Salin Artikel

Nasib Skuad Man United yang Terakhir Kali Jadi Pemuncak Premier League Setelah Tahun Baru

KOMPAS.com - Manchester United melakukan sesuatu yang sudah delapan tahun tak bisa mereka lakukan sesuai menang atas Burnley pada Rabu (13/1/2021) dini hari WIB: Ke puncak klasemen Liga Inggris setelah Tahun Baru.

Gol tunggal Paul Pogba di Turf Moor membawa Manchester United melangkahi Liverpool untuk mengambil pucuk pimpinan Liga Inggris.

Ini adalah kali pertama Setan Merah duduk di puncak klasemen Premier League setelah Tahun Baru sejak bermain seri 5-5 kontra West Bromwich Albion pada 19 Mei 2013.

Hari tersebut menjadi lebih spesial karena menjadi partai terakhir bagi Sir Alex Ferguson setelah 26 tahun menukangi Setan Merah.

Laga yang berakhir "gila" dengan total 10 gol tercipta tersebut menjadi akhir musim dominan Setan Merah di mana mereka finis 11 poin lebih banyak dari Manchester City di peringkat kedua.

Margin poin tersebut menjadi yang terbanyak sampai waktu itu sejak Chelsea mengungguli Arsenal dengan 12 poin pada 2004-2005.

Sebenarnya, Sir Alex Ferguson menurunkan pemain pelapis kedua pada laga di The Hawthorns tersebut.

Namun, peran mereka tak kalah pentingnya dalam perjuangan Setan Merah mencatatkan gelar juara Premier League yang terbukti belum pernah mereka dapatkan lagi hingga saat ini.

Lantas, bagaimana nasib para pemain Manchester United yang terakhir kali memuncaki Premier League itu?

Mari kita telisik satu per satu:

13-Anders Lindegaard

Anders Lindegaard sempat digaungkan sebagai "The New Peter Schmeichel" setelah ia datang dari kubu Liga Norwegia, Aalesunds, pada Januari 2011. Namun, Lindegaard akhirnya hijrah  ke West Brom pada awal musim 2015-2016.

Terkini, kiper berusia 36 tahun tersebut kembali tanah Skandinavia dengan memperkuat Helsingborg IF di Liga Swedia.

7-Antonio Valencia

Antonio Valencia sempat menjabat kapten Manchester United setelah pensiunnya Michael Carrick jelang musim 2018-2019. Ia sempat bermain bagi LDU Quito (Liga Ekuador) sebelum merumput bagi Queretaro FC di Liga Meksiko kini.

4-Phil Jones

Walau masih berusia 28 tahun, Phil Jones kini bak orang terlupakan di lini belakang Manchester United. Namanya tak dimasukkan ke daftar 25 pemain Man United untuk Premier League dan Liga Champions 2020-21.

Padahal, Jones baru menandatangani kontrak empat tahun baru pada Februari 2019. Ia terakhir memperkuat Setan Merah pada kemenangan 6-0 atas Tranmere Rovers di laga Piala FA 26 Januari 2020.

6-Jonny Evans

Masih jadi pesepak bola elite pada usia 33 tahun. Jonathan Grant Evans kini menjadi pilar di pertahanan Leicester City. 

Ketangguhannya mengawal lini belakang menjadi fondasi untuk sepak bola serangan balik yang diterapkan pelatih Brendan Rodgers.

28-Alexander Buttner

Buttner sempat menjadi pelapis andalan di sektor bek kiri Man United. Ia turun 13 kali di Premier League dan sempat bermain enam kali di Liga Champions selama memperkuat Setan Merah.

Alexander Buttner kini berusia 31 tahun, usia puncak bagi seorang pemain bertahan. Mantan pemain akademi Ajax Amsterdam dan Vitesse Arnhem tersebut kini bermain bagi New England Revolution di Liga Amerika Serikat (MLS).

16-Michael Carrick

Michael Carrick pensiun dari sepak bola pada akhir musim 2017-2018 setelah melakoni 464 penampilan bagi Setan Merah. Namun, ia langsung menerima tawaran Setan Merah untuk menjadi pelatih hingga saat ini.

"Saya sempat berpikir untuk meninggalkan sepak bola untuk sementara demi anak-anak dan keluarga saya," tuturnya pada medio 2019. "Namun, tak mungkin saya meninggalkan klub ini ketika kesempatan datang. Saya sangat senang telah mengambil keputusan itu."

8-Anderson

Anderson Luis de Abreu Oliveira tak bisa menemui ketinggian sama semenjak ia meninggalkan Manchester United pada akhir 2014-2015.

Kariernya malang melintang ke Fiorentina, lalu ke Internacional dan Coritiba di Liga Brasil, sebelum memperkuat Adana Demirspor di Liga Turki hingga akhir musim kemarin.

Anderson kini telah pensiun walau baru berusia 32 tahun.

23-Tom Cleverley

Tom Cleverley menemukan kestabilan bersama Watford, klub yang telah ia bela sejak 2017. Sang gelandang tengah menjadi andalan bagi The Hornets dan memainkan peran penting di jantung permainan kubu Divisi Championship tersebut.

14-Javier "Chicharito" Hernandez

Javier Hernandez menemukan popularitas baru sejak pindah ke Los Angeles Galaxy di MLS pada Januari 2020.

Jersey Hernandez menjadi yang kedua paling laku dari semua pemain di MLS setelah kompatriotnya, Carlos Vela, yang memperkuat Los Angeles FC.

26-Shinji Kagawa

Masih berusia 31 tahun, Shinji Kagawa kini masih berstatus tanpa klub. Padahal, dia sempat menandatangani kontrak dua tahun bersama klub Spanyol, Real Zaragoza, pada 2019-2020.

Kagawa dan Zaragoza resmi mengakhiri kerjasama mereka pada 2 Oktober 2020.

20-Robin van Persie

Pahlawan Manchester United pada musim 2012-2013 tersebut dengan raihan 26 gol hanya di Liga Inggris. Van Persie sempat bermain dua tahun lagi bagi Man United sebelum hijrah ke Liga Turki bersama Fenerbache.

Ia menutup karier bermainnya di klub masa kecil, Feyenoord, sebelum menjadi asisten pelatih di kubu Rotterdam tersebut.

Pemain Pengganti: 

5-Rio Ferdinand

Rio Ferdinand kini menjadi pandit terkemuka di layar kaca Inggris setelah mengakhiri karier bermainnya bersama QPR pada 2014-2015.

22-Paul Scholes

Seperti Rio Ferdinand, Paul Scholes lebih banyak menghabiskan karier pascabermainnnya di studio televisi sebagai pandit. Namun, Scholes pernah mencoba peruntungan sebagai manajer bersama Oldham Athletic dan menjadi caretaker Salford City.

11-Ryan Giggs

Ryan Giggs menjadi manajer timnas Wales sejak dua tahun terakhir setelah menghabiskan seluruh kariernya di Manchester United.

https://bola.kompas.com/read/2021/01/13/17185058/nasib-skuad-man-united-yang-terakhir-kali-jadi-pemuncak-premier-league-setelah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Malaysia Masters 2022, Zachariah/Hediana Gagal Ikuti Jejak Rinov/Pitha

Hasil Malaysia Masters 2022, Zachariah/Hediana Gagal Ikuti Jejak Rinov/Pitha

Badminton
Hasil Malaysia Masters 2022, Anthony Ginting Singkirkan Kompatriot Kento Momota

Hasil Malaysia Masters 2022, Anthony Ginting Singkirkan Kompatriot Kento Momota

Badminton
Persib Bersurat ke LIB, Keberatan atas Jadwal Liga 1 2022-2023

Persib Bersurat ke LIB, Keberatan atas Jadwal Liga 1 2022-2023

Liga Indonesia
Hasil Malaysia Masters 2022: 'Gertakan' Putri KW Belum Cukup

Hasil Malaysia Masters 2022: "Gertakan" Putri KW Belum Cukup

Sports
PSIS Vs Arema, Laskar Mahesa Jenar Diuntungkan

PSIS Vs Arema, Laskar Mahesa Jenar Diuntungkan

Sports
Malaysia Masters 2022: Strategi Apriyani/Fadia ke 16 Besar, Fokus Pikiran dan Paksakan Badan

Malaysia Masters 2022: Strategi Apriyani/Fadia ke 16 Besar, Fokus Pikiran dan Paksakan Badan

Badminton
Pegolf Pemula Memerlukan Syarat Ini

Pegolf Pemula Memerlukan Syarat Ini

Sports
Hasil Malaysia Masters 2022: Tommy Takluk dari Tunggal Tua India

Hasil Malaysia Masters 2022: Tommy Takluk dari Tunggal Tua India

Sports
Pelatih Persib Protes Maung Bandung Terus Main Malam di Liga 1 2022-2023

Pelatih Persib Protes Maung Bandung Terus Main Malam di Liga 1 2022-2023

Liga Indonesia
Hasil Malaysia Masters 2022: Diwarnai Teriakan Penyemangat, Fitriani Comeback dan Lolos ke 16 Besar

Hasil Malaysia Masters 2022: Diwarnai Teriakan Penyemangat, Fitriani Comeback dan Lolos ke 16 Besar

Badminton
Dua Kelemahan Lini Belakang RANS Nusantara FC di Mata Rahmad Darmawan

Dua Kelemahan Lini Belakang RANS Nusantara FC di Mata Rahmad Darmawan

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Thailand di Piala AFF U19 Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Indonesia Vs Thailand di Piala AFF U19 Malam Ini

Liga Indonesia
Piala AFF U19 2022, Shin Tae-yong: Ketimbang Merundung Lebih Baik Mendukung...

Piala AFF U19 2022, Shin Tae-yong: Ketimbang Merundung Lebih Baik Mendukung...

Liga Indonesia
Malaysia Masters 2022, Apriyani/Siti Fadia Tampil Dominan dan Melaju

Malaysia Masters 2022, Apriyani/Siti Fadia Tampil Dominan dan Melaju

Badminton
Shin Tae-yong Sebut Kualitas Jordi Amat Tak Turun meski Bermain di JDT

Shin Tae-yong Sebut Kualitas Jordi Amat Tak Turun meski Bermain di JDT

Liga Indonesia
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.