Salin Artikel

Eks Kapten Milan Bahas Ronaldo, Sebut soal Proyek Gagal dan Prestise

KOMPAS.com - Bersama Cristiano Ronaldo, musim ini Juventus lagi-lagi harus mengubur mimpi menjuarai Liga Champions.

Eks kapten AC Milan, Massimo Ambrosini, urun rembuk soal situasi penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo yang tengah berada dalam sorotan.

Cristiano Ronaldo (36 tahun) lagi-lagi gagal mengantar Juventus menuju podium juara Liga Champions.

Juventus disingkirkan FC Porto di fase 16 besar Liga Champions 2020-2021 usai kalah agresivitas gol tandang (agregat 4-4).

Artinya, selama tiga musim membela Juventus, CR7 (inisial beken Ronaldo), paling banter hanya mampu mengantar I Bianconeri menembus babak perempat final Liga Champions pada edisi 2018-2019.

Padahal, banyak fans dan analis sepak bola menyebut bahwa niatan utama Juventus mendatangkan Ronaldo pada musim panas 2018 adalah untuk mengakhiri rasa penasaran mereka akan tofi Liga Champions.

Maklum, Juventus terakhir kali merasakan nikmat mengangkat trofi Liga Champions beralias La Orejona (Si Kuping Besar) adalah pada 1995-1996.

Sejak itu, I Bianconeri (julukan Juventus) mentas lima kali di final tapi selalu kalah.

Kehadiran Ronaldo yang total mengoleksi 5 trofi Liga Champions bareng Man United dan Real Madrid diharapkan bisa mengakhiri “kutukan” Juventus di pentas antarklub paling elite Eropa.

“JIka tujuan merekrut Cristiano Ronaldo adalah menjuarai Liga Champions, maka proyek tersebut gagal,” kata Ambrosini yang dua kali tampil sebagai kampiun Liga Champions bersama Milan.

“Apabila misi mendatangkan Cristiano Ronaldo adalah untuk memberikan Juventus prestise, sebuah daya pikat, maka itu berhasil,” ucapnya lagi.

Kendati demikian, Ambrosini tahu betul beban berat yang disandang Ronaldo selama berkostum Juventus.

“Andai tujuannya hanyalah untuk menang, masalahnya akan rumit. Menjuarai Liga Champions sangat susah. Juventus bisa berbuat lebih banyak, tapi mengarahkan semuanya kepada Cristiano terasa berlebihan,” kata Ambrosini.

Prestasi jelek Juventus di Liga Champions dalam rentang tiga musim belakangan berujung kepada munculnya spekulasi soal masa depan Ronaldo.

Rumor terkait niat Juventus untuk membukakan pintu keluar buat Ronaldo mulai bermunculan.

Gaji Ronaldo yang setinggi langit plus usia uzur disebut tak lagi relevan dengan misi Juventus meremajakan tim dan mengontrol beban finansial di masa pandemi.

Salah satu kabar burung yang berembus adalah Ronaldo disiapkan oleh jagoan Perancis, Paris Saint-Germain, sebagai salah satu opsi pengganti Kylian Mbappe.

Ronaldo saat ini masih terikat kontrak sampai Juni 2022 bersama Juventus dengan nominal gaji mencapai 31 juta euro per musim (sekitar 533,1 miliar rupiah)!

Bandingkan insentif Ronaldo itu dengan peringkat dua penerima gaji terbesar Juventus, Matthijs de Ligt, yang “cuma” mengantongi 8 juta euro per musim.

https://bola.kompas.com/read/2021/03/12/11400048/eks-kapten-milan-bahas-ronaldo-sebut-soal-proyek-gagal-dan-prestise

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HT Ghana Vs Uruguay 0-2: Ayew Gagal Penalti, Luis Suarez 'On Fire'

HT Ghana Vs Uruguay 0-2: Ayew Gagal Penalti, Luis Suarez "On Fire"

Internasional
Babak I Korea Selatan Vs Portugal: Ronaldo Blunder dan Buang Peluang, Skor 1-1

Babak I Korea Selatan Vs Portugal: Ronaldo Blunder dan Buang Peluang, Skor 1-1

Internasional
Korea Vs Portugal: Imbas Kartu Merah, Pelatih Paulo Bento Duduk di Tribune Penonton

Korea Vs Portugal: Imbas Kartu Merah, Pelatih Paulo Bento Duduk di Tribune Penonton

Sports
'Pangeran Qatar' Viral di China, Disebut Mirip Maskot Piala Dunia 2022 La'eeb

"Pangeran Qatar" Viral di China, Disebut Mirip Maskot Piala Dunia 2022 La'eeb

Internasional
Momen Ghana vs Uruguay: Suarez Assist, Gol Cantik De Arrascaeta Bawa Si Biru Langit Unggul 2-0

Momen Ghana vs Uruguay: Suarez Assist, Gol Cantik De Arrascaeta Bawa Si Biru Langit Unggul 2-0

Internasional
Korea Vs Portugal 1-1: Ronaldo Beri 'Assist' untuk Gol Lawan

Korea Vs Portugal 1-1: Ronaldo Beri "Assist" untuk Gol Lawan

Sports
Ghana vs Uruguay: Derita Ayew, 'Dejavu' Penalti 2010, dan Peran Suarez

Ghana vs Uruguay: Derita Ayew, "Dejavu" Penalti 2010, dan Peran Suarez

Internasional
Unta-unta di Qatar Kelelahan Layani Turis Piala Dunia, Sehari Bisa 40 Perjalanan

Unta-unta di Qatar Kelelahan Layani Turis Piala Dunia, Sehari Bisa 40 Perjalanan

Internasional
Live Korea Vs Portugal 0-1, Ricardo Horta Buka Keunggulan

Live Korea Vs Portugal 0-1, Ricardo Horta Buka Keunggulan

Sports
Piala Dunia 2022: Terungkap Isi Bisik-bisik Messi ke Lewandowski

Piala Dunia 2022: Terungkap Isi Bisik-bisik Messi ke Lewandowski

Internasional
Kehebatan Cody Gakpo di Mata Van Gaal dan Prediksi Masa Depannya

Kehebatan Cody Gakpo di Mata Van Gaal dan Prediksi Masa Depannya

Internasional
Piala Dunia 2022, Anak Messi 'Prediksi' Argentina Bungkam Australia

Piala Dunia 2022, Anak Messi 'Prediksi' Argentina Bungkam Australia

Internasional
Curhat Beto Goncalves: Latihan Sendiri Tak Senikmat Bersama Tim

Curhat Beto Goncalves: Latihan Sendiri Tak Senikmat Bersama Tim

Liga Indonesia
Timo Scheunemann Sebut Faktor-faktor yang Paksa Jerman Angkat Koper

Timo Scheunemann Sebut Faktor-faktor yang Paksa Jerman Angkat Koper

Internasional
Romansa di Balik Kontroversi Gol Jepang ke Gawang Spanyol

Romansa di Balik Kontroversi Gol Jepang ke Gawang Spanyol

Sports
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.