Salin Artikel

Performa Puncak Pemain PS Sleman Belum Tercapai

CIKARANG, KOMPAS.com - Menurut Kepala Departemen Football Performance PS Sleman Jan Saragih performa puncak pemain belum tercapai.

"Analisis saya dan tim, performa puncak akan di dapat pada satu atau dua minggu menjelang Liga 1 dimulai," kata Jan Saragih.

Hampir sebulan berlatih, penggawa PS Sleman masih memerlukan pembenahan fisik.

"Tim sudah berlatih hampir satu bulan, kondisi fisik memang masih dibenahi oleh tim pelatih," kata Kepala Departemen Football Performance PS Sleman, Jan Saragih dalam pernyataannya pada Kamis (17/6/2021).

Jan Saragih mengatakan bahwa hingga kini, para pemain masih mengalami rasa lelah sehingga taktikal sedikit menurun.

"Ke depannya, Coach Dejan akan lebih fokus ke taktikal," kata Jan Saragih yang karib disapa JS ini.

Saat ini, skuad PS Sleman masih dalam jangka waktu pemusatan latihan (TC) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

TC berlangsung mulai Kamis (10/6/2021) hingga Jumat (18/6/2021).

Sebelumnya, JS mengatakan, salah satu pilar penting PS Sleman saat ini adalah sport science.

"Sport science menjadi salah satu pilar penting dalam skuad PS Sleman," kata Jan Saragih, Rabu (16/6/2021) sore.

Menurut Jan Saragih, departemen yang dipimpinnya punya tugas utama menjaga semua penampilan (performance atau kinerja) bisa terkelola dengan baik.

"Kami juga menjaga agar gap (jarak performance antarpemain) tidak jauh," ujar JS ini.

Sport science, menurut JS, akan memudahkan pelatih memilih pemain dalam sebuah pertandingan.

Jan Saragih menambahkan, analisis data dari penampilan para pemain tentu akan membantu mengetahui bagaimana jalannya pertandingan atau sesi latihan dengan lebih objektif.

Selain dari fisik, Jan dan tim juga menganalisis para pemain dari sisi teknik dan taktikal.

“Kami akan rekam setiap latihan, nanti ada teknikal dasar pemain yang kami analisis, dan selanjutnya bisa dieksekusi di dalam game atau friendly match,” tambahnya.

JS melanjutkan, data-data yang sudah dibuat akan menjadi laporan untuk pelatih.

"Pelatih juga bisa minta misal ingin melihat secara spesifik, nanti kami report, gambarkan, dan kami transfer ke pemain yang dimaksud,” jelas Jan lagi.

Evaluasi dan masukan dari hasil analisis ini tentu menjadi poin penting untuk peningkatan performa anak-anak asuh pelatih Dejan Antonic ini.

Menurut Jan Saragih, sepakbola sangat dinamis dan memiliki intensitas tinggi.

"Maka dari itu, tim perlu me-review ulang agar kesalahan dan kekurangan dapat diperbaiki di game berikutnya," pungkas Jan Saragih.

https://bola.kompas.com/read/2021/06/17/21510028/performa-puncak-pemain-ps-sleman-belum-tercapai

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.