Salin Artikel

Mantan Pemain Timnas U16 Sakit Kronis Usai Jatuh, Didiagnosis Penyumbatan Otak

KOMPAS.com - Mantan pemain timnas Indonesia U16, Ahmad Faruq Idhom Afi, yang kini berusia 17 tahun menderita penyakit kronis. 

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (KTSK) Sukomanunggal, Surabaya, Heri Suprianto, mengatakan bahwa Afi sakit setelah terjatuh di rumah. Heri mengungkapkan bahwa Afi didiagnosis mengalami penyumbatan di otaknya. 

"Afi ini atlet sepak bola yang sempat tergabung di timnas U16. Dia sakit kronis seperti sekarang setelah jatuh di dalam rumahnya," kata Heri. 

"Dia sempat dirawat di RS dr Ramelan Surabaya selama dua bulan dan didiagnosis ada penyumbatan di otaknya dan saat akan dilakukan tindakan operasi keluarganya menolak, bahkan dia dibawa pulang dan hanya dirawat sendiri oleh orang tuanya," ujar Heri. 

Heri juga menjelaskan kronologi hingga akhirnya ia mengetahui kondisi Afi. Awalnya, Heri hendak mendatangi kakek Afi yang juga sedang sakit. Namun, ketika ia ingin pulang, ia melihat Afi tergeletak di atas kasur. 

"Setelah itu saya laporkan kepada lurah, camat, dan puskesmas. Ternyata sampai ke atas dan ibu Wali Kota datang langsung ke sini. Semoga setelah diobati di Soewandhie, adik Afi bisa segera pulih," ucap Heri. 

Afi memang sudah dibawa ke Rumah Sakit Soewandhi untuk melakukan pengecekan kesehatan dengan bantuan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi. 

Rini datang ke rumah Ahmad Farud Idhon Afi di Jalan Simorejo 11/11A RT 05 RW 02 Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanggulan, Surabaya, pada Rabu (19/1/2022). 

Rini terus menguatakan hati Afi beserta orang tuanya yang kala itu terus menangis. Rini juga melakukan panggilan video dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. 

"Semangat sembuh, ya," kata Eri kepada Afi. 

Sementara itu, Rini mengungkapkan dengan pengecekan kesehatan lebih lanjut di RS Soewandhie, kondisi kesehatan Afi bisa diketahui dengan pasti. 

"Salah satu yang sudah dibantu adalah tempat tidur medis yang diberikan kepada Adik Afi supaya aktifitas sehari-harinya bisa lebih mudah dan yang menjaga juga lebih gampang," kata Rini. 

"Melalui cara itu (pemeriksaan kesehatan), nanti bisa diketahui juga apa saja yang harus kali lakukan untuk membantu Adik Afi ini, yang pasti kami akan terus dampingi hingga dia sembuh," ujar Rini. 

"Jadi, mohon doanya agar Adik Afi bisa lebih baik lagi ketika mendapatkan pengobatan dari Rumah Sakit Soewandhie," tutur Rini. 

Adapun setelah dicek, data keluarga Afi belum masuk ke dalam database masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sehingga data orangtuanya langsung dimasukkan untuk mendapatkan sejumlah intervensi dari pemerintah.   

Rini berharap seluruh warga Kota Surabaya yang mengetahui ada tetangga atau saudaranya yang sakit kronis, diharapkan untuk langsung melaporkan kepada Pemkot Surabaya, baik melalui media sosialnya pemkot atau menghubungi Command Center 112. 

"Saya mohon kita bersama-sama bergerak, jangan sampai ada Adik Afi lagi di Surabaya ini, mohon doanya untuk semuanya supaya Surabaya lebih baik lagi," kata Rini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahmad Afi, Mantan Pemain Timnas Indonesia U-16 Menderita Penyakit Kronis Setelah Jatuh di Rumah"

Penulis : Kontributor Surabaya, Ghinan Salman

Editor : Dheri Agriesta

https://bola.kompas.com/read/2022/01/21/13011798/mantan-pemain-timnas-u16-sakit-kronis-usai-jatuh-didiagnosis-penyumbatan-otak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.