Salin Artikel

Cagliari Vs Inter, Conte Tetap Ketus Saat Ditanya Soal Eriksen

KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, tetap ketus ketika ditanya soal masa depan maupun performa Christian Eriksen.

Hal itu tampak ketika Antonio Conte memberikan keterangan seusai laga Cagliari vs Inter Milan yang berlangsung di Stadion Sardegna Arena, Minggu (13/12/2020) malam WIB.

Duel Cagliari vs Inter Milan merupakan laga pekan ke-11 Liga Italia dan berakhir 3-1 untuk kemenangan tim tamu.

Kemenangan Inter Milan kali ini didapat dengan susah payah karena tertinggal 0-1 terlebih dahulu.

Inter Milan baru bisa bangkit pada 15 menit akhir waktu normal berkat tiga gol yang dicetak Nicolo Barella (77'), Danilo D'Ambrosio (84') dan Romelu Lukaku (90+4').

Selain comeback Inter Milan, salah satu yang menarik dari laga ini adalah keputusan Antonio Conte menurunkan Christian Eriksen sejak awal.

Dikutip dari Opta, ini adalah kali pertama Eriksen tampil membela Inter Milan sejak awal laga sejak 31 Oktober 2020.

Sebelum menjadi starter pada laga melawan Cagliari, Eriksen dalam delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi hanya bermain selama 15 menit.

Waktu bermain itu didapat Eriksen dari empat kali kali kesempatan turun sebagai pemain pengganti. Pada empat laga lainnya, Eriksen hanya berada di bangku cadangan.

Namun, kesempatan turun sejak awal yang diberikan Conte tidak bisa dimaksimalkan Eriksen yang ditarik keluar pada menit ke-58.

Seusai laga, Conte tidak mau berbicara banyak mengenai alasannya menurunkan Eriksen sejak awal.

Conte juga tidak bisa memberi penilaian terhadap penampilan Eriksen.

"Saya di sini hanya akan menilai kinerja tim dan bukan individu. Jika saya menilai performa individu, itu sangat tidak adil," kata Conte ketika ditanya bagaimana penampilan Eriksen dikutip dari situs Calciomercatto.

"Bagaimanapun, kemenangan ini adalah hasil kinerja positif dari seluruh pemain," tutur Conte.

"Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kami bisa bangkit dan kekecewaan seusai tersingkir dari fase grup Liga Champions," ucap Conte menambahkan.

Pernyataan Conte kali ini membuat masa depan Eriksen di Inter Milan semakin suram.

Sebab, Eriksen sampai saat ini terlihat masih kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Italia ataupun skema 3-5-2 Inter Milan asuhan Antonio Conte.

Hingga saat ini, Eriksen baru bermain 38 kali bersama Inter Milan dengan sumbangan empat gol dan tiga assist.

Transfer Eriksen ke Inter Milan sebelumnya memang sudah diragukan akan berhasil.

Sebab, Eriksen bukanlah pemain impian Conte yang kala itu menginginkan gelandang pekerja, bukan seorang playmaker.

Keinginan Conte itu kemudian baru terealisasi awal musim ini setelah Inter Milan berhasil mendatangkan Arturo Vidal dari Barcelona.

Conte lebih menginginkan seorang gelandang pekerja karena sesuai dengan formasi 3-5-2 yang sudah dia pakai sejak melatih Juventus hingga kini Inter Milan.

Dalam formasi itu, Conte juga tidak pernah memiliki pemain dengan peran pengatur serangan atau biasa disebut playmaker.

Fakta itulah yang membuat Eriksen kesulitan beradaptasi di Inter Milan karena Conte kukuh dengan formasinya.

Sebelumnya, Conte sudah pernah mengkritik sikap Eriksen yang menurutnya tidak mau beradaptasi dengan permainan Inter Milan maupun sepak bola Italia.

Terkait masa depan Eriksen, CEO Inter Milan, Giuseppe "Beppe" Marotta, pada akhir November lalu sudah memberikan keterangan.

