Salin Artikel

Sengketa Wisma Persebaya Terus Memanas

SURABAYA, KOMPAS.com - Sengketa Wisma Persebaya terus memanas. Setelah banding ditolak Pengadilan Tinggi, Pemerintah Kota Surabaya resmi mengajukan kasasi ke Tingkat Mahkamah Agung.

Persebaya Surabaya lewat kuasa hukumnya Yusron Marzuki SH, MH, menyatakan siap meladeni perlawan Pemkot.

”Hak mereka mengajukan kasasi, tapi kita pastikan akan berjuang habis-habisan di Mahkamah Agung,” kata Yusron di laman resmi Persebaya.id.

Bagi Persebaya Surabaya, wisma yang terletak di jalan Karang Gayam No. 1 tersebut lebih dari sekadar tanah maupun aset.

Ada sejarah panjang yang ingin dijaga oleh Persebaya Surabaya.

Wisma Persebaya adalah kawah candradimuka sepak bola Surabaya yang melahirkan banyak pemain-pemain nasional.

”Banding adalah hak Pemkot tetapi saya rasa tidak patut. Persebaya ini membawa nama besar Surabaya, anak-anak Surabaya pun memimpikan bermain untuk Persebaya,” ucap Yusron.

Alasan serupa juga yang membuat Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah selalu berusaha mengawal kasus sengketa ini.

Pemilik klub internal Indonesia Muda tersebut sudah rindu motor-motor penggerak Karanggayam kembali memproduksi pemain nasional bahkan timnas.

"Wisma dan Lapangan Persebaya di Karanggayam adalah saksi tercetaknya pemain Persebaya dan pemain nasional, itu yang kita perjuangkan terus,” ujar Saleh Hanifah.

Bonek pun sama. Mereka melayangkan aksi berupa memasang spanduk bernada protes di beberapa sudut Kota Surabaya.

Aksi protes simbolis Bonek pun mendapatkan tindakan tegas pihak Pemkot.

Spanduk-spanduk yang mereka pasang ditertibkan sehingga para suporter makin berapi-api untuk mengawal hak tim kebanggaannya.

"Soal pencopotan banner dan spanduk kawan-kawan Bonek kita tidak pernah ada komunikasi dengan pihak Pemkot,” ujar dirigen Green Nord Syaiful Antoni.

“Mau gradak (gruduk) aja petugas dari pemkot itu. Pemkot kembali menampakkan arogansinya dengan mencopot semua spanduk kami, tapi spanduk yang mendukung mereka aman-aman saja.“

“Ini jelas penindasan. Kawan-kawan Bonek yang bergerak sejak awal sudah komitmen terus akan memasang spanduk-spanduk atau banner di sudut kota Surabaya dan kampung-kampung. Mati satu tumbuh seribu,” imbuh pria yang biasa dipanggil Ipul tersebut.

Bonek tak segan menggelar aksi yang lebih nyata dan lebih masive lagi jika memang dirasa diperlukan.

Sengketa Wisma Persebaya sebenarnya kasus yang sudah lama dan berlarut-larut dari medio 2010.

Tahun ini, pihak Bajul Ijo berniat mengakhiri masalah sengketa sampai tuntas.

Sengketa Wisma Persebaya naik meja hijau Pengadilan Negeri pada bulan Maret 2020.

Dalam pengadilan tersebut, Majelis Hakim yang dipimpin Martin Ginting S.H, M.H, memenangkan gugatan PT. Persebaya Indonesia kepada Pemerintah Kota Surabaya.

Majelis Hakim menyatakan PT. Persebaya Indonesia berhak atas Wisma Persebaya.

Tak puas dengan hasil keputusan sidang, Pemkot kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

Namun, banding Pemkot ditolak Pengadilan Tinggi yang keputusannya diungah di laman resmi mahkamahagung.go.id bulan November lalu.

Dua kekalahan tersebut tak membuat Pemkot menyerah, hingga akhirnya mengajukan Kasasi ke tingkat Mahkamah Agung tanggal 30 November.

https://bola.kompas.com/read/2020/12/23/09012068/sengketa-wisma-persebaya-terus-memanas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Peraturan Umum dalam Permainan Bola Basket

5 Peraturan Umum dalam Permainan Bola Basket

Sports
Tim Arema FC Akan Bertakziah ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Tim Arema FC Akan Bertakziah ke Korban Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hasil Piala Asia Futsal 2022: Bungkam Taiwan, Indonesia Ukir Sejarah Lolos 8 Besar

Hasil Piala Asia Futsal 2022: Bungkam Taiwan, Indonesia Ukir Sejarah Lolos 8 Besar

Liga Indonesia
5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

5 Fakta Man City Vs Man United: dari Ban Lengan Hitam, Rekor Haaland, hingga Foden Lampaui Messi

Sports
Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Hasil F1 GP Singapura 2022: Perez Menang, Leclerc Jaga Asa Juara

Sports
Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Catatan-catatan Emas Erling Haaland di Derbi Manchester

Liga Inggris
Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Hasil Man City Vs Man United 6-3: Foden-Haaland Buas, Manchester is Blue!

Sports
Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Kala Prediksi PSSI dan Jajaran Terkait Soal Laga Arema FC vs Persebaya Luput...

Liga Indonesia
Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Jadi Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan, Manajer Arema FC Terguncang Hebat

Liga Indonesia
HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

HT Man City Vs Man United 4-0, Foden dan Haaland Mengamuk!

Sports
Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Kesaksian Pemain Persebaya soal Tragedi Kanjuruhan: 5 Menit ke Ruang Ganti Lalu Masuk Barracuda

Sports
Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Ungkapan Duka Serie A dan Ligue 1 Perancis untuk Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Sports
49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

49 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Cerita Adu Penalti Pertama Saat Duel Jerman Barat Vs Perancis

Sports
Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Pemprov Jatim Beri Santunan ke Ahli Waris Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Liga Indonesia
Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Hujan Deras Mengguyur, Balapan F1 GP Singapura Ditunda hingga 20.05 WIB

Sports
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.