Salin Artikel

PSG Vs Barcelona, Rekor Apik Lionel Messi dkk sejak 2007 Terancam Rusak

KOMPAS.com - Tugas berat menanti Barcelona pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020-2021 di kandang Paris Saint-Germain (PSG).

Laga PSG vs Barcelona akan dilangsungkan di Stadion Parc des Princes, Paris, pada Rabu (10/3/2021) malam waktu setempat atau Kamis (11/3/2021) dini hari WIB.

Pada leg pertama di Camp Nou, pertengahan Februari lalu, Barcelona kalah 1-4 dari PSG.

Keunggulan Barcelona melalui eksekusi penalti Lionel Messi mampu dibalas oleh tiga gol Kylian Mbappe dan satu lesakan Moise Kean.

Kalah telak pada leg pertama, kans Barcelona untuk melaju ke perempat final Liga Champions pun menipis.

Rekor apik Barcelona di kompetisi antarklub elite Eropa sejak 2007 pun terancam rusak.

Melansir Mundo Deportivo, Lionel Messi dkk tidak pernah gugur pada babak 16 besar Liga Champions sejak 2007.

Liga Champions edisi 2006-2007 menjadi kali terakhir Barcelona rontok pada babak 16 besar. Pada musim tersebut, Barca disingkirkan oleh Liverpool

Ketika bermain di Camp Nou, Barcelona menderita kekalahan 1-2 dari wakil Inggris tersebut.

Kemudian pada leg kedua di Anfield, Barcelona yang saat itu dilatih oleh Frank Rijkaard sejatinya bisa mengalahkan Liverpool dengan skor 1-0.

Namun, hasil tersebut tak cukup bagi Barcelona untuk meraih tiket ke perempat final.

Langkah Barcelona pun terhenti lantaran mereka kalah agresivitas gol tandang dari Liverpool.

Itu menjadi kegagalan terakhir Barcelona di babak 16 besar Liga Champions. Sebab, sejak 2007 hingga musim lalu, Barca selalu bisa melewati fase tersebut.

Bahkan, pada periode itu, Barcelona sukses mencapai final tiga kali dan menjadi juara.

Kini, rekor apik Barca yang tak pernah gugur pada babak 16 besar Liga Champions sejak 2007 terancam rusak.

Tertinggal 1-4 dari PSG, Lionel Messi dkk harus bisa membalikkan keadaan di Paris jika ingin melangkah lebih jauh di Liga Champions.

Untuk lolos ke perempat final Liga Champions 2020-2021, Barcelona harus bisa mengalahkan tuan rumah PSG dengan selisih minimal empat gol.

Cara lainnya, pasukan Ronald Koeman bisa juga menang dengan selisih tiga gol, asalkan skornya mulai dari 5-3, 6-3, dan seterusnya.

Hasil seperti itu akan akan membuat Barcelona lolos ke babak delapan besar Liga Champions 2020-2021 dengan keunggulan produktivitas gol tandang.

https://bola.kompas.com/read/2021/03/10/18400098/psg-vs-barcelona-rekor-apik-lionel-messi-dkk-sejak-2007-terancam-rusak

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Man United Kantongi Empat Kandidat Pelatih, Siapa Pilihan Ronaldo?

Liga Inggris
Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Bagaimana Pemain Tenis Meja Kehilangan Angka?

Sports
Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Neville Yakin Liverpool Bisa Geser Man City dari Puncak

Liga Inggris
Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Fakta Laga GMC Vs Surabaya Fever, Bola Basket Putri Butuh Panggung

Sports
Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Varian Omicron Kian Mengkhawatirkan, PSS dan Persebaya Kompak Ambil Sikap

Liga Indonesia
Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Real Madrid dan Barca Bersaing Dapatkan Wonderkid Brasil Berusia 15 Tahun

Liga Spanyol
Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Pevita Pearce Jajal PUBG Mobile 1.8, Map Livik Jadi Favoritnya

Sports
Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Ramaikan Tren, Neymar Beli NFT di OpenSea Senilai Rp 15 Miliar

Liga Lain
Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Kabar Bulu Tangkis Indonesia: Kepergian Chafidz Yusuf dan Hendry Saputra dari PBSI, hingga Penghormatan untuk Sang Pelatih

Badminton
Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Macam-macam Posisi Pegangan dalam Softball

Sports
Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Demi Madura United, Kiper Asal Korea Selatan Ini Ingin Belajar Bahasa Indonesia

Liga Indonesia
Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Update Jadwal Seri 4 Liga 1: Laga Persija Bentrok dengan Timnas hingga Deretan Big Match

Liga Indonesia
STY Sebut Timor Leste Tak Bagus, Bagaimana Head to Head Vs Indonesia?

STY Sebut Timor Leste Tak Bagus, Bagaimana Head to Head Vs Indonesia?

Liga Indonesia
Pelatih Inter Simone Inzaghi Positif Covid-19 Jelang Derbi Milan

Pelatih Inter Simone Inzaghi Positif Covid-19 Jelang Derbi Milan

Liga Italia
Malaysia Butuh Lee Zii Jia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2022

Malaysia Butuh Lee Zii Jia untuk Kejuaraan Beregu Asia 2022

Badminton
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.