Salin Artikel

EKSKLUSIF Stefano Pioli: AC Milan dan Tanggal Sakral 6 Juli 2021

KOMPAS.com - Stefano Pioli menuturkan sebuah tanggal sakral yang membuka lebar pintu keyakinan AC Milan untuk menjadi juara Liga Italia 2021-2022.

AC Milan asuhan Stefano Pioli tampil sebagai juara Serie A Liga Italia usai menang 3-0 di markas Sassuolo pada 22 Mei silam.

Titel scudetto, simbol perisai penanda trofi kampiun Liga Italia, diamankan AC Milan usai mereka finis di puncak klasemen via raihan 86 poin.

Dalam sebuah sesi perbincangan virtual dengan sejumlah media terpilih, termasuk KOMPAS.com, Rabu (25/5/2022) Stefano Pioli menyebut tanggal sakral yang membuka lebar pintu scudetto AC Milan.

KOMPAS.com mendapatkan kesempatan eksklusif sebagai satu-satunya media asal Indonesia yang berpartisipasi dalam sesi istimewa tersebut.

“Saya pikir momen kuncinya adalah pertemuan tahun lalu, pada 6 Juli di Milanello, ketika kami bertemu dan menetapkan apa tujuan kami, yakni membidik tinggi, bahwa kami tak akan senang jika melakukannya lagi,” kata Pioli.

Tanggal 6 Juli 2021 yang disebut Pioli adalah momen awal masa pramusim AC Milan menuju Serie A 2021-2022.

Kala itu, tepat pada hari pertama, Pioli sudah dibuat terpukau oleh perubahan gestur dan mental para pemainnya, terutama Sandro Tonali dan Rafael Leao.

Pioli menyebut pemainnya merasa tak akan bahagia jika hanya kembali menutup Liga Italia 2021-2022 di peringkat kedua, posisi yang pernah digapai Milan pada edisi sebelumnya, musim 2020-2021.

“Sebab, itu adalah hasil yang sudah pernah kami capai. Itu adalah momen penting sebab saya melihat dalam diri pemain kesadaran luar biasa, sikap positif, dan kepercayaan diri.”

“Saya pikir ini itu adalah sensasi paling penting untuk seorang pelatih yang hendak memulai musim,” ujar Pioli yang sukses meraih scudetto pertamanya bersama Milan.

Pioli melanjutkan penuturannya. Ia menyorot keberhasilan Milan mengatasi cedera panjang bek senior, Simon Kjaer, sebagai salah satu momen krusial lain dalam perjalanan meraih scudetto.

“Ya, tentu ada momen lain dan cedera Simon Kjaer adalah persoalan gawat. Sebab, kami kehilangan pemain yang sangat penting, bukan hanya dari aspek teknik, kualitasnya di atas lapangan, tapi di luar itu karena kepribadiannya, karakter kuat, yang merupakan pemimpin sejati.”

“Seperti biasa, saya menimbang itu di area teknik, apakah kami akan berhasil merekrut pemain dengan level seperti itu, yang mana tidak ada, atau kami fokus kepada perkembangan pemain kami,” ujar Pioli yang setelah melakoni sesi tanya jawab ini mengaku akan sejenak berlibur.

Pierre Kalulu, bek muda 21 tahun, lantas menjadi solusi Pioli untuk absensi Simon Kjaer.

“Kami memilih itu (fokus kepada pemain muda) dan sekali lagi saya mesti bilang, kami tepat. Sebab, Kalulu kemudian membuktikan diri sebagai pemain fantastis dan jelas adalah kejutan terbaik di kompetisi,” ujar Pioli.

https://bola.kompas.com/read/2022/05/27/15400028/eksklusif-stefano-pioli-ac-milan-dan-tanggal-sakral-6-juli-2021

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.