Salin Artikel

VIDEO - 5 Penalti Panenka Terbaik dalam Sejarah Euro

KOMPAS.com - Euro atau Piala Eropa sering menyajikan banyak drama seperti babak adu penalti pada fase gugur.

Meski menghadapi tensi tinggi, para pemain ternyata masih bisa menunjukkan skill saat adu penalti, salah satunya adalah menendang dengan teknik panenka.

Teknik panenka adalah cara menendang penalti dengan mencungkil atau men-chip bola ke arah tengah gawang.

Teknik itu pertama kali dipopulerkan oleh legenda sepak bola Cekoslowakia (saat ini Republik Ceko), Antonin Panenka.

Hebatnya, Antonin Panenka mempopulerkan teknik itu pada laga sebesar final Euro 1976.

Berikut adalah lima penalti panenka terbaik dalam sejarah Euro:

1. Sergio Ramos, Semifinal Euro 2012

Pemenang duel Portugal vs Spanyol pada semifinal Euro 2012 harus ditenukan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sampai babak perpanjangan waktu.

Sergio Ramos kala itu ditunjuk menjadi algojo keempat timnas Spanyol.

Adapun kondisi skor adu penalti saat itu adalah imbang 2-2.

Sergio Ramos kala itu mengambil ancang-ancang sekitar dua meter dari bola.

Dari tayangan ulang, Sergio Ramos terlihat hendak menendang bola dengan keras karena dirinya berlari menuju bola.

Namun, Sergio Ramos ternyata menendang dengan teknik panenka ke arah tengah. Teknik itu mengecoh kiper Portugal, Rui Patricio, yang bergerak ke kiri.

Entah kebetulan atau tidak, Bruno Alves selaku algojo keempat Portugal atau setelah Sergio Ramos gagal melaksankan tugasnya.

Timnas Spanyol pada akhirnya lolos ke final berkat kemenangan adu penalti 4-2 atas Portugal.

2. Andrea Pirlo, Perempat Final Euro 2012

Andrea Pirlo menendang penalti dengan teknik panenka pada perempat final 2012.

Pirlo saat itu ditunjuk menjadi penendang ketiga timnas Italia, berhadapan dengan kiper Inggris, Joe Hart.

Dengan ekspresi tenang yang menjadi ciri khasnya, Pirlo hanya mengambil ancang-ancang beberapa langkah dari bola.

Di sisi lain, Joe Hart mencoba mengganggu Pirlo dengan terus menggerakkan tangannya.

Pirlo pada akhirnya berhasil menaklukkan Joe Hart dengan teknik penalti panenka ke tengah gawang.

Eksekusi Pirlo kala itu begitu mulus dan bisa dikatakan sangat sempurna. Sebab, bola tendangan panenka Pirlo masuk ke gawang dengan sangat pelan.

Di sisi lain, Joe Hart sudah terkecoh terbang ke sisi kanan.

3. Helder Postiga, Perempat Final Euro 2004

Helder Postiga menendang penalti ketika ditunjuk menjadi algojo ketujuh timnas Portugal pada laga perempat final Euro 2004 melawan Inggris.

Babak adu penalti Portugal vs Inggris kala itu berjalan sangat dramatis hingga harus ditentukan dengan sudden death.

Meski menghadapi tekanan tinggi, Helder Postiga berhasil mengecoh kiper Inggris, David James, dengan teknik panenka.

Tendangan Helder Postiga itu tampaknya memengaruhi mental penendang ketujuh Inggris, Darius Vassel, yang gagal menyelesaikan tugasnya.

Portugal pada akhirnya berhak atas tiket semifinal Euro 2004 setelah menumbangkan Inggris lewat drama adu penalti dengan skor 8-7.

4. Francesco Totti, Semifinal Euro 2000

Francesco Totti menendang penalti dengan teknik panenka pada semifinal Euro 2020.

Totti saat itu ditunjuk menjadi penendang ketiga timnas Italia.

Situasi adu penalti saat itu sangat menguntungkan Italia karena dua penendang pertama timnas Belanda, yakni Frank De Boer dan Japp Stam gagal melaksanakan tugasnya.

Di sisi lain, Luigi Di Biagio dan Gianluca Pessotto selaku dua algojo pertama Italia sukses menaklukkan kiper Belanda, Edwin van der Sar.

Totti yang kala itu masih berusia 24 tahun sukses mengecoh Van der Sar dengan penalti panenka ke arah tengah gawang.

5. Antonin Panenka, Final Euro 1976

Saat itu, Antonin Panenka didapuk menjadi eksekutor kelima atau terakhir dalam kedudukan 4-3 untuk keunggulan Cekoslowakia.

Setelah meletakkan bola di titik 12 pas, Antonin Panenka mundur beberapa langkah dan berlari kecil ketika akan menendang.

Alih-alih melepaskan tendangan keras, Antonin Panenka memilih men-chip bola ke arah tengah.

Kiper Jerman Barat saat itu, Sepp Meier, terbang ke kiri.

Meier tertipu dan hanya bisa melihat bola masuk ke gawang sekaligus para pemain Cekoslowakia yang merayakan gelar juara.

Momen itu membuat tekhnik penalti chip dikenal dengan sebutan Panenka hingga saat ini.

Berikut adalah video lima penalti panenka terbaik dalam sejarah Euro:

https://bola.kompas.com/read/2021/06/01/13400018/video-5-penalti-panenka-terbaik-dalam-sejarah-euro

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

3 Fakta Menarik Duel PSM Makassar Vs Persija Jakarta

Liga Indonesia
Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Piala AFF 2020 - Tekad Witan Sulaeman untuk Bawa Indonesia Juara

Liga Indonesia
3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

3 Alasan Asia Tenggara Bisa Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034

Sports
Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Link Live Streaming PSG Vs Club Brugge, Messi dkk Main Pukul 00.45 WIB

Liga Champions
Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu 'Jinakkan' Ular Raksasa

Real Madrid Vs Inter Milan, Si Putih Diminta Tak Ragu "Jinakkan" Ular Raksasa

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Malam Ini Milan Vs Liverpool

Liga Champions
Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Hasil PSS Vs Persipura 1-1, Gol Sang Mantan Buyarkan Kemenangan Super Elja

Liga Indonesia
Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Prinsip Dasar Teknik Netting dalam Bulu Tangkis

Sports
AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

AC Milan Vs Liverpool, Rossoneri Tak Mau Pulang dari Liga Champions

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Kamboja, Duel Perdana Piala AFF

Liga Indonesia
Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liverpool, Ajax, dan Bayern Menuju Rekor Sempurna di Liga Champions

Liga Champions
Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Ada Iklan Boneka Seks di Arena Kualifikasi Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, Masalah?

Sports
HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

HT PSS Vs Persipura: Mutiara Hitam Buntu, Skor Masih 0-0

Liga Indonesia
Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Prediksi UCL Real Madrid Vs Inter, Pertaruhan Rekor dan Takhta Puncak

Liga Champions
Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Bayern Vs Barcelona, Seruan Beri Segalanya di Laga bak Final Barca...

Liga Champions
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.