Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Quang Hai ke Liga Perancis: Pengorbanan Klub "Miskin" dan Janji untuk Sang Bintang Vietnam

Quang Hai direkrut Pau FC secara bebas transfer setelah kontrak sang pemain habis bersama Hanoi FC.

Gelandang berusia 25 tahun itu diikat oleh Pau FC dengan durasi kontrak berdurasi dua musim.

"Gelandang serang internasional Vietnam (45 caps) bergabung dengan Pau FC untuk dua musim ke depan," tulis Pau FC melalui media sosial klub.

"Dia akan memakai nomor 19 di Pau FC," demikian pernyataan Pau FC.

Perekrutan ini membuat Quang Hai menjadi pemain pertama Vietnam yang bermain untuk klub profesional di Perancis.

Pengorbanan Klub "Miskin" Ligue 2

Pau FC merupakan klub kecil di Perancis. Dikutip dari Transfermakrt, mereka bermarkas di Stadion Nouste Camp dengan kapasitas cuma 4.144 orang

Klub asal provinsi Pyrenees-Atlantiques itu bukanlah klub yang kaya.

Dilansir dari media Vietnam, VnExpress, Pau FC memiliki gaji terendah di divisi kedua Liga Perancis dengan total 2,93 juta euro atau sekitar Rp 45 miliar musim lalu.

Masih dari VnExpress, Pierre selaku agen Quang Hai yang berdarah Vietnam-Perancis, mengatakan bahwa Pau FC begitu tertarik mendatangkan kliennya.

Bernard disebut sangat mengapresiasi gelandang Vietnam itu karena kreativitas dan kemampuan sang pemain di banyak posisi. 

Atas dasar itu, Bernard mengontrak Quang Hai selama dua tahun yang akan memberikannya waktu untuk beradaptasi di Perancis.

Janji untuk Quang Hai

Tak hanya soal waktu bermain yang akan diberikan kepada Quang Hai, Pau FC juga terbuka untuk memberikan sang pemain kesempatan untuk berkembang di klub lebih besar.

VnExpress turut melaporkan, Wakil Presiden Pau FC, Joel Lopez, berjanji bahwa klub akan membiarkan Quang Hai bergabung dengan tim lebih besar jika ada tawaran yang sesuai.

Quang Hai sendiri memang sudah terlihat sebagai pemain yang potensial.

Enam musim bersama Hanoi FC, Quang Hai memainkan 126 pertandingan dan telah mencetak 35 gol.

Dia juga telah memenangkan setiap gelar domestik dan pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Vietnam pada 2018.

Pemain berkaki kidal itu pun memegang peranan penting saat timnas Vietnam menjadi runner-up Piala Asia U23 2018.

Selain itu, dia telah mengantarkan Vietnam juara Piala AFF 2018 dan memenangkan medali emas SEA Games 2019, serta membawa negaranya ke putaran akhir Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.

Sementara itu, Chaher Zarour, seorang pemain yang pernah tampil di Ligue 1 dan Liga Vietnam, yakin Quang Hai bisa tampil bagus di Pau FC.

"Jelas (bisa main bagus) karena Hai jago sepak bola," kata bek tengah keturunan Perancis-Aljazair itu.

"Tantangan terbesar bagi Quang Hai bukanlah kekuatan fisik, teknik atau kecepatan, tetapi kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru," ujarnya. 

"Dia harus bekerja keras, dan pada akhirnya, dia akan mendapatkan hasil di sana," tandas Chaher Zarour.

https://bola.kompas.com/read/2022/07/01/13300018/quang-hai-ke-liga-perancis--pengorbanan-klub-miskin-dan-janji-untuk-sang-bintang

Terkini Lainnya

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Liga Champions
Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Liga Indonesia
Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Liga Champions
Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Liga Indonesia
Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Liga Indonesia
Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Badminton
Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Liga Champions
Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Laga Pertaruhan Thomas Tuchel

Bayern Vs Arsenal, Laga Pertaruhan Thomas Tuchel

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia U23

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Penyebab Persebaya Dibuat Malu di Kandang Sendiri

Penyebab Persebaya Dibuat Malu di Kandang Sendiri

Liga Indonesia
Man City Vs Madrid: Citizens Siap Menderita, Kualitas Los Blancos Tak Sembarangan

Man City Vs Madrid: Citizens Siap Menderita, Kualitas Los Blancos Tak Sembarangan

Liga Champions
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke