Salin Artikel

Satu Penyesalan Paul Scholes pada Laga Leicester Vs Man United

Pada pertandingan bertajuk laga Boxing Day tersebut, Man United gagal mempertahankan rekor 100 persen laga tandang Liga Inggris 2020-2021 usai Leicester dua kali menyamakan kedudukan melalui Harvey Barnes (31') dan gol bunuh diri Axel Tuanzebe (85').

Sementara, gol pasukan Solskjaer dicetak lebih dulu melalui sepakan Marcus Rashford (23') dan Bruno Fernandes (79').

Hasil ini membuat Man United turun ke peringkat empat klasemen sementara Premier League dan berpotensi semakin jauh dari Liverpool di puncak, jika The Reds memenangkan laga kontra West Bromwich Albion.

Kegagalan Manchester United dalam meraih kemenangan, tidak hanya membuat Solskjaer dan anak asuhnya kecewa.Paul Scholes pun merasakannya.

Sang legenda kesal karena kesempatan Man United untuk mendekati Liverpool sirna pada laga tersebut. Selain itu, ia juga menyesalkan keputusan Solskjaer yang mecadangkan para pemain terbaik.

Menurutnya pemain-pemain seperti Paul Pogba, Edinson Cavani, dan Mason Greenwood sangat layak untuk menjadi starter saat melawan kubu King Power.

"Man United lebih baik setelah mereka melakukan pergantian. Saya pikir mereka meninggalkan pemain-pemain terbaik di bangku cadangan," kata Scholes seperti dikutip The Independent, Minggu (27/12/2020).

"Pogba bagus saat dia masuk, begitu juga Cavani. Greenwood adalah pemain bagus tapi tidak main. Saya tak habis pikir mengapa Man United harus mencadangkan para pemain ini," ujarnya terheran.

"Ketika Greenwood, Martial, dan Rashford bermain dengan Fernandes di belakangnya, tidak ada lawan yang bisa mengatasi. Saya juga senang mereka memiliki Cavani."

"Ada 12, 13, 14 pemain yang bisa melakoni pertandingan dan akan ada pemain yang bisa tampil seperti Daniel James saat melawan Leeds pekan lalu," tuturnya menambahkan.

Hasil imbang ini juga membuat Scholes meragukan kans juara Manchester United di Liga Inggris 2020-2021.

Menurut mantan gelandang Setan Merah itu, permainan dan hasil yang dituai Man United membuat mereka terlihat sulit untuk menantang sang jawara bertahan, Liverpool.

"Bisakah mereka memenangkan liga? Saya tidak tahu. Saya pikir mereka bisa menantang, tapi Liverpool terlalu bagus bagi tim-tim lainnya," ungkap Scholes.

"Akan sulit bagi Man United untuk mendekati Liverpool, jadi ini hasil yang bagus untuk mereka (Liverpool)," imbuhnya.

Sementara itu, Ole Gunnar Solskjaer berdalih memainkan skuad tersebut demi melakukan rotasi.

Pasalnyal , Man United memiliki jadwal super padat hingga Januari.

"Kami memiliki pertandingan dalam tiga hari, kami harus melakukan pemulihan ekstra dengan bijak. Satu poin bukanlah hasil terburuk tetapi kami kecewa karena tidak mendapatkan tiga poin melawan tim tangguh," kata Solskjaer

"Saya tidak berpikir ini adalah manajemen permainan. Saya hanya berpikir ini momen individu (rotasi pemain)," jelasnya.

Selanjutnya Man United akan berupaya menempel ketat Liverpool saat bertanding melawan Wolverhampton Wanderers pada pekan ke-16 Liga Inggris, Selasa (29/12/2020) waktu setempat atau Rabu (30/12/2020) dini hari WIB.

https://bola.kompas.com/read/2020/12/27/11400088/satu-penyesalan-paul-scholes-pada-laga-leicester-vs-man-united

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.