Salin Artikel

PSSI Mulai Proses 4 Pemain Keturunan, Ada Sandy Walsh dan Eks Swansea Jordi Amat

KOMPAS.com - PSSI selaku induk sepak bola Tanah Air menyatakan bahwa pihaknya telah memproses empat pemain keturunan untuk bisa membela timnas Indonesia.

Di antara empat pemain keturunan yang disebutkan, terdapat nama Sandy Walsh dan mantan pemain Swansea City, Jordi Amat.

Sandy Walsh dan Jordi Amat menjadi dua pemain keturunan yang belakangan kerap dibicarakan di tengah publik sepak bola Tanah Air.

Terlebih lagi Jordi Amat yang diketahui pernah bermain di pentas Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, bersama Swansea City.

Terakhir, Jordi Amat tampil pada Liga Inggris musim 2016-2017. Dia ketika itu tampil dalam 17 laga bersama Swansea City yang kemudian finis di peringkat ke-15.

Kini, bek berusia 29 tahun asal Spanyol itu bermain untuk klub peserta divisi utama Liga Belgia, KAS Eupen.

Sebelumnya, Jordi Amat juga pernah berkarier di Liga Spanyol bersama Rayo Vallecano, Real Betis, dan klub masa kecilnya, Espanyol.

Selain Sandy Walsh dan Jordi Amat, PSSI telah memproses dua nama lain, yakni Kevin Diks dan Mees Hilgers.

"Saat ini, PSSI sedang memproses empat pemain berdarah Indonesia, yakni Sandy Walsh, Jordi Amat, Kevin Diks, dan Mees Hilgers," demikian keterangan yang tertulis di laman resmi PSSI.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mejelaskan bahwa pihaknya tidak sembarangan dalam memproses pemain keturunan.

Yunus Nusi menjelaskan bahwa rekomendasi dari Shin Tae-yong selaku pelatih sangatlah dibutuhkan dalam memproses pemain keturunan.

"PSSI bergerak cepat memproses pemain yang punya darah Indonesia. Kami harus hati-hati melakukan hal tersebut, karena yang utama harus ada rekomendasi dari pelatih Shin Tae-yong," kata Yunus Nusi, dikutip dari laman resmi PSSI.

Lebih lanjut, Yunus Nusi mengatakan bahwa PSSI memerlukan waktu untuk memproses empat pemain keturunan yang telah disebutkan.

PSSI pun harus berhati-hati agar kasus yang terjadi pada Marc Klok tidak terulang.

Marc Klok belum bisa bermain untuk timnas Indonesia meski sudah resmi dinaturalisasi sejak November 2020.

Hal itu terjadi karena Marc Klok tidak bisa menunjukkan dokumen yang membuktikan dirinya merupakan keturunan Indonesia.

"PSSI juga mengecek dokumen para pemain ini, apakah benar punya darah Indonesia, karena bila dokumen tidak ada atau tidak diakui FIFA, bisa saja kasus Marc Klok terulang," ujar Yunus Nusi.

"Saat itu, dia (Marc Klok) tidak bisa membuktikan bahwa dirinya keturunan Indonesia," tutur Yunus Nusi menjelaskan.

https://bola.kompas.com/read/2021/11/19/11200058/pssi-mulai-proses-4-pemain-keturunan-ada-sandy-walsh-dan-eks-swansea-jordi-amat

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Singkirkan Wakil Vietnam, Putri KW ke Perempat Final

Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2021: Singkirkan Wakil Vietnam, Putri KW ke Perempat Final

Badminton
Timnas U23 Indonesia Vs Thailand, Seto Nurdiantoro: Mental Jadi Faktor Krusial

Timnas U23 Indonesia Vs Thailand, Seto Nurdiantoro: Mental Jadi Faktor Krusial

Liga Indonesia
AC Milan di Ambang Scudetto, Maldini-Massara Siap Diberi Kontrak Baru

AC Milan di Ambang Scudetto, Maldini-Massara Siap Diberi Kontrak Baru

Liga Italia
Jadwal Thailand Open 2022: 11 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar, Ahsan/Hendra Lakoni Derbi Merah Putih

Jadwal Thailand Open 2022: 11 Wakil Indonesia Berjuang di 16 Besar, Ahsan/Hendra Lakoni Derbi Merah Putih

Badminton
Ada Tangis Khawatir di Balik Keberhasilan Fathur Gustafian Raih Medali Emas SEA Games 2021

Ada Tangis Khawatir di Balik Keberhasilan Fathur Gustafian Raih Medali Emas SEA Games 2021

Sports
Indonesia Vs Thailand: Gajah Perang Perkasa di SEA Games, Garuda Tak Gentar

Indonesia Vs Thailand: Gajah Perang Perkasa di SEA Games, Garuda Tak Gentar

Liga Indonesia
Kata Rionny Mainaki soal Tim Putri di SEA Games: Belum Mengeluarkan Seluruh Kemampuan

Kata Rionny Mainaki soal Tim Putri di SEA Games: Belum Mengeluarkan Seluruh Kemampuan

Badminton
SEA Games 2021, Dua Kunci Timnas U23 Indonesia untuk Kalahkan Thailand

SEA Games 2021, Dua Kunci Timnas U23 Indonesia untuk Kalahkan Thailand

Liga Indonesia
ONE 157 Suguhkan 4 Laga Turnamen ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix

ONE 157 Suguhkan 4 Laga Turnamen ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix

Sports
Jadwal SEA Games 2021: Kans Merah Putih Tambah Emas, Semifinal Sepak Bola Indonesia Vs Thailand

Jadwal SEA Games 2021: Kans Merah Putih Tambah Emas, Semifinal Sepak Bola Indonesia Vs Thailand

Sports
Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Link Live Streaming Indonesia Vs Thailand di Semifinal Sepak Bola SEA Games 2021

Liga Indonesia
Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Profil Arif Dwi Pangestu, Sumbang Emas SEA Games sejak Usia 15 Tahun

Sports
Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di SEA Games, Pujian Mengalir

Liga Indonesia
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Medali Perak Srikandi Indonesia, Tangisan Putri KW, hingga Permohonan Maaf Pelatih

Badminton
Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Semifinal SEA Games 2021: Pelatih Thailand Bedah Kekuatan Indonesia, Asnawi Jadi Sorotan

Liga Indonesia
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.