Salin Artikel

Bawa Real Madrid Juara, Nama Courtois Dicopot dari Wanda Metropolitano

Sejatinya, Thibaut Courtois pun pernah dipuja dan dipuji saat membawa panji Los Rojiblancos, julukan Atletico Madrid. Dia termasuk pemain andalan di sektor penjaga gawang.

Akan tetapi, Courtois harus menyadari bahwa dirinya tak mungkin tercatat dalam sejarah di dua klub ibu kota Spanyol tersebut. Alhasil, namanya dicoret dari daftar legenda Atletico Madrid.

Kiper asal Belgia tersebut baru saja mengakhiri musim 2021-2022 dengan sempurna. Dia membawa Real Madrid meraih tiga gelar juara, yakni Piala Super Spanyol, Liga Spanyol dan Liga Champions.

Bahkan dalam final Liga Champions, Courtois terpilih sebagai pemain terbaik. Predikat itu dia raih setelah membuat sembilan penyelamatan gemilang dalam laga melawan Liverpool.

Aksinya itu membuat Real Madrid selamat dari ancaman Liverpool. Mereka bahkan keluar sebagai pemenang berkat gol tunggal Vinicius Junior pada menit ke-59.

Rupanya, aksi heroik Courtois tersebut berimbas negatif untuk nama besarnya di Wanda Metropolitano, markas Atletico Madrid. Suporter Atletico marah dan sudah mencopot plakat nama Courtois.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, rencana tersebut sudah digaungkan para suporter Atletico sejak final Liga Champions berakhir.

Presiden Atletico, Enrique Cerezo, lepas tangan dan menyerahkan urusan ini ke suporter.

"Jika kalian ingin mencopot nama Courtois, bawa kapak dan sekop lalu lakukanlah sendiri," kata Cerezo.

Plakat Courtois awalnya terpampang pada jalanan yang dikhususkan untuk para legenda.

Untuk mendapatkan plakat tersebut, seorang pemain setidaknya harus membela Atletico Madrid dalam 100 laga. Courtois melakukannya kala menjalani masa pinjaman dari Chelsea pada 2011 hingga 2014.

Selama tiga musim berbalut kostum Atletico, Courtois terpilih sebagai penjaga gawang Los Rojiblancos dalam 154 laga.

Dalam musim terakhirnya membela Atletico, Courtois mengantarkan klubnya hingga final Liga Champions.

Namun, mereka gagal juara karena kalah secara dramatis dari Real Madrid. Padahal, Atletico sudah unggul 1-0 hingga menit ke-90 lewat gol Diego Godin (36').

Saat injury time, Sergio Ramos mencetak gol penyama dan memaksa laga berlanjut ke extra time. Saat perpanjangan waktu, Real Madrid menggelontorkan tiga gol (Gareth Bale, Marcelo, Cristiano Ronaldo) dan menang 4-1.

Enam tahun setelah kegagalan dalam final tersebut, Courtois kembali ke partai puncak Liga Champions. Kali ini bukan bersama Atletico Madrid tetapi Real Madrid.

Courtois pun mengakhiri penantian meraih gelar juara Liga Champions bersama Los Blancos.

Ini yang membuat dirinya menjelma jadi pahlawan Real Madrid tetapi dianggap musuh oleh mantan klubnya. (Sri Mulyati)

https://bola.kompas.com/read/2022/05/31/13570748/bawa-real-madrid-juara-nama-courtois-dicopot-dari-wanda-metropolitano

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.