Salin Artikel

Hasil Persik Vs Arema FC: Drama 5 Gol, Singo Edan Berjaya di Derbi Jawa Timur

Bertanding di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Jumat (19/11/2021) malam WIB, kedua tim tampil saling menyerang sepanjang laga.

Arema FC menang berkat trigol Carlos Fortes (34'p), gol Johan Alfarizi (43'), dan Feby Eka (45+3') yang dicetak pada babak pertama.

Sementara, dwigol Persik dilesakkan oleh sang bomber Youssef Ezzejjari (31' 78'p).

Bagi Arema FC, hasil ini membuat mereka melanjutkan tren positif dengan tak pernah kalah dalam sembilan laga terakhir Liga 1 (6 menang, 3 imbang)

Singo Edan pun bertengger di peringkat ketiga klasemen Liga dengan raihan 23 poin, menempel ketat Persib Bandung di pos kedua dengan selisih dua angka.

Di sisi lain, Persik berada di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-16, dengan masih mengoleksi 10 poin.

Jalannya pertandingan Persik vs Arema FC

Derbi Jawa Timur ini menjadi ajang debut bagi Javier Roca sebagai pelatih anyar Persik Kediri.

Javier Roca merupakan pelatih asal Chile dan mantan pemain yang pernah malang-melintang di Liga Indonesia.

Sejumlah klub pernah dibelanya di Tanah Air antara lain, PSMS Medan, Persis Solo, Persija Jakarta, hingga Persebaya Surabaya.

Persik dan Arema sendiri bertanding saat Stadion Sultan Agung diguyur hujan yang begitu deras.

Situasi ini membuat aliran bola tampak terganggu karena genangan air di lapangan.

Bahkan, kiper Arema FC Adilson Maringa sempat protes karena air begitu menggenang di area gawangnya.

Pertandingan dibuka dengan Persik Kediri yang mengambil inisiatif serangan lebih dulu.

Pada menit keempat, Antoni Putro Nugroho yang bergerak di sisi kanan melakukan aksi individu dan melepaskan sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti.

Sepakannya memantul sehingga menyulitkan Adilson Maringa. Namub, Arema FC aman dari kebobolan karena Adilson dapat menangkap bola.

Semenit berselang, Persik kembali melakukan tendangan jarak jauh yang kali ini melalui Adi Eko Jayanto.

Tembakan sang pemain lalu dibelokkan Faris Aditama yang berada di kotak enam yard.

Arema FC kembali aman karena Adilson melakukan penyelamatan heroik dengan tepisannya.

Singo Edan yang lebih dulu tertekan akhirnya bisa tampil keluar memasuki menit ke-15.

Memanfaatkan kecepatan sisi sayap dan skema tendangan bebas, mereka mampu mengancam pertahanan Persik.

Akan tetapi, serangan-serangan Singo Edan masih bisa dipatahkan.

Tekanan Arema FC sendiri membuat Persik cenderung sulit untuk menembus lini pertahanan Singo Edan.

Memasuki menit ke-31, tim Macan Putih akhirnya dapat menemukan celah lagi di pertahanan Arema FC dan mencetak gol pembuka.

Proses gol Persik berawal umpan pendek yang dibangun dari tengah. Doinatan Machado de Oliveira lalu mengirimkan terobosan ke Youssef Ezzejjari.

Top skor Persik itu dapat menerima bola dengan baik di tengah penjagaan dua pemain Arema FC.

Youssef kemudian mengakhiri peluang dengan tembakan ke arah kiri dan peluang perdananya menjebol gawang Adilson.

Sayang, keunggulan tim Macan Putih tak bertahan lama. Pada menit ke-33, mereka dihukum penalti setelah setelah sentuhan bek kiri Dany Saputra menjatuhkan Hamzah Titofani.

Carlos Fortes kemudian maju sebagai eksekutor penalti Arema FC dan sukses menjalankan tugasnya.

