasil) dan Wildan Ramadhani yang didatangkan dari Persita Tangerang.

Ferdinand Sinaga pun akan bereuni dengan Aji Santoso, pelatih kepala Persebaya.

Keduanya sempat bahu-membahu di timnas U23 Indonesia pada ajang SEA Games 2011. Saat itu, Ferdinand Sinaga menjadi andalan di lini serang skuad Garuda bersama, Patrich Wanggai.

Sementara, Aji Santoso pada masa itu bekerja sebagai asisten pelatih kepala timnas Indonesia U23, Rahmad Darmawan.

Aji Santoso mengaku senang bisa bereuni dengan mantan pemainnya di timnas. Ia bisa dibilang sudah hafal karakter permainan Ferdinand Sinaga, sosok yang bisa bermain melebar.

Memasuki usia matang sebagai pesepakbola profesional, segudang pengalaman telah dimiliki, Ferdinand Sinaga. Ia pernah melanglang buana memperkuat sejumlah klub seperti Persib Bandung, Semen Padang, PSM Makassar, dan terakhir Persis Solo.

Aji Santoso berharap Ferdinand Sinaga dapat menjadi mentor dan menularkan pengalaman serta mentalitas kepada pemain muda Persebaya.

“Saya hanya menyampaikan ke dia pemain senior harus memberikan contoh di dalam maupun di luar lapangan,” ujar pelatih berlisensi AFC Pro itu.

“Enjoy, good mental, attitude, dan harus bisa menjadi contoh pemain lain. Mudah-mudahan dia cepat adaptasi, meskipun memang beberapa hari masih jauh dari ideal,” tuturnya.

Sementara itu, Ferdinand Sinaga menyadari kehadirannya di Persebaya lebih dari sekadar untuk berkontribusi di dalam lapangan. Pengalamannya sebagai pemain nasional juga dibutuhkan di luar lapangan.

Ia pun siap membantu apa yang dibutuhkan Persebaya. Baginya, berkontribusi kepada tim tidak melulu soal pertandingan.

“Ya, saya bisa menularkan mental dan karakter saya, pengalaman, dan mungkin sering banyak ngobrol sama pemain, itu yang saya tularkan. Karena, dari segi fisik teknik dan sudah,” kata pemain kelahiran Bengkulu itu.

“Karena sudah punya porsi masing-masing, tapi ada yang saya tularkan, hal positif bertarung sampai selesai,” ujarnya menambahkan.

Kesadaran tersebut menjadi bagian dari komitmen Ferdinand Sinaga untuk menjadi bagian tim berjuluk Bajul Ijo.

Ferdinand Sinaga mengatakan tidak dua kali berpikir saat mendapatkan tawaran dari Persebaya Surabaya.

Keberadaan Aji Santoso menjadi salah satu alasan kuat untuk menerima pinangan Persebaya. Baginya, pelatih berusia 53 tahun tersebut adalah sosok yang mampu mengeluarkan potensi pemain secara maksimal.

“Coach Aji punya pemain bagus-bagus, punya spirit di lapangan 90 menit, tidak ada habisnya, dengan taktik saya bisa nyambung,” ujar mantan juru gedor Persis Solo itu.

“Paling utama coach Aji punya target tahun ini, target yang luar biasa, dan saya ingin berkontribusi,” ucap Ferdinan Sinaga menutup.

https://bola.kompas.com/read/2023/05/26/10000078/persebaya-datangkan-ferdinand-sinaga-harapkan-pengalaman-dan-karakter

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Arya Sinulingga Laporkan Nazaruddin Dek Gama karena Dugaan Fitnah yang Diterima

Arya Sinulingga Laporkan Nazaruddin Dek Gama karena Dugaan Fitnah yang Diterima

Corner
Kalah dari Borussia Dortmund, Stefano Pioli: Wajar Jika Fans Kecewa dan Marah

Kalah dari Borussia Dortmund, Stefano Pioli: Wajar Jika Fans Kecewa dan Marah

Liga Italia
Pelatih Fisik Persis Solo Singgung Ketahanan Fisik dan Mental di Piala Dunia U17

Pelatih Fisik Persis Solo Singgung Ketahanan Fisik dan Mental di Piala Dunia U17

Internasional
5 Rekor Arsenal Usai Menang Besar 6-0 atas Lens di Liga Champions

5 Rekor Arsenal Usai Menang Besar 6-0 atas Lens di Liga Champions

Liga Champions
Piala Dunia U17 2023, Kisah Kiper Cadangan yang Jadi Pahlawan Jerman

Piala Dunia U17 2023, Kisah Kiper Cadangan yang Jadi Pahlawan Jerman

Internasional
Apresiasi untuk The Juara, Menginspirasi, Bukan Hanya Ajang Olahraga

Apresiasi untuk The Juara, Menginspirasi, Bukan Hanya Ajang Olahraga

Olahraga
Galatasaray Vs Man United: Ketika Onana Buang Sarung Tangan...

Galatasaray Vs Man United: Ketika Onana Buang Sarung Tangan...

Liga Champions
Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis, Akhir Penantian 38 Tahun Tim Panser

Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis, Akhir Penantian 38 Tahun Tim Panser

Internasional
Kiper Keturunan Indonesia Debut di Liga Champions, Saksi Comeback Ajaib Inter

Kiper Keturunan Indonesia Debut di Liga Champions, Saksi Comeback Ajaib Inter

Liga Champions
Final Piala Dunia U7 2023: Manahan Berdandan, Bersolek dengan Bunga

Final Piala Dunia U7 2023: Manahan Berdandan, Bersolek dengan Bunga

Internasional
Galatasaray Vs Man United, Ten Hag Tanggapi Blunder Andre Onana

Galatasaray Vs Man United, Ten Hag Tanggapi Blunder Andre Onana

Liga Champions
Madrid Vs Napoli: Nico Paz Ukir Sensasi, Ikuti Jejak Messi

Madrid Vs Napoli: Nico Paz Ukir Sensasi, Ikuti Jejak Messi

Liga Champions
Sosok Penting di Timnas Argentina, Messi Diharapkan Tampil di Piala Dunia 2026

Sosok Penting di Timnas Argentina, Messi Diharapkan Tampil di Piala Dunia 2026

Internasional
AC Milan Krisis, 25 Cedera, Pioli Hadapi Bos Besar 1 Jam 45 Menit

AC Milan Krisis, 25 Cedera, Pioli Hadapi Bos Besar 1 Jam 45 Menit

Liga Italia
Malam Kelam Onana, Blunder Saat Man United Unggul, Ukir Catatan Buruk

Malam Kelam Onana, Blunder Saat Man United Unggul, Ukir Catatan Buruk

Liga Champions
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke