Salin Artikel

Pemainnya Banyak Terjangkit Covid-19, Direktur Persib Buka Suara

KOMPAS.com – Direktur Persib Bandung, Teddy Tjahjono, mengatakan bahwa keselamatan para pemain merupakan fokus utama klub.

Seperti diketahui, Persib Bandung tengah ditimpa masalah seusai sejumlah pemainnya dinyatakan terjangkit Covid-19.

Kondisi tersebut pun membuat pertandingan PSM vs Persib Bandung di pekan ke-22 Liga 1, kasta teratas Liga Indonesia musim 2021-2022 harus ditunda.

Saat itu, menjelang laga kontra PSM Makassar, sebagian pemain Persib Bandung dinyatakan positif Covid-19 hingga tersisa 13 nama yang siap bermain.

Situasi tersebut diketahui setelah skuad Persib Bandung melakukan tes Swab PCR pada H-1 sebelum laga yakni Selasa (1/2/2022).

Kemudian, saat hari pertandingan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB), melakukan tes kembali kepada pemain Persib untuk memverifikasi.

Setelah ter tersebut keluar, PT LIB memastikan bahwa Persib hanya memiliki 13 pemain yang siap bertanding.

Angka tersebut tentunya tidak memenuhi regulasi yang diatur oleh PT LIB yang mengharuskan setiap tim harus memiliki 14 pemain jika ingin melakoni laga.

Kondisi ini pun ditanggapi oleh Direktur Persib, Teddy Tjahjono yang mengatakan bahwa penundaan jadwal tidak dilihat sebagai keuntungan maupun kerugian.

Dia justru lebih memfokuskan kesehatan serta keselamatan semua pemain Persib Bandung.

“Kita semua yang utama ini adalah faktor kemanusiaan yang harus diutamakan,” ujar Teddy, dikutip dari Tribun Jabar.

Meskipun demikian, Teddy mengungkapkan masih menunggu informasi selanjutnya dari PT LIB terkait pergantian jadwal PSM vs Persib.

Dia juga memastikan bahwa seluruh pemain yang dinyatakan positif mengalami perkembangan yang bagus.

“Semua sudah membaik dan masih dinyatakan positif. Tapi secara kondisi, semua semakin membaik,” tutur dia.

Kondisi yang dialami beberapa klub lainnya soal pemain terjangkit Covid-19 membuat beberapa pihak meminta venue laga dipindahkan.

Teddy menanggap hal ini dengan mengatakan, mau di mana pertandingan digelar yang terpenting protokol kesehatan harus tetap dijaga.

“Yang terpenting mau di mana pun protokol kesehatan harus dijalankan karena memang omicron ini ken menyebarnya sangat cepat. Lihat saja penyebarannya sangat cepat, di Jakarta banyak, Jabar banyak. Sebenarnya mau main di mana pun harus menjalankan prokes yang benar,” kata dia.

https://bola.kompas.com/read/2022/02/03/12400048/pemainnya-banyak-terjangkit-covid-19-direktur-persib-buka-suara

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.