Sang striker melesakkan tendangan ke arah kanan yang gagal dihalau Fajar Setya sehingga skor berimbang 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat Arema FC semakin agresif.

Pada menit ke-43, Singo Edan bahkan sukses mencatatkan comeback melalui gol sang kapten Johan Alfarizi.

Gol berawal dari skema tendangan sepak pojok yang disundul Bagas Adli lebih dulu ke sisi gawang Persik yang kosong.

Youssef yang mundur membantu serangan dapat menghalau, tapi sapuannya tak sempurna.

Kemelut kemudian tercipta dan bola liar dapat ditanduk Alfarizi di kotak enam yard. Kesialan Persik tak sampai situ.

Pada menit injury time babak pertama, Singo Edan sukses mencetal gol ketiga lewat situasi serupa.

Kali ini, Feby Eka yang mendapatkan bola liar dari situasi sepak pojok dapat mencetak gol.

Tendangannya merobek gawang Persik yang kosong setelah Fajar Setya keluar dari sarangnya dan gagal menyelamatkan bola.

Gol tersebut menjadi yang terakhir pada babak pertama. Arema FC pun unggul 3-1 atas Persik saat turun minum.

Keunggulan 3-1 membuat Arema FC terus menunjukkan permainan agresif pada babak kedua.

Situasi ini membuat Persik Kediri tekurung di sepertiga pertahanan mereka sendiri.

Pada menit ke-52, Arema FC punya peluang emas melalui tendangan bebas jarak dekat setelah Carlos Fortes dijatuhkan.

Rizky Dwi yang baru masuk pada babak kedua mengambil tugas tendangan bebas. Upayanya tepat sasaran, tetapi masih tepat dipelukan Fajar.

Memasuki pertengahan babak kedua Persik akhirnya mulai bisa keluar dari tekanan lagi.

Hal ini tak terlepas dari perubahan strategi mereka dengan memasukkan Septian Bagaskara sehingga lini depan diisi dua striker.

Meski demikian, Macan Putih masih kesulitan untuk melancarkan serangan dari situasi open play.

Di sisi lain, Persik memiliki dua peluang emas lewat dua tendangan bebas dari jarak ideal.

Kedua free kick itu diambil oleh Dionatan Machado. Sayangnya, satu tembakan membentur pagar betis dan satu lainnya ditepis Adilson.

Pada menit ke-76, upaya Persik akhirnya berbuah manis setelah memaksa Rizky Dwi melakukan handball di kotak penalti Arema.

Tendangan 12 pas Persik dilakukan oleh Youssef Ezzejjari. Sang striker lalu melesakkan tendangan ke arah kiri yang mengecoh Adilson sehingga Macan Putih memperkecil kedudukan 2-3.

Tim Macan Putih terus menekan Arema FC untuk berupaya menyamakan kedudukan.

Mereka punya satu peluang bagus lewat sepakan jarak jauh Septian Bagaskara, tetapi hanya melambung tipis.

Sementara, Arema FC cenderung lebih berupaya mempertahankan keunggulan dan misinya berjalan sukses.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 untuk kemenangan Arema FC tetap bertahan.

PERSIK vs AREMA 2-3 (Youssef 31' 78'p/Fortes 34'p, Alfarizi 43', Feby 45+3')

PERSIK (4-3-3): 71-Fajar; 37-Agil, 5-Arthur, 23-Aldo (2-Risna 73'), 3-Dany; 6-Krisna, 11-Ady, 92-Doinatan; 17-Antoni (18-Hariyanto 62'), 99-Youssef, 13-Faris (10-Bagaskara 62')

Cadangan: 28-Ibrahim, 28-Ibo, 19-Ridwan, 31-Yusron, 45-Eka, 88-Bagas, 7-Yusuf

Pelatih: Javier Roca (CHI)

