Salin Artikel

Jandia Eka Putra Salah Kostum pada Laga PSIS Vs PSM, Apa Konsekuensinya?

KOMPAS.com - Jandia Eka Putra Salah memakai jersey saat mengawal gawang PSIS Semarang dalam laga kontra PSM Makassar pada lanjutan Liga 1 2021-2022. Apa konsekuensinya?

Jandia Eka Putra menjadi sorotan dalam laga pekan ke-13 Liga 1 2021-2022, PSIS vs PSM, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (22/11/2021) malam WIB.

Penjaga gawang kelahiran Padang 34 tahun itu setidaknya melakukan dua kesalahan, yang seolah "menodai" kemenangan 1-0 PSIS atas PSM.

Kesalahan pertama adalah dia tertangkap kamera meludahi gelandang Juku Eja, Anco Jansen, pada pengujung pertandingan.

Indisiden itu membuat Jandia dan Anco terlibat pertikaian yang berujung kartu kuning untuk kedua pemain.

Kesalahan Jadia yang kedua adalah "salah kostum. Ya, Jandia ternyata memakai yang bukan miliknya pada laga PSIS vs PSM.

Kostum yang dikenakan Jandia pada laga PSIS vs PSM bertuliskan "J.Ribowo", kependekan nama kiper cadangan Mahesa Jenar, Joko Ribowo.

Nomor punggung yang tertera juga menunjukkan angka 33, yang notabene adalah milik Joko Ribowo.

Sementara, nomor punggung yang biasa dipakai Jandia adalah 30. Itu sudah tertera dalam daftar susunan pemain PSIS vs PSM.

Soal salah pakai jersey, Jandia Eka Putra mengaku bahwa dia tak memerhatikannya.

"Ng nyadar (tidak sadar), bos," ungkap Jandia Eka Putra kepada Kompas.com, Selasa (23/11/2021).

Konsekuensi salah pakai jersey

Salah memakai jersey terlihat sepele, tetapi sebenarnya ini merupakan pelanggaran regulasi dan ada hukumannya.

Dalam Pasal 44 Ayat 3 Regulasi Liga 1 2021, pemain yang memakai jersey yang tidak sesuai dengan namanya dilarang bermain.

"Nama pemain yang dipasang pada seragam harus sesuai dengan nama punggung yang didaftarkan di LIB. Nama punggung tersebut boleh didaftarkan dengan nama yang tertera sesuai data KTP/paspor atau nama popular."

"LIB berwenang untuk memerintahkan klub melakukan perubahan nama di seragam apabila tidak sesuai dengan nama yang didaftarkan dan perubahan tersebut harus diberitahukan kepada LIB."

"Jika hal ini tidak dapat dipenuhi, maka pemain yang bersangkutan tidak dapat bermain dalam pertandingan."

Lewat keterangan di atas, PSIS seharusnya bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan vs PSIS.

Bukan itu saja, pelanggaran pasal tersebut juga bisa membuat kubu PSIS dikenai denda puluhan juta rupiah.

"Pelanggaran terhadap pasal ini akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 10.000.000."

Ketentuan soal nama dan nomor punggung pemain juga tertuang pada Pasal 20 Ayat 2 tentang Formulir Pertandingan.

"Klub menentukan 11 pemain utama dan 10 pemain cadangan. Nomor punggung yang digunakan harus sesuai dengan yang tertera di formulir pertandingan. Khusus untuk penjaga gawang dan kapten harus diberikan tanda khusus."

Pelanggaran terhadap pasal tersebut akan dilaporkan kepada Komite Disiplin PSSI.

https://bola.kompas.com/read/2021/11/23/18000068/jandia-eka-putra-salah-kostum-pada-laga-psis-vs-psm-apa-konsekuensinya-

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.