Marotta menyebut Inter Milan dalam waktu dekat akan segera melego Christian Eriksen yang sudah meminta untuk dijual.

Meski demikian, Marotta mengaku masih belum menerima tawaran dari tim lain untuk Eriksen yang masih punya kontrak sampai Juni 2024 di Inter Milan.

AC Milan hingga Arsenal disebut menjadi dua tim yang kini sedang memantau situasi Eriksen di Inter Milan.

https://bola.kompas.com/read/2020/12/13/23192448/cagliari-vs-inter-conte-tetap-ketus-saat-ditanya-soal-eriksen

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skuad Brasil Mengeluh Batuk dan Sakit Tenggorokan di Piala Dunia 2022, Antony Tuding AC di Stadion Qatar

Skuad Brasil Mengeluh Batuk dan Sakit Tenggorokan di Piala Dunia 2022, Antony Tuding AC di Stadion Qatar

Internasional
Stephanie Frappart: Wasit Perempuan Piala Dunia 2022, Pernah Pimpin Liverpool Vs Chelsea

Stephanie Frappart: Wasit Perempuan Piala Dunia 2022, Pernah Pimpin Liverpool Vs Chelsea

Internasional
Jadi Pahlawan dan Cedera, Pulisic Tegaskan Bakal Pulih dan Siap Lawan Belanda pada 16 Besar Piala Dunia 2022

Jadi Pahlawan dan Cedera, Pulisic Tegaskan Bakal Pulih dan Siap Lawan Belanda pada 16 Besar Piala Dunia 2022

Internasional
Wales Gugur di Piala Dunia 2022, Bale Kecewa dan Tampar Kamera TV

Wales Gugur di Piala Dunia 2022, Bale Kecewa dan Tampar Kamera TV

Internasional
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs AS, Inggris Vs Senegal

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Belanda Vs AS, Inggris Vs Senegal

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022, Hari Penghakiman Messi dkk

Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2022, Hari Penghakiman Messi dkk

Internasional
Piala Dunia 2022, Potensi Argentina Jumpa Perancis di 16 Besar

Piala Dunia 2022, Potensi Argentina Jumpa Perancis di 16 Besar

Internasional
Piala Dunia 2022, Hazard dan Courtois Bantah Isu Keributan di Skuad Belgia

Piala Dunia 2022, Hazard dan Courtois Bantah Isu Keributan di Skuad Belgia

Internasional
Polandia Vs Argentina: Adu Tajam Lewandowski Versus Messi

Polandia Vs Argentina: Adu Tajam Lewandowski Versus Messi

Internasional
Sejarah, Tim Wasit Wanita Akan Pimpin Laga Piala Dunia 2022

Sejarah, Tim Wasit Wanita Akan Pimpin Laga Piala Dunia 2022

Internasional
5 Negara yang Gugur di Fase Grup Piala Dunia 2022 Qatar

5 Negara yang Gugur di Fase Grup Piala Dunia 2022 Qatar

Internasional
Piala Dunia 2022, Antony Salahkan AC di Stadion Usai Skuad Brasil Jatuh Sakit

Piala Dunia 2022, Antony Salahkan AC di Stadion Usai Skuad Brasil Jatuh Sakit

Internasional
Pertama dalam Sejarah Piala Dunia, Laga Jerman Vs Kosta Rika Dipimpin Wasit Perempuan

Pertama dalam Sejarah Piala Dunia, Laga Jerman Vs Kosta Rika Dipimpin Wasit Perempuan

Internasional
Champion SAC Indonesia, Rekor Tolak Peluru Pecah di Kualifikasi Jawa Barat

Champion SAC Indonesia, Rekor Tolak Peluru Pecah di Kualifikasi Jawa Barat

Sports
Skenario Grup D Piala Dunia 2022: Siapa Temani Perancis?

Skenario Grup D Piala Dunia 2022: Siapa Temani Perancis?

Sports
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.