AREMA (4-4-2): 90-Adilson; 24-Diego (12-Rizky 46'), 4-Sergio, 5-Bagas, 86-Alfarizi; 13-Hamzah (16-Ridwan 90'), 19-Hanif (14-Jayus 67'), 8-Renshi, 11-Feby (78-Bramntio 78'); 10-Rafli, 9-Fortes

Cadangan: 26-Achmad, 33-Didik, 6-Ikhfanul, 23-Teguh, 18-Iqbal, 92-Dave

Pelatih: Eduardo Almeida (POR)

https://bola.kompas.com/read/2021/11/19/20203548/hasil-persik-vs-arema-fc-drama-5-gol-singo-edan-berjaya-di-derbi-jawa-timur

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Race 1 MXGP Samota, Tim Gajser Tercepat

Hasil Race 1 MXGP Samota, Tim Gajser Tercepat

Sports
Pelatih Visakha FC: Bali United Pesaing Terkuat di Grup G AFC Cup 2022

Pelatih Visakha FC: Bali United Pesaing Terkuat di Grup G AFC Cup 2022

Liga Indonesia
JEF United Vs Verdy 3-1: Pratama Arhan Kembali Tak Masuk Skuad

JEF United Vs Verdy 3-1: Pratama Arhan Kembali Tak Masuk Skuad

Sports
Daftar Juara Piala AFF U19: Timnas Indonesia Baru Sekali Angkat Trofi

Daftar Juara Piala AFF U19: Timnas Indonesia Baru Sekali Angkat Trofi

Liga Indonesia
Link Live Streaming MotoGP Belanda, Potensi Quartararo Ukir 2 Rekor

Link Live Streaming MotoGP Belanda, Potensi Quartararo Ukir 2 Rekor

Motogp
ONE 160, Thanh Le Vs Tang Kai dalam Laga Perebutan Gelar Juara Dunia

ONE 160, Thanh Le Vs Tang Kai dalam Laga Perebutan Gelar Juara Dunia

Sports
Sejarah Malaysia Open, dari Digelar Sebelum Malaysia Merdeka hingga Setara Indonesia Open

Sejarah Malaysia Open, dari Digelar Sebelum Malaysia Merdeka hingga Setara Indonesia Open

Sports
Tanggapan Shin Tae-yong Soal Pemain Keturunan yang Belum Latihan Bersama Timnas U19

Tanggapan Shin Tae-yong Soal Pemain Keturunan yang Belum Latihan Bersama Timnas U19

Liga Indonesia
MotoGP Belanda 2022, Bagnaia dan Kutukan Ducati di Sirkuit Assen

MotoGP Belanda 2022, Bagnaia dan Kutukan Ducati di Sirkuit Assen

Motogp
Rumor soal Ronaldo Terus Beredar: Chelsea Bergerak, Man United Tegaskan Sikap

Rumor soal Ronaldo Terus Beredar: Chelsea Bergerak, Man United Tegaskan Sikap

Liga Inggris
Daftar Posisi Start MotoGP Belanda 2022: Awas Sial Lagi Bagnaia!

Daftar Posisi Start MotoGP Belanda 2022: Awas Sial Lagi Bagnaia!

Motogp
MotoGP Belanda 2022: Tak Peduli Dikepung Ducati, Quartararo Yakin Naik Podium

MotoGP Belanda 2022: Tak Peduli Dikepung Ducati, Quartararo Yakin Naik Podium

Motogp
Malaysia Open 2022, Optimisme Herry IP meski Indonesia Kehilangan 3 Ganda Putra

Malaysia Open 2022, Optimisme Herry IP meski Indonesia Kehilangan 3 Ganda Putra

Badminton
Semeton Dewata Apresiasi Sistem Tiket Online Bali United di AFC Cup 2022

Semeton Dewata Apresiasi Sistem Tiket Online Bali United di AFC Cup 2022

Liga Indonesia
Demi Main bareng Ronaldinho, RD Akui Sempat Pesan Jersey

Demi Main bareng Ronaldinho, RD Akui Sempat Pesan Jersey

Liga Indonesia
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.