Salin Artikel

Kesetiaan De Zerbi kepada Pemain Shakhtar Donetsk: Saya Tinggal di Sini Sampai Akhir…

KOMPAS.com - Pelatih Shakthar Donetsk asal Italia, Roberto De Zerbi, tak mau meninggalkan pemain meski dirinya punya dua kali kesempatan pergi dari Ukraina yang tengah dilanda kecamuk perang.

Kesetiaan tanpa batas ditunjukkan pelatih Shakhtar Dontesk berkebangsaan Italia, Roberto De Zerbi, di tengah ketegangan yang terjadi antara Ukraina dan Rusia.

Ukraina kini tengah dalam situasi krisis menyusul invasi Rusia sejak Kamis (24/2/2022) silam.

Invasi Rusia langsung menghentikan denyut kompetisi kasta teratas sepak bola di Ukraina.

Premier League Ukraina ditangguhkan sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Roberto De Zerbi pun kini mengamankan diri di sebuah hotel di Ibu Kota Ukraina, Kiev.

Alasan Roberto De Zerbi masih terus berada di Ukraina adalah karena dirinya ingin lebih dulu memastikan keamanan anak asuhnya, terutama sejumlah pemain asing asal Brasil.

Padahal, pelatih 42 tahun yang sempat menuai pujian dari Pep Guardiola berkat sepak bola atraktif bersama Sassuolo musim lalu itu, sejatinya berkesempatan meninggalkan Ukraina.

Roberto De Zerbi mengaku juga sempat dihubungi oleh Kedutaan Besar Italia di Ukraina yang siap membantu kepulangannya.

“Mereka punya dua kesempatan untuk meninggalkan kami dan pelatih bilang ‘Tidak, saya tinggal di sini sampai akhir’,” kata personel Shakhtar Donetsk asal Brasil, Junior Moraes, mengisahkan.

Melansir pemberitaan New York Times, sejumlah pemain Brasil milik Shakhtar Donetsk telah berhasil mencapai perbatasan di Polandia dengan menggunakan kereta.

Afeksi dan kesetiaan kepada pemain telah ditunjukkan De Zerbi sejak hari pertama invasi Rusia ke Ukraina.

“Saya berada di kamar, ini hari yang buruk. Saya menunggu lama keputusan federasi menunda kompetisi. Namun, saya tak pergi karena saya ke mari untuk olahraga dan saya tak bisa balik badan terhadap kompetisi dan fan yang mendukung kami,” kata De Zerbi kala itu, seperti dilansir dari situs Alfredo Pedulla.

“Saya memiliki 13 pemain Brasil, staf saya. Kami bisa saja pulang sampai setidaknya ada kepastian keamanan, tapi tidak, kami menunggu.”

“Saat malam, ledakan membangunkan kami. Pagi ini, mereka menunda kompetisi dan dari jendela hotel kami melihat barisan mobil melaju. Saya yakin mereka menuju Polandia,” ujar De Zerbi lagi.

“Kedutaan Italia meminta kami pulang, tapi saya tak bisa, saya ulangi lagi, saya adalah olahragawan, saya tak bisa meninggalkan klub, sepak bola, dan pergi seperti ini.”

https://bola.kompas.com/read/2022/02/27/20150028/kesetiaan-de-zerbi-kepada-pemain-shakhtar-donetsk--saya-tinggal-di-sini-sampai

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Piala Dunia 2022, Pelatih Brasil Berang Lihat Neymar Jadi Sasaran Tekel

Piala Dunia 2022, Pelatih Brasil Berang Lihat Neymar Jadi Sasaran Tekel

Internasional
Brasil Vs Swiss, Cedera dan Influenza Ganggu Tim Samba

Brasil Vs Swiss, Cedera dan Influenza Ganggu Tim Samba

Sports
Kamerun Vs Serbia, Skuad The Eagles Solid demi Poin di Piala Dunia 2022

Kamerun Vs Serbia, Skuad The Eagles Solid demi Poin di Piala Dunia 2022

Internasional
Piala Dunia 2022, Label Supersub Timnas Spanyol di Pundak Morata

Piala Dunia 2022, Label Supersub Timnas Spanyol di Pundak Morata

Internasional
Cara Menentukan Peringkat Klasemen Piala Dunia 2022

Cara Menentukan Peringkat Klasemen Piala Dunia 2022

Sports
Maroko Libas Belgia di Piala Dunia 2022, Peluk dan Cium Hakimi dengan Sang Ibu

Maroko Libas Belgia di Piala Dunia 2022, Peluk dan Cium Hakimi dengan Sang Ibu

Sports
Piala Dunia 2022: Belgia Kalah, Kerusuhan di Ibu Kota Brussel Pecah

Piala Dunia 2022: Belgia Kalah, Kerusuhan di Ibu Kota Brussel Pecah

Internasional
Niclas Fullkrug: Juru Selamat Jerman, Ikuti Jejak Mario Goetze

Niclas Fullkrug: Juru Selamat Jerman, Ikuti Jejak Mario Goetze

Sports
Spanyol Vs Jerman, Catatan Minor dan Jalan Terjal Der Panzer ke 16 Besar

Spanyol Vs Jerman, Catatan Minor dan Jalan Terjal Der Panzer ke 16 Besar

Internasional
Neymar Tidur di Ruang Terapi demi Bisa Main Lagi di Piala Dunia 2022

Neymar Tidur di Ruang Terapi demi Bisa Main Lagi di Piala Dunia 2022

Internasional
Daftar Top Skor Piala Dunia 2022: Mbappe-Valencia Memimpin, Morata-Kramaric Samai Messi

Daftar Top Skor Piala Dunia 2022: Mbappe-Valencia Memimpin, Morata-Kramaric Samai Messi

Sports
Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Brasil Vs Swiss, Portugal Buru 16 Besar

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Brasil Vs Swiss, Portugal Buru 16 Besar

Internasional
Hasil Piala Dunia 2022: Jepang-Belgia Tumbang, Spanyol Vs Jerman Imbang

Hasil Piala Dunia 2022: Jepang-Belgia Tumbang, Spanyol Vs Jerman Imbang

Internasional
Klasemen Piala Dunia 2022: Grup E Sengit, Spanyol di Puncak, Jerman Jaga Asa

Klasemen Piala Dunia 2022: Grup E Sengit, Spanyol di Puncak, Jerman Jaga Asa

Sports
Hasil Spanyol Vs Jerman 1-1: Laga Sengit Tanpa Pemenang, Grup E Panas!

Hasil Spanyol Vs Jerman 1-1: Laga Sengit Tanpa Pemenang, Grup E Panas!

Sports
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.