Salin Artikel

Satu Tahun Tanpa Tim, Greg Nwokolo Tak Main-main Soal Kondisi Tubuh

KOMPAS.com - Greg Nwokolo mengaku tidak pernah absen menjaga kondisi tubuhnya meski tidak mempunyai klub sejak satu tahun terakhir

Sebagai seorang profesional, Greg Nwokolo menyadari betul bahwa kebugaran adalah aset yang harus dijaga.

Greg Nwokolo memutuskan mundur dari Madura United pada September 2020 sebelum  wacana lanjutan kompetisi pada Oktober 2020.

Kala itu istrinya, model Kimmy Jayanti, sedang hamil dan Greg memutuskan untuk fokus menjaga keluarga kecilnya.

Dia tidak berani mengambil risiko terhadap keluarganya karena pandemi sedang berada di puncak dan membuat suasana mencekam.

Sejak itu Greg Nwokolo belum sekalipun menjalin kerjasama dengan klub lain dan penyerang kelahiran 3 Januari 1986 ini melewatkan Piala Menpora 2021.

Namun, Greg tetap berupaya untuk menjaga level kondisinya tetap stabil.

Dia rutin menjalankan latihan-latihan level lanjutan dengan intensitas cukup tinggi. Greg juga rutin mendatangi pusat kebugaran, bersepeda jarak jauh, serta mengikuti ajang fun football.

Selain latihan mandiri, Greg Nwokolo dalam beberapa minggu terakhir juga berinisiatif mengikuti kelas program latihan profesional di pusat latihan elite di Bali yang digagas pelatih kawakan, Jaino Matos.

Selain untuk menjaga kondisi, hal ini juga menjadi motivasi untuk tidak tertinggal dengan pemain-pemain lain jika Greg sudah menemukan pelabuhan berikut.

“Ini namanya high performance training. Kenapa saya melakukan ini? Supaya ketika bergabung dengan klub, saya tidak tertinggal jauh dengan pemain lain,” ujar pemain berusia 35 tahun tersebut kepada Kompas.com.

“Kalau kita hitung para pemain lain kan habis bermain di Piala Menpora. Lewat latihan seperti ini, saya tidak akan tertinggal jauh dengan mereka. Jadi, ketika saya bergabung kembali dengan tim, saya bisa seimbang karena sudah latihan high intensity.”

“Selain itu, risiko cedera juga jadi lebih kecil, karena itu saya latihan,” imbuhnya.

Komitmen yang ditunjukan Greg Nwokolo layak mendapat pujian. Sebab, hanya segelintir pemain punya kesadaran untuk tetap berdedikasi walaupun tidak ada kontrol dari pihak lain.

Meski demikian, pemain jebolan Liga Singapura tersebut membumi. Baginya, setiap pemain punya cara sendiri untuk tetap profesional.

“Orang berbeda, kalau saya setelah vakum selama 1 tahun saya ingin kembali dengan kondisi sama. karena itu saya banyak melakukan improvisasi latihan.”

“Sama ketika saya kembali ke Jakarta nanti saya akan melanjutkan latihan dengan bersepeda, main sepak bola, seperti itu,” pungkasnya.

https://bola.kompas.com/read/2021/05/29/08200038/satu-tahun-tanpa-tim-greg-nwokolo-tak-main-main-soal-kondisi-tubuh

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.