Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Real Madrid Vs Barcelona: Xavi Tertantang Runtuhkan Rekor Ancelotti di Final

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, optimistis menghadapi duel melawan sang rival abadi. Mantan playmaker timnas Spanyol ini pun tertantang meruntuhkan rekor apik Carlo Ancelotti di partai puncak.

Bagi Xavi, ini akan menjadi pertemuan kedua dirinya sebagai pelatih Barca dengan Real Madrid.

Sebelumnya, mereka kalah 1-3 dalam putaran pertama LaLiga Spanyol 2022-23 di Santiago Bernabeu pada Oktober 2022.

Selain itu, Real Madrid pun memiliki catatan apik saban melakoni El Clasico dalam final Piala Super Spanyol.

Marca menulis, Piala Super Spanyol 2022-2023 menjadi edisi kesembilan yang menyajikan duel el clasico.

Real Madrid dan Barcelona pernah bertanding dalam delapan edisi sebelumnya di Piala Super Spanyol.

Mereka tujuh kali bertanding dengan format dua leg dan satu kali dalam format final four seperti yang berlaku saat ini.

Hasilnya, Real Madrid masih mendominasi riwayat pertemuan tersebut dengan catatan tujuh kemenangan dan hanya satu kali menelan kekalahan, yakni pada edisi 2011-2012. 

Meski demikian, secara keseluruhan Barcelona menjadi tim yang paling banyak mengoleksi gelar juara Piala Super Spanyol (13 kali). Blaugrana unggul satu gelar atas Real Madrid.

Selain itu, sosok Carlo Ancelotti ikut menghadirkan hal positif karena memiliki catatan impresif ketika mencapai final di mana nyaris tak pernah kalah.

Ini yang membuat Xavi tertantang untuk menaklukkan Real Madrid.

"Anda tak memberikanku harapan, benarkan?" ujar Xavi sambil berkelakar ketika mengingat rekor Ancelotti di final, dikutip dari Marca.

"Rekor untuk dipecahkan dan anda harus ingat bahwa saya juga sangat beruntung di final."

"Kami perlu menyadari di mana kami sebagai sebuah grup dan dan anda memberi tahu saya bahwa Ancelotti tidak pernah kalah di final sejak 2010 membuat saya semakin termotivasi."

Xavi pun tak merasa inferior dengan pencapaian Real Madrid pada musim lalu. Los Blancos meraih treble termasuk dua trofi bergengsi yakni gelar juara LaLiga dan Liga Champions.

"Saya melihat Real Madrid dengan cara yang sama. Mereka memiliki organisasi yang baik dalam taktik dan juga kuat," ungkap Xavi.

"Mereka memiliki pemain yang bisa membuat perbedaan dan merupakan lawan sangat kuat. Mereka juara domestik dan Eropa. Real Madrid adalah Real Madrid dan mereka memiliki level tambahan di final."

"Namun kami termotiviasi dan ada tambahan lagi karena ini Real Madrid. Segalanya akan berubah dengan sebuah trofi di lemari, tetapi Real Madrid berbahaya meski mereka tak bermain bagus."

Memang, Ancelotti tercatat sebagai pelatih tersukses dalam partai final, khususnya Liga Champions. Don Carlo empat kali mengangkat trofi kuping besar tersebut ketika membawa Real Madrid juara musim lalu.

Sebelumnya, dia juara bersama Real Madrid saat juara Liga Champions 2013-14, lalu dua kali bersama AC Milan pada 2002-03 dan 2006-07. 

Satu-satunya kekalahan Ancelotti dalam final Liga Champions terjadi pada 2005 saat AC Milan takluk dari Liverpool.

https://bola.kompas.com/read/2023/01/15/11200028/real-madrid-vs-barcelona--xavi-tertantang-runtuhkan-rekor-ancelotti-di-final

Terkini Lainnya

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Atlet Sepeda Indonesia Bernard van Aert Lolos Olimpiade Paris 2024

Sports
Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Olahraga Golf, Royale Krakatau Renovasi Area Driving Range

Sports
Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Alasan Mourinho Pergi dari Man United dengan Sedih, Singgung Ten Hag

Liga Inggris
Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Bernardo Tavares Minta PSSI Perbaiki Kinerja Wasit

Liga Indonesia
Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Kunci Borneo FC Dominasi Regular Series Liga 1 di Mata Pieter Huistra

Liga Indonesia
3 Agenda Perayaan Satu Dekade Jr NBA di Indonesia

3 Agenda Perayaan Satu Dekade Jr NBA di Indonesia

Sports
Jadwal Lengkap 8 Besar Piala Asia U23 2024: Indonesia Vs Korea Selatan

Jadwal Lengkap 8 Besar Piala Asia U23 2024: Indonesia Vs Korea Selatan

Timnas Indonesia
Kata Larry Siwu Usai Kalah dari Rahul Pinem di HSS Series 5

Kata Larry Siwu Usai Kalah dari Rahul Pinem di HSS Series 5

Olahraga
Target Persib pada Dua Laga Sisa Jelang Championship Series

Target Persib pada Dua Laga Sisa Jelang Championship Series

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke