Salin Artikel

Bikin Mo Salah Kecewa soal Penentuan Kapten, Ini Kata Klopp

Menurut Klopp, Trent Alexander-Arnold merupakan kandidat yang paling layak untuk mengemban ban kapten daripada Salah pada pertandingan yang berlangsung awal Desember ini.

Kelayakan yang dimaksud Klopp mengacu kepada status Trent-Alexander Arnold sebagai pemain yang lebih lama berada di skuad Liverpool dalam susunan starter saat itu.

Saat itu, kapten utama The Reds, Jordan Henderson, berada di bangku cadangan dan kedua wakilnya yakni James Milner dan Georginio Wijnaldum tak di bawa ke markas lawan.

Sementara itu, Virgil van Dijk masih cedera.

“Aturannya di sini adalah, kami memiliki komite kapten. Hendo memakai ban kapten, dan jika dia tidak bermain, Milly (James Milner) akan mengenakannya. Jika keduanya tidak bermain, maka jabatan itu milik Virgil, dan jika ketiganya tidak bermain, maka jadi jatah Gini (Wijnaldum)," ungkap Klopp dilansir Liverpool Echo, Sabtu (26/12/2020).

“Jika mereka semua tidak bisa bermain, maka biasanya pemain yang paling lama berada di klub. Begitulah cara saya melihat masalah ini dalam pemahaman saya."

"Trent mendapatkannya karena dia paling lama berada di klub. Saya tak mengacu kepada keterlibatannya di tim junior, tapi karier profesional,” kata Klopp.

“Seseorang kemudian mengatakan kepada saya bahwa ban kapten seharusnya dikenakan Divock Origi, tetapi Div pernah melewati masa peminjaman. Saya tak membuat masalah ini semakin rumit, saya hanya memberikan ban kapten kepada Trent," ujar Klopp menambahkan.

“Tentu saja saya sudah berbicara dengan Mo Salah tentang itu. Ketika saya menyadari hal itu tidak berjalan baik untuknya, saya mengklarifikasi, dan kemudian dia membicarakannya lagi dalam wawancara, yang tidak menjadi masalah bagi saya."

Sementara itu, seusai pertandingan tersebut Mo Salah dikabarkan sangat kecewa dengan keputusan Klopp. Menurutnya, pemain paling senior yang berada di lapangan lebih pantas menjadi pemimpin.

Perihal jabatan kapten tak hanya membuat Salah kecewa, tetapi juga memunculkan benih rasa tidak betah di Anfield.

Fakta tersebut juga dibenarkan oleh kompatriot Salah, Mohamed Aboutrika, yang mengaku berbicara secara intim dengan sang penyerang Liverpool.

Masa depan Salah di Liverpool di Anfield pun langsung menjadi pembicaraan hangat beberapa waktu belakangan.

Bahkan, penyerang sayap  berpaspor Mesir itu sempat mengungkap ketertarikan kepada Real Madrid dan Barcelona yang dikabarkan ingin memboyongnya.

Namun, Juergen Klopp membantah jika Mo Salah tak betah di Anfield. Menurut juru taktik asal Jerman tersebut, sang pemain dalam kondisi baik-baik saja bersama Liverpool saat ini.

“Ya, dia kecewa, tapi saya tidak melakukannya dengan sengaja. Saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan dan jika saya membuat kesalahan maka itu adalah karena tak memberikan Divock Origi ban kapten." kata Klopp.

“Salah mengatakan: 'kita akan lihat dan keputusan ada di tangan klub'. Dia benar, 100 persen. Ini semua hanya tentang masa depan."

“Semuanya baik-baik saja. Tidak banyak yang perlu dibicarakan dan itulah sebabnya kami menjelaskannya dengan panjang lebar."

"Mo Salah adalah pemain yang sangat penting bagi saya, tetapi rumor-rumor di sekitarnya tentu tidak berarti,” tutur Juergen Klopp menambahkan.

https://bola.kompas.com/read/2020/12/26/12000058/bikin-mo-salah-kecewa-soal-penentuan-kapten-ini-kata-klopp

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.